Sudah sekali PRP wajah, tapi kulit rasanya belum banyak berubah? Tenang, itu wajar, dan pertanyaan “perlu berapa kali lagi?” memang sering muncul di titik ini. Sebagai gambaran, PRP wajah umumnya dilakukan sebagai rangkaian sekitar 3 sesi atau lebih, dengan jarak sekitar 4 sampai 6 minggu. Jumlah pastinya tetap ditentukan dokter setelah melihat kondisi kulit dan tujuanmu.
Jarak sekitar sebulan itu bukan angka asal. Jeda ini berkaitan dengan cara kulit memperbaiki dirinya sendiri.
Berapa Sesi PRP Wajah yang Umumnya Dibutuhkan?
Kebanyakan sumber menyebut PRP perlu dilakukan beberapa kali, bukan sekali langsung jadi. PRP bekerja dengan memicu proses perbaikan kulit, dan hasilnya terbentuk bertahap dari sesi ke sesi. Itu sebabnya dokter biasanya merencanakan PRP sebagai rangkaian. Angka pastinya bisa berbeda untuk tiap orang.
Ini gambaran dari beberapa sumber:
- Cleveland Clinic menyebut kamu perlu serangkaian treatment dengan jarak 4 sampai 6 minggu untuk hasil terbaik.
- RealSelf mengutip dokter bedah kulit yang menyebut sebagian besar studi menunjukkan manfaat mulai terasa setelah rangkaian treatment, umumnya sekitar tiga sesi yang diberi jeda.
- Medical News Today menyebut jumlah treatment tiap orang bisa berbeda, dan banyak orang perlu treatment berulang untuk melihat hasilnya.
Karena sumber-sumber ini tidak menyebut angka yang persis sama, anggap angkanya sebagai rentang, bukan patokan mati. Jadwal yang paling tepat untukmu tetap disusun dokter.
Kenapa Jarak Antar-Sesi PRP Wajah Sekitar Satu Bulan?
Singkatnya, kulit butuh waktu untuk pulih dan membangun kolagen baru sebelum “dipancing” lagi. Ada tiga alasan utama di baliknya.
Pembentukan Kolagen Butuh Waktu
Bayangkan PRP seperti memulai renovasi di dalam kulit. Cleveland Clinic menjelaskan bahwa PRP memicu respons penyembuhan alami tubuh, yang kemudian merangsang pembentukan kolagen, yaitu protein yang menjadi “rangka” penyangga kulit.
Renovasi ini tidak selesai dalam semalam. DermNet mencatat perbaikan tekstur, warna, dan kekencangan kulit bisa mulai terlihat sekitar 3 minggu setelah PRP, lalu terus berlanjut selama beberapa bulan. RealSelf juga menyebut manfaatnya terus bertambah selama 4 sampai 6 minggu seiring terbentuknya kolagen baru, rentang yang kurang lebih sama dengan jarak antar-sesi.
Kulit Perlu Pulih dari Tindakan Sebelumnya
Setelah PRP, kulit butuh waktu untuk tenang lagi. Halaman PRP Wajah Sozo Skin Clinic menyebut kulit bisa kemerahan, terasa hangat, atau lebih sensitif selama 1 sampai 3 hari. RealSelf menambahkan bahwa masa pemulihan umumnya tidak lebih dari seminggu, walau kulit bisa terasa sensitif sedikit lebih lama.
Jeda beberapa minggu memberi ruang bagi kulit untuk benar-benar pulih sebelum sesi berikutnya.
Dokter Perlu Menilai Respons Kulit Sebelum Sesi Berikutnya
Tiap kulit merespons PRP dengan cara berbeda. Jarak antar-sesi memberi kesempatan dokter melihat perubahan yang sudah terjadi, lalu memutuskan apakah rencana perlu dilanjutkan, ditambah, atau diubah. Sozo Skin Clinic juga menyebut jumlah sesi PRP wajah disesuaikan oleh dokter berdasarkan kedalaman bopeng dan kondisi kulit.
Faktor yang Menentukan Jumlah Sesi Setiap Orang
Jumlah sesimu bisa berbeda dengan temanmu, walaupun treatment-nya sama. Beberapa hal yang memengaruhinya:
- Tujuan treatment. Program untuk menyegarkan kulit kusam bisa berbeda dengan program untuk menyamarkan bopeng. Gambarannya ada di tabel di bawah.
- Jenis dan kedalaman bopeng. Jacob dkk. membagi bopeng menjadi tiga jenis utama: ice pick (sempit dan dalam), rolling (bergelombang), dan boxcar (cekungan bertepi tegas, bisa dangkal atau dalam). Menurut mereka, pilihan tindakan perlu disesuaikan dengan jenis, lebar, dan kedalaman bopeng tersebut.
- Kombinasi dengan treatment lain. Untuk bopeng yang cukup dalam, Sozo Skin Clinic menyebut dokter bisa menyarankan kombinasi PRP dengan treatment lain, misalnya laser. Rencana kombinasi seperti ini ikut memengaruhi jumlah dan jadwal sesi.
- Cara pembuatan PRP. Tinjauan sistematis Maisel-Campbell dkk. menemukan cara pembuatan dan pemberian PRP sangat beragam antarpenelitian, dan belum ada standar baku. Jadi, wajar kalau rekomendasi jumlah sesi antarklinik tidak selalu sama.
Jumlah Sesi dalam Penelitian Berdasarkan Tujuan Treatment
Tabel ini menunjukkan berapa sesi yang dipakai di beberapa sumber, sesuai tujuan treatment-nya.
| Tujuan | Jumlah sesi dalam sumber | Catatan |
|---|---|---|
| Peremajaan kulit | Serangkaian treatment, umumnya sekitar 3 sesi, dengan jarak 4 sampai 6 minggu | Gambaran umum dari Cleveland Clinic dan RealSelf |
| Bopeng jenis rolling dan boxcar | Sekitar 3 sesi, tiap 4 sampai 6 minggu | Laporan kasus pada 2 pasien. PRP dikombinasikan dengan microneedling, subsisi, dan PRFM (turunan plasma lain) (Betaubun dkk., 2018) |
| Bekas luka cekung setelah operasi perbaikan bekas luka | Sekitar 6 kali: sekali saat operasi, lalu sebulan sekali selama 5 bulan | Studi pada 20 pasien dengan bekas luka akibat cedera atau operasi, bukan bekas jerawat (Egyptian Journal of Plastic and Reconstructive Surgery, 2018) |
Data di atas berasal dari studi kecil dengan kondisi yang spesifik, jadi tidak bisa dijadikan patokan untuk semua orang. Fungsinya sebagai gambaran, supaya kamu punya ekspektasi yang realistis saat berdiskusi dengan dokter.
Apa Risikonya Kalau Jadwal Sesi Terlalu Rapat atau Terlalu Jarang?
Sejauh ini, kami belum menemukan sumber klinis yang menetapkan jarak minimal antar-sesi PRP wajah. Belum ada juga bukti bahwa mempercepat jadwal akan membuat hasil datang lebih cepat. Dokter bedah kulit yang dikutip RealSelf menyebut jarak antar-sesi bergantung pada seberapa intens tindakan sebelumnya, dan keputusannya sebaiknya diserahkan ke dokter yang menangani.
Kalau kembali ke analogi renovasi, menambah pekerjaan baru sebelum tahap sebelumnya selesai belum tentu mempercepat rumah jadi. Di sisi lain, jarak yang terlalu jauh juga bisa membuat rencana program bergeser dari yang disusun dokter.
Jadi, langkah paling aman adalah mengikuti jadwal dari dokter. Kalau ada kendala waktu, misalnya harus dinas ke luar kota, sampaikan saja supaya jadwalnya bisa disesuaikan.
Baca juga: PRP Wajah Memakai Darahmu Sendiri, Ketahui Prosedur dan Hasilnya
Cara Menghitung Biaya Program PRP Wajah
Cara paling sederhana: kalikan jumlah sesi yang direncanakan dokter dengan harga per sesi. Karena PRP umumnya dilakukan beberapa kali, hitung biayanya sebagai satu program, bukan satu kunjungan.
- Harga per sesi. Halaman PRP Wajah di Sozo Skin Clinic mencantumkan harga Rp1.499.000 per sesi, dengan durasi tindakan sekitar 75 menit. Harga bisa berubah, jadi pastikan lagi angka terbarunya saat konsultasi.
- Contoh hitungan. Kalau dokter merencanakan 3 sesi, perkiraannya sekitar Rp4.497.000. Kalau 4 sesi, sekitar Rp5.996.000.
- Tanyakan rincian program. Saat konsultasi, tanyakan berapa sesi yang direncanakan, apakah ada treatment kombinasi, dan apakah tersedia pilihan paket. Dengan begitu kamu bisa menyiapkan anggaran sejak awal.
Pertanyaan Seputar Jumlah Sesi PRP Wajah
Apakah Satu Sesi PRP Sudah Cukup?
Umumnya belum. Cleveland Clinic menyebut PRP perlu dilakukan sebagai rangkaian treatment, dan perbaikan kulit berlanjut bertahap selama beberapa bulan.
Bolehkah Jaraknya Dipercepat Jadi Dua Minggu?
Belum ada sumber yang menunjukkan jadwal lebih rapat memberi hasil lebih cepat. Jarak antar-sesi bergantung pada respons kulit dan intensitas tindakan sebelumnya, jadi ikuti jadwal yang disusun dokter.
Menyusun Jadwal Program PRP Bersama Dokter
Sebagai gambaran, PRP wajah umumnya dilakukan sekitar 3 sesi atau lebih dengan jarak sekitar 4 sampai 6 minggu. Jeda itu memberi waktu bagi kulit untuk pulih, membentuk kolagen baru, dan bagi dokter untuk menilai hasilnya.
Kalau kamu baru menjalani satu sesi dan hasilnya belum terasa, belum perlu khawatir. Tunggu jadwal berikutnya dan diskusikan perkembangannya dengan dokter.
Kalau kamu belum mulai sama sekali, langkah pertama yang paling berguna adalah konsultasi. Dokter bisa menilai jenis masalah kulitmu, termasuk apakah perlu kombinasi dengan pilihan Scar Treatment lainnya, lalu menyusun jadwal dan perkiraan jumlah sesi yang sesuai.
Referensi:
Can a Vampire Facial Make You Look Younger? | Cleveland Clinic
Platelet-Rich Plasma: Dermatological Applications | DermNet
What’s a Vampire Facial? Everything to Know | RealSelf
Everything You Need to Know About Microneedling with PRP | Medical News Today
A Systematic Review of the Safety and Effectiveness of PRP for Skin Aging | Archives of Dermatological Research
Acne Scarring: A Classification System and Review of Treatment Options | Journal of the American Academy of Dermatology
The Combination Therapy of Microneedling and Subcision with PRP versus PRFM | SCITEPRESS (RCD 2018)
Platelet Rich Plasma: Is it Effective in Treatment of Atrophic Scar? | Egyptian Journal of Plastic and Reconstructive Surgery
PRP Wajah | Sozo Skin Clinic
