Skin 6 mnt baca

Ketiak Sering Basah? Ini Cara Mengurangi Keringat Berlebih yang Bisa Dicoba

Ketiak Sering Basah? Ini Cara Mengurangi Keringat Berlebih yang Bisa Dicoba

Keringat berlebih di ketiak bisa dikurangi dengan antiperspiran, pilihan pakaian, dan kebiasaan sehari-hari yang tepat. Jika belum cukup membantu, pilihan medis seperti Botox Underarm bisa dipertimbangkan bersama dokter.

Ketiak yang sering basah sampai meninggalkan noda di baju tentu bisa bikin kamu kurang nyaman, apalagi saat bekerja atau bepergian.

Tenang, ada beberapa cara mengurangi keringat berlebih di ketiak yang bisa kamu coba. Mulai dari memakai antiperspiran dengan benar, memilih pakaian yang nyaman, hingga mengenali pemicu keringat berlebih.

Kalau langkah sehari-hari belum cukup membantu, ada pilihan treatment yang bisa kamu diskusikan dengan dokter. Yuk, simak beberapa langkah sederhana yang bisa kamu coba!

Kenapa Ketiak Mudah Berkeringat?

Ketiak memiliki banyak kelenjar keringat yang membantu mengatur suhu tubuh. Saat cuaca panas, beraktivitas fisik, atau merasa gugup, tubuh bisa memproduksi lebih banyak keringat.

Namun, bagaimana kalau kamu mengalami ketiak basah padahal tidak panas atau sedang tidak banyak bergerak? Kondisi ini bisa berkaitan dengan hiperhidrosis, yaitu keadaan ketika tubuh mengeluarkan keringat lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Keringat berlebih juga bisa dipengaruhi oleh faktor lain, seperti perubahan hormon, kondisi kesehatan tertentu, atau penggunaan obat-obatan.

Antiperspiran atau Deodoran, Mana yang Bisa Mengurangi Keringat?

deodoran vs antiperspiran
Deodoran dan Antiperspiran | Sumber: Facebook Watsons

Antiperspiran dan deodoran sering dianggap sama karena sama-sama digunakan pada ketiak. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

  • Antiperspiran: membantu mengurangi produksi keringat dengan menghambat sementara saluran keringat di permukaan kulit.
  • Deodoran: membantu mengurangi atau menyamarkan bau badan, tetapi tidak secara langsung mengurangi jumlah keringat.

Jadi, kalau tujuanmu adalah mencari cara mengatasi ketiak basah, antiperspiran lebih sesuai untuk dicoba. Kamu juga bisa menggunakan produk yang menggabungkan antiperspiran dan deodoran kalau ingin membantu mengontrol keringat sekaligus bau badan.

Langkah Sehari-hari untuk Mengurangi Keringat

cara mengurangi ketingat berlebih di ketiak
Cara Mengurangi Keringat di Ketiak | Sumber: IML Research

Sebelum mempertimbangkan treatment, ada beberapa kebiasaan yang bisa kamu coba untuk membantu mengontrol keringat. Lakukan secara bertahap agar kamu bisa melihat cara mana yang paling membantu.

1. Pakai antiperspiran dengan benar

Salah satu cara mengurangi keringat berlebih di ketiak adalah menggunakan antiperspiran pada waktu dan kondisi kulit yang tepat. Bukan hanya jenis produknya, cara pemakaian juga berpengaruh terhadap efektivitasnya.

Berikut cara pakai antiperspiran yang benar:

  • Gunakan pada malam hari: produksi keringat biasanya lebih rendah saat tidur sehingga antiperspiran punya waktu untuk bekerja.
  • Pastikan kulit benar-benar kering: hindari mengoleskan produk saat ketiak masih basah setelah mandi atau berkeringat.
  • Ikuti petunjuk kemasan: gunakan sesuai aturan produk dan jangan mengoleskannya terlalu banyak.
  • Hentikan jika muncul iritasi: jika kulit terasa perih, gatal, atau kemerahan, hentikan pemakaian sementara dan konsultasikan dengan dokter.

2. Pilih pakaian dan kain yang tepat

Pakaian yang terlalu ketat atau bahannya kurang menyerap kelembapan bisa membuat area ketiak terasa lebih gerah. Karena itu, pilih pakaian yang memungkinkan udara mengalir dengan baik. Kalau kamu menggunakan hijab atau seragam kerja berlapis, pilih bahan yang ringan.

Beberapa pilihan yang bisa kamu coba:

  • Katun: bahannya relatif nyaman dan membantu menyerap kelembapan.
  • Linen: memiliki tekstur ringan dan sirkulasi udara yang baik.
  • Pakaian longgar: memberi ruang agar udara bisa bersirkulasi di sekitar ketiak.
  • Baju berwarna atau bermotif: bisa membantu menyamarkan noda keringat pada pakaian.

3. Kenali dan kurangi pemicu keringat

Produksi keringat bisa meningkat karena beberapa pemicu, meskipun pengaruhnya berbeda pada setiap orang. Misalnya, makanan pedas, minuman berkafein, cuaca panas, dan stres.

Supaya lebih mudah mengenalinya, coba perhatikan kapan keringat mulai muncul dan apa yang kamu konsumsi atau lakukan sebelumnya. Jika menemukan pemicu tertentu, kamu bisa mencoba mengurangi paparannya secara bertahap.

4. Jaga ketiak tetap bersih dan kering

Menjaga kebersihan ketiak memang tidak menghentikan produksi keringat, tetapi bisa membantu mengurangi rasa lembap dan bau badan. Kamu bisa melakukan beberapa kebiasaan sederhana berikut:

  • Bersihkan secara rutin: gunakan sabun lembut saat mandi untuk membersihkan area ketiak.
  • Keringkan setelah mandi: tepuk perlahan menggunakan handuk bersih sebelum memakai antiperspiran.
  • Ganti pakaian: segera ganti baju yang sudah terlalu lembap setelah beraktivitas.
  • Pilih pakaian bersih: hindari menggunakan kembali baju yang masih lembap karena keringat.

Kalau kamu ingin menghilangkan bulu di area tersebut untuk memudahkan perawatan kebersihan, Underarm Removal bisa menjadi salah satu pilihan. Namun, menghilangkan bulu ketiak bukan cara utama untuk mengurangi produksi keringat, ya.

Kalau Langkah Sehari-hari Belum Cukup, Apa yang Bisa Dilakukan?

botox ketiak
Botox Underarm | Sumber: Internal SOZO Skin Clini

Nah, kalau keringat masih berlebihan hingga mengganggu aktivitas, kamu bisa mempertimbangkan pilihan medis seperti Botox Underarm. Prosedur ini menggunakan suntikan botulinum toxin untuk menghambat sinyal saraf yang merangsang produksi keringat.

Ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum mempertimbangkannya:

  • Cara kerja: membantu menghambat sinyal saraf yang merangsang kelenjar keringat di area penyuntikan (ketiak).
  • Hasil: produksi keringat dapat berkurang, tetapi respons setiap orang bisa berbeda.
  • Durasi: efeknya bersifat sementara sehingga mungkin perlu diulang setelah efeknya berkurang.
  • Pelaksanaan: dilakukan oleh dokter setelah mengevaluasi kondisi dan kebutuhanmu.

Di Sozo Skin Clinic, Botox Underarm termasuk dalam Botox Treatment. Dokter akan membantu menilai apakah treatment ini sesuai dengan kondisi ketiakmu sebelum prosedur dilakukan.

Kamu juga bisa membaca penjelasan lebih lanjut tentang botox ketiak untuk memahami prosedur dan hal-hal yang perlu dipertimbangkan.

Kapan Harus ke Dokter?

Keringat berlebih tidak selalu menandakan masalah kesehatan. Namun, ada beberapa kondisi yang sebaiknya tidak kamu abaikan, terutama jika keluhannya muncul tiba-tiba atau berbeda dari biasanya.

Pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter jika:

  • Mengganggu aktivitas sehari-hari: kamu sering harus berganti pakaian atau menghindari kegiatan tertentu karena keringat.
  • Muncul secara tiba-tiba: produksi keringat meningkat tanpa perubahan aktivitas atau suhu yang jelas.
  • Terjadi saat tidur: kamu sering berkeringat pada malam hari meskipun ruangan tidak panas.
  • Muncul di seluruh tubuh: keringat berlebih tidak hanya terjadi di ketiak, tetapi juga di beberapa area tubuh lainnya.
  • Disertai keluhan lain: misalnya demam, jantung berdebar, atau perubahan kondisi tubuh yang tidak biasa.

Mulai dari Langkah Sederhana agar Ketiak Lebih Nyaman

Pada intinya, ada beberapa cara mengurangi keringat berlebih di ketiak yang bisa kamu coba, mulai dari memakai antiperspiran pada malam hari, memilih pakaian yang nyaman, hingga mengenali pemicu keringat.

Kamu bisa mulai dengan menggunakan antiperspiran pada kulit yang benar-benar kering malam ini. Jika setelah beberapa minggu keringat masih mengganggu aktivitas, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter guna mencari pilihan penanganan yang sesuai.

Di Sozo Skin Clinic, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui kondisi ketiak dan pilihan treatment yang mungkin sesuai dengan kebutuhanmu, termasuk Botox Treatment.

Banner-CTA-Awareness-BLOG

FAQ

Masih punya pertanyaan seputar keringat berlebih di ketiak? Berikut beberapa hal yang sering ditanyakan.

1. Apa bedanya antiperspiran dan deodoran?

Antiperspiran membantu mengurangi produksi keringat dengan menghambat sementara saluran keringat, sedangkan deodoran berfungsi mengurangi atau menyamarkan bau badan.

2. Kapan waktu terbaik memakai antiperspiran?

Malam hari sebelum tidur merupakan waktu yang disarankan karena produksi keringat biasanya lebih rendah. Pastikan kulit ketiak benar-benar kering sebelum menggunakannya.

3. Apakah mencukur bulu ketiak bisa mengurangi keringat?

Tidak. Mencukur bulu ketiak tidak memengaruhi aktivitas kelenjar keringat sehingga tidak mengurangi jumlah keringat yang diproduksi tubuh.

4. Apakah tawas bisa mengurangi keringat?

Tawas sering digunakan sebagai produk perawatan ketiak, tetapi bukti mengenai efektivitasnya untuk mengurangi produksi keringat masih terbatas. Jika tujuanmu mengontrol keringat, antiperspiran lebih direkomendasikan.

5. Apakah keringat berlebih di ketiak bisa diatasi permanen?

Belum tentu. Beberapa pilihan penanganan, termasuk Botox Underarm, dapat membantu mengurangi keringat, tetapi efeknya bersifat sementara dan mungkin perlu diulang sesuai evaluasi dokter.

 

Referensi

Hyperhidrosis: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology (AAD)

Hyperhidrosis: 6 Tips Dermatologists Give Their Patients | American Academy of Dermatology (AAD)

Excessive Sweating (Hyperhidrosis) | NHS

Hyperhidrosis: Symptoms and Causes | Mayo Clinic

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?