Skin 7 mnt baca

Botox Ketiak, Bisa Bantu Ketiak Basah dan Bau Badan? Ini Penjelasannya

Botox Ketiak, Bisa Bantu Ketiak Basah dan Bau Badan? Ini Penjelasannya

Botox ketiak merupakan salah satu pilihan perawatan untuk mengurangi keringat berlebih yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Prosedur ini bekerja dengan mengurangi aktivitas kelenjar keringat sehingga area ketiak terasa lebih kering selama beberapa bulan.

Ketiak yang sering basah atau bau badan bisa bikin kamu nggak nyaman, apalagi saat harus berinteraksi dengan banyak orang. 

Salah satu penyebab masalah ini adalah produksi keringat berlebih karena sinyal saraf terlalu aktif merangsang kelenjar keringat.

Kalau kamu mengalami hal serupa, kamu bisa coba botox ketiak. Botox treatment ini bekerja dengan menghambat sinyal saraf ke kelenjar keringat, sehingga ketiak bisa terasa lebih kering selama beberapa bulan. 

Penasaran bagaimana prosedurnya, berapa lama hasilnya bertahan, dan berapa biayanya? Yuk, simak selengkapnya!

Bagaimana Botox Ketiak Bekerja?

Prosedur Botox Ketiak
Prosedur Botox Ketiak | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Botox ketiak adalah prosedur yang menggunakan injeksi botulinum toxin pada area ketiak untuk mengurangi aktivitas kelenjar keringatnya. 

Zat botox dapat menghambat aktivitas saraf yang biasanya memberi perintah kepada kelenjar untuk menghasilkan keringat.

Kalau dibayangkan, anggap saja kelenjar keringat seperti keran air. Botox membantu mengecilkan aliran tersebut untuk sementara, sehingga ketiak tidak mudah basah. 

Perawatan ini umumnya dipertimbangkan untuk hiperhidrosis aksila, yaitu kondisi ketika ketiak menghasilkan keringat berlebihan hingga mengganggu kegiatan sehari-hari. 

Dokter yang akan menilai apakah keluhanmu termasuk hiperhidrosis dan apakah botox sesuai dengan kondisimu.

Siapa yang Cocok untuk Botox Ketiak?

Botox ketiak bisa dipertimbangkan jika kamu mengalami masalah keringat berlebih yang sulit dikendalikan dengan antiperspiran. 

Dokter juga dapat menyarankannya jika antiperspiran menyebabkan kulitmu iritasi atau keringat berlebih sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Namun, prosedur ini tidak cocok untuk semua orang. Treatment ini tidak disarankan untuk kelompok berikut:

  • Sedang hamil atau menyusui.
  • Memiliki gangguan saraf atau otot.
  • Mengalami infeksi di area ketiak.
  • Sedang menggunakan obat tertentu.

Inilah kenapa dokter perlu menilai kondisi kesehatanmu terlebih dulu agar bisa mempertimbangkan perawatan yang sesuai. 

Baca Juga: Ketiak Sering Basah? Ini Cara Mengurangi Keringat Berlebih yang Bisa Dicoba

Seperti Apa Proses Botox Ketiak?

Prosedur botox ketiak dilakukan melalui beberapa tahap. Jika kamu tertarik mencobanya, mari simak dulu gambaran prosesnya:

  • Pemeriksaan Awal: Dokter akan memeriksa area ketiak dan menanyakan riwayat keluhan keringat berlebih.
  • Pemetaan Area Keringat: Jika diperlukan, dokter melakukan tes untuk mengetahui bagian ketiak yang paling banyak berkeringat.
  • Penandaan Area: Dokter menandai titik-titik penyuntikan berdasarkan hasil pemeriksaan.
  • Persiapan Kulit: Area ketiak dibersihkan sebelum tindakan. Dokter dapat memberikan anestesi lokal jika diperlukan.
  • Penyuntikan Botox: Botox disuntikkan ke beberapa titik yang ditargetkan. 
  • Penyelesaian Tindakan: Dokter memberikan arahan setelah tindakan.

Botox Ketiak Sakit atau Tidak?

Jika sudah terbayang seperti apa prosesnya, kamu mungkin sekarang bertanya apakah botox ketiak sakit?

Mengingat botox melibatkan injeksi, kamu mungkin merasakan sensasi seperti dicubit atau ditusuk ringan pada area suntikan. 

Tingkat rasa tidak nyaman berbeda pada setiap orang, tergantung sensitivitas kulit. Jika kamu khawatir dengan jarum, sebaiknya sampaikan sejak konsultasi agar dokter dapat menyesuaikan pendekatan.

Kapan Hasilnya Terlihat dan Berapa Lama Bertahan?

Hasil botox ketiak tidak selalu langsung terlihat setelah tindakan. Produksi keringat biasanya mulai berkurang dalam beberapa hari, lalu efeknya semakin jelas dalam sekitar 1–2 minggu.

Bahkan, sebagian pasien merasakan manfaat selama sekitar 6 bulan dan efeknya bertahan sekitar 3–10 bulan.

Untuk jadwal yang lebih tepat, sebaiknya tanyakan ke dokter yang menanganimu. Secara umum, berikut gambaran perkembangannya:

WaktuGambaran yang Bisa Diharapkan
Hari tindakanBotox disuntikkan ke area ketiak yang telah diperiksa.
Beberapa hari setelahnyaKeringat mulai berkurang secara bertahap
Sekitar 1–2 mingguEfek biasanya semakin terasa; dokter dapat mengevaluasi respons perawatan.
Beberapa bulan kemudianEfek perlahan berkurang dan keringat dapat kembali seperti sebelumnya.

Baca Juga: Botox Tahan Berapa Lama? Ini Gambaran per Area dan Kapan Perlu Diulang

Botox Ketiak dan Bau Badan

Botox Treatment pada Ketiak
Botox Treatment pada Ketiak | Sumber: Essex Private Doctor

Perlu diluruskan bahwa botox ketiak memang dapat membantu mengurangi bau badan pada sebagian orang karena produksi keringat di area tersebut berkurang. 

Namun, botox bukan penghilang bau badan secara langsung dan tidak menjamin bau akan hilang sepenuhnya.

Kadang bau badan dipengaruhi oleh bakteri, kebersihan kulit, pakaian, serta faktor lain. Jadi, meskipun ketiak terasa lebih kering setelah botox, bau masih mungkin muncul.

Jika keluhanmu adalah bau badan tanpa keringat berlebih, mungkin botox ketiak bukan jawabannya. Lebih baik konsultasikan penyebabnya terlebih dahulu. 

Efek Samping yang Perlu Diketahui

Efek samping botox ketiak umumnya berkaitan dengan area suntikan dan dapat hilang dalam beberapa jam hingga hari. 

Adapun efek samping ringannya yaitu:

  • Nyeri atau Rasa Tidak Nyaman: Area ketiak bisa terasa perih atau sensitif setelah penyuntikan.
  • Memar atau Bengkak Ringan: Dapat muncul di titik suntikan dan biasanya membaik dengan sendirinya.
  • Sakit Kepala: Sebagian orang dapat mengalami sakit kepala setelah tindakan.
  • Kelemahan Otot di Sekitar Area: Efek ini dapat terjadi, meskipun bukan keluhan yang umum pada perawatan ketiak.

Segera hubungi dokter jika muncul gejala yang tidak biasa, memburuk, atau terasa mengkhawatirkan setelah tindakan.

Perawatan Setelah Botox Ketiak

Setelah treatment Botox, ikuti arahan dokter agar area suntikan pulih dengan baik. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Ikuti Arahan Dokter: Patuhi petunjuk mengenai aktivitas dan perawatan setelah tindakan.
  • Hindari Memijat Area Suntikan: Jangan menggosok atau memijat area suntikan jika dokter menyarankan untuk menghindarinya.
  • Jaga Kebersihan Area Suntikan: Pastikan area ketiak tetap bersih sesuai petunjuk dokter.
  • Perhatikan Reaksi Kulit: Amati kondisi area suntikan dan hubungi dokter jika keluhan tidak biasa muncul atau semakin memburuk.
  • Tunda Aktivitas Tertentu Jika Disarankan: Ikuti arahan dokter mengenai kapan kamu boleh kembali berolahraga atau melakukan aktivitas berat.
  • Gunakan Produk Perawatan Sesuai Arahan: Tanyakan kepada dokter kapan kamu boleh kembali menggunakan deodoran atau antiperspiran.

Baca Juga: Pantangan Setelah Botox, Plus Mitos yang Tidak Perlu Kamu Khawatirkan

Berapa Biaya Botox Ketiak?

Biaya Botox untuk mengurangi keringat berlebih di ketiak umumnya berkisar Rp1 juta–Rp8 juta per sesi, tergantung klinik. 

Kisaran ini merupakan estimasi umum. Jika kamu ingin menjalani Botox treatment, kamu bisa cari lokasi klinik terdekat dan berkonsultasi terlebih dahulu.  Dokter akan memeriksa kondisimu dan menjelaskan pilihan perawatan serta biayanya.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika antiperspiran belum cukup membantu mengatasi keringat berlebih, Botox bisa menjadi salah satu pilihan masalah tersebut. 

Meski begitu, efeknya tidak permanen dan tidak menghentikan keringat di seluruh tubuh. Untuk itu, dokter perlu menilai apakah Botox sesuai dengan kondisimu. 

Kamu bisa konsultasi dan buat janji temu dengan dokter untuk mendapatkan saran perawatan yang sesuai. 

Untuk mengetahui pilihan perawatan lainnya, jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut. Kamu juga bisa cari lokasi klinik terdekat untuk mengunjungi klinik sesuai kebutuhanmu.

chat untuk konsultasi

FAQ Seputar Botox Ketiak

Berikut jawaban dari pertanyaan yang sering ditanyakan bagi pasien yang baru pertama kali menjalani botox ketiak:

1. Berapa Lama Botox Ketiak Bertahan?

Efek botox ketiak umumnya bertahan sekitar 3–10 bulan, dengan variasi pada setiap orang. Perawatan dapat diulang saat efeknya berkurang dan keluhan kembali setelah evaluasi dokter.

2. Apakah Botox Ketiak Sakit?

Kamu mungkin merasakan tusukan atau cubitan ringan di titik suntikan. Tingkat ketidaknyamanan berbeda pada setiap orang, jadi sampaikan kekhawatiranmu kepada dokter sebelum tindakan.

3. Apakah Botox Ketiak Bisa Menghilangkan Bau Badan?

Botox dapat membantu mengurangi bau badan jika bau berkaitan dengan keringat berlebih. Namun, bau badan juga dipengaruhi bakteri dan faktor lain, sehingga hasilnya tidak selalu menghilangkan bau sepenuhnya.

4. Apakah Aman Menghentikan Keringat di Ketiak?

Botox mengurangi keringat hanya di area yang dirawat, bukan menghentikan keringat seluruh tubuh. Keringat tetap diproduksi di area lain untuk membantu mengatur suhu tubuh. Dokter akan menilai apakah tindakan sesuai dengan kondisi kesehatanmu.

5. Apakah Keringat Bisa Pindah ke Area Lain Setelah Botox Ketiak?

Peningkatan keringat di area lain bukan efek yang umum setelah botox ketiak. Jika kamu merasa berkeringat lebih banyak di bagian tubuh lain setelah tindakan, konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi.

 

Referensi:

Hyperhidrosis: Diagnosis and Treatment | American Academy of Dermatology (AAD)

Botox Injections | International Hyperhidrosis Society

Bromhidrosis (Sweat and Odor) | International Hyperhidrosis Society

Amelioration of Body Odor After Intracutaneous Axillary Injection of Botulinum Toxin A | PubMed

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?