Munculnya stretch mark merupakan respons kulit terhadap perubahan ukuran tubuh yang berlangsung relatif cepat. Walaupun sebagian besar tidak berbahaya, pemeriksaan dokter diperlukan jika stretch mark muncul tanpa penyebab jelas.
Stretch mark adalah garis-garis pada kulit yang muncul ketika kulit meregang atau menyusut dalam waktu relatif cepat.
Kondisi ini sering terjadi saat kehamilan atau perubahan berat badan, tetapi bisa juga muncul tanpa kamu menyadari pemicunya.
Bagi sebagian orang, tampilannya mungkin cukup mengganggu. Kalau kamu ingin memahami mengapa stretch mark bisa muncul, yuk ketahui berbagai penyebabnya berikut ini!
Bagaimana Stretch Mark Terbentuk?

Kulit memiliki beberapa lapisan, salah satunya lapisan dermis yang fungsinya membantu menjaga elastisitas kulit.
Ketika tubuh mengalami perubahan terlalu cepat, kulit dapat meregang melebihi kemampuannya untuk menyesuaikan diri. Akibatnya, struktur kolagen dan elastin di lapisan dalam kulit dapat mengalami perubahan dan meninggalkan garis yang disebut stretch mark.
Pada awalnya, stretch mark bisa terlihat merah muda, merah, atau keunguan. Seiring waktu, warnanya dapat berubah menjadi lebih pucat atau keperakan.
Perubahan warna ini merupakan bagian dari proses alami stretch mark.
Stretch mark bukan tanda bahwa kamu kurang merawat kulit. Kondisi ini sering muncul sebagai bagian dari perubahan tubuh yang normal.
Penyebab Stretch Mark yang Paling Umum

Ada beberapa perubahan tubuh yang dapat membuat kulit meregang lebih cepat dan memicu stretch mark, di antaranya:
1. Pertumbuhan Cepat Saat Pubertas
Saat pubertas, tubuh dapat bertambah tinggi dan tubuh mengalami perubahan bentuk dalam waktu relatif singkat.
Kulit perlu menyesuaikan diri dengan pertumbuhan tersebut, sehingga stretch mark bisa muncul di paha, pinggul, bokong, payudara, atau punggung. Stretch mark pada masa pubertas cukup umum dan bisa terjadi pada berbagai bentuk tubuh.
Baca Juga: Remaja Punya Selulit, Wajar Nggak Sih? Ini Penjelasannya
2. Kehamilan
Selama kehamilan, perut mengalami perubahan ukuran untuk menyesuaikan pertumbuhan janin.
Perubahan ini dapat meregangkan kulit dan memicu stretch mark. Stretch mark saat hamil sangat umum, tetapi kemunculannya tidak bisa dipastikan atau dicegah sepenuhnya.
3. Perubahan Berat Badan
Penyebab berikut yaitu perubahan berat badan drastis. Ini membuat kulit meregang atau menyusut dalam waktu singkat.
Hal ini dapat terjadi saat berat badan bertambah maupun ketika tubuh mengalami perubahan ukuran setelah penurunan berat badan.
Namun, stretch mark bukan hanya terjadi pada orang dengan berat badan berlebih. Seseorang dengan berat badan relatif kurus juga bisa mengalaminya karena penyebab lain.
4. Penambahan Massa Otot
Latihan beban dapat meningkatkan massa otot. Jika ini terjadi dalam waktu relatif cepat, kulit jiga bisa meregang.
Stretch mark ini dapat muncul di area yang mengalami perubahan ukuran, seperti bahu dan lengan atas.
Kondisi ini tidak berarti kamu harus berhenti berolahraga. Jika stretch mark muncul saat latihan, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk memahami penyebabnya dan memastikan tidak ada faktor lain yang berperan.
Kenapa Sebagian Orang Lebih Mudah Mengalami Stretch Mark?
Tidak semua orang mengalami stretch mark meski mengalami perubahan tubuh yang serupa. Salah satu faktor yang memengaruhi adalah genetik.
Jika anggota keluarga memiliki stretch mark, kamu mungkin lebih rentan mengalaminya. Karakteristik kulit juga dapat berperan.
Jadi, stretch mark bisa muncul pada siapa saja, baik pada orang dengan berat badan yang ringan maupun tidak.
Penyebab Stretch Mark yang Perlu Diperiksakan ke Dokter
Sebagian besar stretch mark muncul akibat perubahan tubuh yang umum. Namun, ada juga beberapa kondisi yang memunculkan stretch mark dan penyebabnya tidak jelas.
Jika kamu mengalaminya, periksakan ke dokter:
| Penyebab Umum | Penyebab yang Perlu Diperiksa |
| Pertumbuhan cepat saat pubertas | Penggunaan krim atau obat steroid dalam jangka panjang |
| Kehamilan | Kondisi hormon tertentu |
| Perubahan berat badan | Stretch mark yang muncul tiba-tiba, lebar, atau menyebar tanpa sebab jelas |
| Penambahan massa otot | Stretch mark yang disertai gejala lain atau perubahan tubuh yang tidak biasa |
1. Penggunaan Krim Steroid Jangka Panjang
Krim steroid tertentu dapat menipiskan kulit jika digunakan secara tidak tepat. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko munculnya stretch mark, terutama jika produk digunakan tanpa pengawasan dokter.
Jika kamu sudah terlanjur memakai krim dalam waktu lama, coba konsultasikan penggunaannya kepada dokter.
2. Kondisi Hormon Tertentu
Dalam beberapa kasus, stretch mark dapat disebabkan oleh kondisi yang memengaruhi hormon tubuh. Kondisi ini tidak umum, tetapi perlu dipertimbangkan jika stretch mark muncul secara tiba-tiba.
Apakah Stretch Mark Bisa Dicegah?

Stretch mark tidak selalu bisa dicegah. Meski begitu, beberapa kebiasaan dapat membantu menjaga kenyamanan kulit, di antaranya:
- Jaga Berat Badan Relatif Stabil: Hindari perubahan berat badan yang terlalu cepat jika memungkinkan.
- Gunakan Pelembap: Pelembap membantu menjaga kulit tetap nyaman, meski tidak menjamin stretch mark tidak muncul.
- Penuhi Kebutuhan Gizi: Konsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
- Gunakan Produk dengan Bijak: Hindari krim yang tidak jelas kandungannya dan jangan memakai obat oles dalam jangka panjang tanpa arahan dokter.
Jika stretch mark sudah muncul dan kamu ingin menyamarkannya, pilihan perawatan bergantung pada fase serta kondisi kulit.
Baca Juga: Selulit atau Stretch Mark? Ini Bedanya dan Pilihan Penanganannya
Kapan Harus ke Dokter?
Stretch mark umumnya tidak berbahaya dan tidak membutuhkan perawatan medis. Namun, sebaiknya konsultasi dan buat janji temu kepada dokter jika stretch mark muncul tiba-tiba.
Dokter dapat membantu mengevaluasi kondisi kulit dan menentukan langkah yang sesuai. Untuk pilihan treatment selengkapnya, kamu bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut.
Agar selama treatment tidak perlu jauh-jauh, kamu bisa cari lokasi klinik terdekat, seperti SOZO yang tersebar di 70+ kota besar di Indonesia.
FAQ Seputar Penyebab Stretch Mark
Mengingat stretch mark dapat muncul pada siapa saja, mari simak jawaban berikut agar lebih memahaminya:
1. Kenapa Stretch Mark Muncul Padahal Tidak Gemuk?
Stretch mark dapat muncul karena pertumbuhan cepat, perubahan hormon, faktor genetik, atau penambahan massa otot. Jadi, kondisi ini tidak hanya berkaitan dengan berat badan.
2. Apakah Stretch Mark Bisa Muncul karena Olahraga?
Bisa, terutama jika latihan beban meningkatkan massa otot dalam waktu relatif cepat. Stretch mark dapat muncul di area seperti bahu, lengan atas, dada, atau paha.
3. Apakah Stretch Mark Saat Hamil Bisa Dicegah?
Tidak selalu. Menjaga kelembapan kulit dapat membantu kenyamanan, tetapi belum ada cara yang menjamin stretch mark tidak muncul selama kehamilan.
4. Apakah Krim Steroid Bisa Menyebabkan Stretch Mark?
Penggunaan krim steroid tertentu secara tidak tepat atau dalam jangka panjang dapat menipiskan kulit dan meningkatkan risiko stretch mark. Gunakan obat oles sesuai arahan dokter.
5. Apakah Stretch Mark Keturunan?
Faktor genetik dapat memengaruhi kerentanan seseorang terhadap stretch mark. Jika anggota keluarga mengalaminya, kamu mungkin memiliki risiko lebih tinggi, tetapi bukan berarti stretch mark pasti muncul.
Referensi:
Stretch Marks: Why They Appear and How to Get Rid of Them | American Academy of Dermatology (AAD)
Stretch Marks | NHS
Striae Distensae | StatPearls / NCBI Bookshelf
Striae | Primary Care Dermatology Society (PCDS)

