Acne 5 mnt baca

Bekas Cacar Air Cekung, Bisa Diatasi dengan Subsisi?

Bekas Cacar Air Cekung, Bisa Diatasi dengan Subsisi?

Bekas cacar air dari masa kecil sering masih kelihatan sampai dewasa, dan wajar kalau kamu bertanya-tanya apakah bekasnya masih bisa membaik. Jawabannya, subsisi bisa jadi pilihan untuk bekas cacar air dan bekas luka cekung lain yang menempel ke jaringan di bawahnya. Cocok atau tidaknya bergantung pada bentuk, kedalaman, dan seberapa kuat jaringan parut menarik kulit ke bawah.

Jadi subsisi memang bukan cuma untuk bopeng jerawat. Meski begitu, tidak semua bekas cacar cocok, sehingga mengenali bentuk bekas lukamu membantu menentukan langkah berikutnya.

Fakta: Subsisi Bisa untuk Bekas Cacar Air, Bukan Cuma Bopeng Jerawat

Benar, subsisi bisa membantu bekas cacar air, selama bentuknya cekung dan melekat ke jaringan di bawahnya. Yang menentukan adalah sifat bekas lukanya, bukan penyebabnya.

  • Indikasinya luas. Dokter memakai subsisi untuk bekas luka cekung yang melekat ke jaringan di bawahnya, baik akibat jerawat, cacar air, cedera, maupun operasi.
  • Sejak awal menyasar bekas luka cekung secara umum. Saat pertama kali muncul, teknik ini bertujuan memperbaiki bekas luka cekung dan kerutan, bukan khusus jerawat.

Cara kerjanya sama untuk semua penyebab. Dokter memakai jarum khusus untuk memutus untaian jaringan parut yang menarik kulit ke bawah. Setelah itu, proses penyembuhan membentuk kolagen baru yang membantu memperbaiki tampilan bekas luka.

Kenapa Bekas Cacar Air Berbeda dari Bopeng Jerawat

Bekas cacar air punya penyebab dan bentuk yang berbeda dari bekas luka cekung lain, jadi cara menilainya juga perlu berbeda. Penyebabnya infeksi virus, dan bentuk bekas lukanya khas.

Bekas cacar air permanen juga cukup sering muncul. Ruam cacar air bisa meninggalkan bekas luka cekung permanen pada hingga 18% orang yang pernah kena cacar air.

Kebiasaan saat sakit juga ikut berperan. Menggaruk bintil cacar bisa meninggalkan bekas luka. Itu sebabnya anak yang sedang cacar air sebaiknya memotong kuku dan memakai kaus kaki di tangan saat tidur.

Kalau kamu ingin membandingkannya dengan bentuk-bentuk bopeng jerawat, artikel berikut membahasnya lengkap.

Kapan Bekas Cacar Cocok untuk Subsisi

Bekas cacar paling mungkin cocok untuk subsisi kalau ada jaringan parut yang menarik cekungannya ke dalam, dan bentuknya lebar dengan tepi landai. Subsisi bekerja dengan melepas jaringan parut itu, jadi dokter akan menilai apakah bekas lukamu memang melekat ke jaringan di bawahnya.

Gambaran tindakannya ada di halaman Subsisi Treatment. Beberapa kriteria yang biasanya dokter pertimbangkan:

  • Ada jaringan parut yang menarik bekas luka ke dalam. Ini sasaran utama subsisi, apa pun penyebab bekas lukanya.
  • Cekungannya lebar dengan tepi landai. Bentuk seperti ini umumnya lebih sesuai untuk subsisi daripada lubang kecil yang sempit dan dalam. Bopeng berbentuk kotak dengan tepi tegas juga bisa membaik dengan subsisi.
  • Bukan lubang dalam tipe ice pick. Pada bopeng jerawat, DermNet tidak memasukkan lubang kecil yang dalam seperti bekas tusukan jarum ke dalam indikasi subsisi, dan prinsip ini umumnya berlaku juga untuk bekas luka lain. Untuk bentuk seperti ini, dokter biasanya menyarankan tindakan lain atau kombinasi.

Ada juga kondisi yang membuat subsisi kurang tepat, apa pun bentuk bekas lukanya. Contohnya riwayat keloid atau bekas luka menonjol, pemakaian obat jerawat minum golongan retinoid dalam 12 bulan ke belakang, gangguan pembekuan darah, atau infeksi yang sedang aktif.

Pilihan Lain untuk Bekas Cacar Air

Kalau kamu sedang mencari cara menghilangkan bekas cacar yang bolong, pahami dulu bahwa target yang realistis adalah membuatnya lebih samar, dan subsisi hanyalah salah satu pilihan. Metode yang paling sering muncul dalam studi tentang bekas cacar adalah chemical peeling dengan TCA (asam trikloroasetat), yaitu pengelupasan kulit memakai cairan asam. Hasilnya bervariasi dari sedang sampai sangat baik.

Masalahnya, bukti untuk membandingkan metode lain khusus pada bekas cacar air masih kurang. Artinya, belum ada yang bisa memastikan metode mana yang paling cocok untuk setiap orang, sehingga penilaian langsung dari dokter tetap penting.

Untuk bekas luka cekung yang kecil, ada juga TCA CROSS. Dokter mengoleskan sedikit asam TCA berkonsentrasi tinggi tepat ke dasar bekas luka untuk merangsang kolagen baru. Pada bopeng jerawat, metode ini menyasar tipe boxcar, rolling, dan ice pick, biasanya 3 sampai 6 kali dengan jarak 2 sampai 4 minggu.

Dalam praktiknya, dokter bisa menggabungkan beberapa metode dalam satu rencana Scar Treatment, sesuai bentuk dan lokasi bekas lukamu.

BACA JUGA: 3 Jenis Bopeng Bekas Jerawat: Kenali Perbedaannya dan Pilihan Treatment

Bekas Luka Cekung Lain yang Sering Orang Tanyakan

Selain bekas cacar, dua jenis bekas luka ini paling sering muncul dalam pertanyaan soal subsisi:

  • Bekas luka operasi atau kecelakaan yang cekung. Jenis ini juga masuk indikasi subsisi kalau melekat ke jaringan di bawahnya. Artikel khusus bekas luka operasi dan kecelakaan membahasnya lebih lengkap.
  • Keloid dan bekas luka yang menonjol. Subsisi tidak menyasar bekas luka jenis ini, dan riwayat keloid justru membuat subsisi kurang cocok. Penjelasannya ada di artikel khusus keloid.

Pertanyaan Seputar Subsisi untuk Bekas Cacar

Apakah Subsisi Masih Bisa Membantu Bekas Cacar yang Sudah Puluhan Tahun?

Sumber yang ada tidak menetapkan batas umur bekas luka untuk subsisi. Bentuk bekas luka dan ada tidaknya jaringan parut yang menariknya ke bawah lebih menentukan, jadi bekas cacar yang sudah lama pun tetap layak kamu periksakan.

Bekas Cacar Perlu Lebih Banyak Sesi?

Jumlah sesi subsisi bergantung pada jenis, lokasi, dan kedalaman bekas luka, bukan semata penyebabnya. Untuk bekas luka cekung yang sedang, umumnya butuh 3 sampai 6 kali kunjungan dengan jarak minimal satu bulan.

Bagaimana dengan Bekas Cacar di Dahi, Lebih Sulit?

Lokasi memang ikut memengaruhi rencana dan jumlah sesi. Artikel terpisah membahas perbedaan bopeng di pipi dan dahi, dan dokter bisa menilai bekas lukamu langsung saat pemeriksaan.

Bekas Cacarmu Cocok untuk Subsisi atau Tidak?

Coba perhatikan bekas lukamu di depan cermin dengan cahaya dari samping. Cekungan yang lebar dengan tepi landai layak kamu bahas dengan dokter untuk subsisi. Lubang kecil yang dalam biasanya butuh metode lain atau kombinasi.

Bekasnya tidak mengganggu? Kamu belum perlu melakukan apa-apa. Kalau mengganggu, langkah pertama yang paling masuk akal adalah pemeriksaan ke dokter kulit untuk menilai bentuk, kedalaman, dan seberapa kuat jaringan parut menarik bekas lukamu, sebelum memilih metode.

Referensi:

Subcision | DermNet

Subcutaneous incisionless (subcision) surgery for the correction of depressed scars and wrinkles | PubMed

Varicella-Zoster Scar Treatments: A Tertiary Review | PubMed

Chickenpox | NHS

Subsisi Treatment | Sozo Skin Clinic

TCA CROSS | DermNet

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?