Skin 5 mnt baca

Essence: Manfaat, Bedanya dengan Toner dan Serum, serta Cara Memilihnya

Essence: Manfaat, Bedanya dengan Toner dan Serum, serta Cara Memilihnya

Tren skincare ala Korea membuat kita mengenal rutinitas berlapis demi glass skin, dan salah satu produk kunci yang sering disebut adalah essence. Tapi banyak orang melewatkan langkah ini karena mengira fungsinya sama saja dengan toner atau serum. Padahal, essence punya peran penting sebagai jembatan hidrasi kulit. Artikel ini mengupas tuntas manfaat essence, bedanya dengan produk lain, hingga cara memilihnya dengan tepat.

Kalau kamu pernah menyusuri rutinitas skincare orang Korea, kamu pasti sadar ada banyak langkah, dari cleanser, toner, essence, serum, sampai moisturizer. Nah, essence sering jadi langkah yang paling membingungkan.

Banyak yang akhirnya melewatkannya karena berpikir, “Ini kan sama saja dengan toner atau serum?” Padahal essence punya perannya sendiri, yaitu sebagai jembatan hidrasi yang menyiapkan kulit agar produk setelahnya bekerja lebih optimal. 

Yuk kita bongkar satu per satu dalam artikel ini!

Apa Itu Essence?

Essence adalah produk skincare bertekstur ringan dan cair (watery) yang berfokus pada menghidrasi, menutrisi, dan mempersiapkan kulit untuk langkah selanjutnya. 

Bisa dibilang, essence adalah “perawatan terkonsentrasi” yang menghantarkan nutrisi dan kelembapan ke kulit.

Produk ini adalah salah satu bintang dalam filosofi skincare Korea, yang menekankan kulit sehat dan lembap dari dalam. 

Essence sering mengandung bahan seperti galactomyces atau saccharomyces ferment filtrate, yaitu filtrat berbasis fermentasi yang dipercaya membantu berbagai masalah kulit, dari tekstur tidak rata hingga tanda penuaan dini. 

Dengan pemakaian rutin, kulit bisa terasa lebih terhidrasi dan tampak lebih sehat.

Perbedaan Essence vs Toner vs Serum

Inilah pertanyaan yang paling sering muncul, dan wajar saja karena ketiganya memang berada di area yang berdekatan. Perbedaannya paling mudah dipahami lewat konsentrasi bahan aktif dan tujuannya.

Menurut Skin Cupid, toner umumnya memiliki konsentrasi bahan aktif paling rendah dan fokus menyeimbangkan serta menghidrasi kulit. 

Essence berada di tengah, dengan konsentrasi bahan aktif lebih tinggi dari toner tetapi lebih rendah dari serum, sambil tetap fokus pada hidrasi dan nutrisi. 

Sementara serum memiliki konsentrasi bahan aktif tertinggi dan bertekstur paling kental, dirancang untuk perawatan yang ditargetkan seperti mengatasi kerutan atau pigmentasi.

Analogi sederhananya, seperti dijelaskan Skinsider: essence pada dasarnya menjembatani celah antara toner dan serum, membantu meningkatkan hidrasi kulit sekaligus menyiapkannya agar produk berikutnya menyerap lebih baik. 

Perlu dicatat, di skincare modern batas antara ketiganya makin kabur, karena ada produk hibrida seperti “essence toner”. 

Jadi, daripada terpaku pada label, lebih baik perhatikan kandungan dan fungsinya.

Baca Juga: Toner: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Menggunakan, dan Tips Memilih yang Tepat

Beragam Manfaat Essence untuk Kesehatan Kulit

Meski ringan, essence punya beberapa manfaat penting untuk kulit.

Manfaat utamanya adalah menghidrasi secara mendalam. 

Tekstur cairnya menghantarkan kelembapan ke kulit dengan cepat, menciptakan base yang lembap. Kedua, essence meningkatkan penyerapan produk selanjutnya.

Menurut The Ordinary, essence membantu menghidrasi dan memberi “primer” pada kulit agar treatment berikutnya terserap lebih efektif, ibarat spons yang lembap menyerap air lebih baik daripada spons kering. 

Ketiga, banyak essence mengandung bahan fermentasi kaya antioksidan, vitamin, dan mineral yang membantu menutrisi, mencerahkan, dan menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. 

Dengan pemakaian konsisten, tekstur dan kelembapan kulit bisa tampak membaik.

Urutan dan Cara Pemakaian Essence yang Benar

Essence dipakai setelah toner dan sebelum serum, sesuai prinsip skincare Korea yang mengaplikasikan produk dari yang paling cair ke yang paling kental. Urutan lengkapnya kira-kira begini: cleanser, toner, essence, serum, lalu moisturizer.

Cara aplikasinya juga khas. Alih-alih menggosok, lebih baik menepuk-nepuk (patting) essence dengan lembut ke wajah menggunakan tangan bersih, dari tengah wajah ke arah luar. 

Gerakan menepuk ini membantu penyerapan sekaligus melancarkan sirkulasi darah. Beri waktu beberapa saat agar essence menyerap sebelum lanjut ke langkah berikutnya. 

Satu catatan penting: hindari memakai essence bersamaan dengan toner eksfoliasi (asam) atau retinoid dalam satu waktu, untuk mencegah over-eksfoliasi.

FAQ Seputar Essence

Essence itu untuk apa?

Essence berfungsi menghidrasi kulit secara mendalam, menutrisi dengan bahan aktif, dan menyiapkan kulit agar produk skincare setelahnya (seperti serum) menyerap lebih optimal. Ia menjadi “jembatan hidrasi” antara toner dan serum.

Apa beda essence dan moisturizer?

Essence bertekstur cair dan ringan, fokus menghantarkan hidrasi dan bahan aktif ke dalam kulit. Moisturizer lebih kental dan berfungsi mengunci (seal) semua kelembapan dan produk sebelumnya agar tidak menguap. Keduanya melengkapi, bukan menggantikan.

Essence bagusnya dipakai kapan?

Essence bisa dipakai pagi dan malam, setelah membersihkan wajah dan toner, lalu diikuti serum dan moisturizer.

Apakah essence boleh dipakai setiap hari?

Boleh. Essence yang berfokus pada hidrasi umumnya lembut dan aman dipakai setiap hari, bahkan dua kali sehari. Sesuaikan dengan kondisi kulitmu.

Apakah essence bagus untuk kulit kering?

Sangat bagus. Kulit kering justru diuntungkan oleh lapisan hidrasi ekstra dari essence. Pilih essence dengan bahan menghidrasi seperti hyaluronic acid atau ekstrak fermentasi.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Skincare untuk Skin Barrier Rusak dan Sensitif

Kapan Skincare Rumah Saja Tidak Cukup?

Penting untuk memahami keterbatasan essence. Essence bekerja terutama untuk hidrasi harian di lapisan luar kulit, dan itu perannya yang berharga. 

Tapi kalau kamu punya masalah kulit yang lebih dalam, essence saja tidak akan cukup.

Untuk kondisi seperti bopeng (bekas jerawat), flek hitam membandel seperti melasma, atau kerutan penuaan yang sudah terbentuk, mengandalkan essence saja akan membutuhkan waktu sangat lama dengan hasil yang terbatas. 

Masalah-masalah ini berakar di lapisan kulit yang lebih dalam, sehingga membutuhkan pendekatan yang mampu menjangkau ke sana.

Untuk hidrasi dan nutrisi yang masuk hingga lapisan kulit lebih dalam, perawatan profesional bisa menjadi pilihan. Sozo Skin Clinic menyediakan berbagai treatment seperti medical facial dan terapi meso, yang mampu menghantarkan serum dan nutrisi menggunakan teknologi canggih dengan nyaman. 

Perawatan ini melengkapi rutinitas skincare harianmu untuk hasil yang lebih maksimal.

Dan kabar baiknya, kamu tidak perlu menebak-nebak sendiri. Sozo Skin Clinic menyediakan fasilitas Konsultasi Dokter Gratis. 

Sebelum memutuskan produk atau treatment yang paling tepat, kamu bisa memeriksakan kondisi skin barrier-mu langsung ke dokter Sozo. 

Yuk, konsultasikan kebutuhan kulitmu agar mendapatkan rekomendasi yang benar-benar sesuai.

Referensi

  • Skin Cupid. Essence 101: How to Add This Treatment Step to Your Routine.
  • The Ordinary. Essences & Toners: Their Benefits and Evolution.
  • Skinsider. Korean Skincare Essences Explained.
  • Dermstore. Demystifying K-Beauty: Essence vs. Toner vs. Ampoules.
Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?