Skin 5 mnt baca

Filler Dagu untuk Wajah Bulat, Bisa Bikin Tirus?

Filler Dagu untuk Wajah Bulat, Bisa Bikin Tirus?

Lihat foto before-after di media sosial, wajah bulat tiba-tiba jadi oval setelah filler dagu? Wajar kalau kamu berharap hasil yang sama. Jawaban jujurnya: filler dagu memang bisa membantu wajah bulat terlihat lebih panjang dan lebih proporsional. Tapi filler dagu tidak mengubah bentuk wajah secara keseluruhan, tidak mengecilkan pipi, dan tidak menyempitkan rahang.

Supaya ekspektasimu realistis, yuk bedah satu per satu apa yang bisa berubah dan apa yang tetap sama.

Kenapa Wajah Bisa Terlihat Bulat?

Wajah bulat jarang disebabkan satu hal saja. Biasanya kesan bulat muncul dari gabungan beberapa bagian wajah: tulang rahang, otot rahang, lemak pipi, dan proporsi dagu.

Berikut komponen yang paling sering berperan:

  • Tulang dan otot rahang. Ulasan di portal medis The Hospitalist menyebut kontur wajah bagian bawah dibentuk oleh tulang rahang, otot pengunyah (masseter), lemak di bawah kulit, dan bantalan lemak pipi.
  • Lemak pipi. Ulasan yang sama menyebut bantalan lemak pipi bagian dalam (lemak bukal) yang besar bisa membuat wajah tampak bulat.
  • Dagu yang pendek atau kurang maju. Galderma menjelaskan, kalau sepertiga wajah bagian bawah relatif pendek, wajah bisa terlihat lebih bulat dan penuh. Menurut Dr. Kopelman, dokter bedah plastik wajah di New York, banyak wajah bulat memang memiliki dagu yang pendek atau sedikit mundur.

Dari daftar ini, filler dagu hanya menyentuh satu komponen, yaitu dagu. Itulah sebabnya hasilnya punya batas.

Apa yang Bisa Diperbaiki Filler Dagu pada Wajah Bulat?

Filler dagu bekerja lewat perubahan proporsi, bukan dengan menambah volume besar. Menurut Dr. Kopelman, hasilnya biasanya halus dan berfokus pada keseimbangan wajah, bukan perubahan dramatis.

Wajah Bagian Bawah Terlihat Lebih Panjang

Ini efek utama filler dagu untuk wajah bulat. Dr. Kopelman menjelaskan bahwa filler yang ditempatkan di bagian tengah dagu bisa membantu wajah bagian bawah tampak lebih panjang. Galderma juga menyebut filler dagu bisa memperpanjang wajah yang sepertiga bawahnya pendek, sehingga bentuknya terlihat lebih oval.

Menariknya, hasil ini lebih ditentukan oleh teknik daripada jumlah filler. Dr. Kopelman menyebut penempatan yang tepat lebih berpengaruh dibanding banyaknya produk yang disuntikkan.

Garis Dagu ke Rahang Tampak Lebih Jelas

Dagu yang lebih terdefinisi bisa membuat kontur wajah bagian bawah tampak lebih tegas. Dr. Kopelman menyebut perubahan yang paling sering terlihat adalah proyeksi dagu yang lebih baik dan kontur wajah bawah yang lebih jelas.

Satu studi kecil tentang filler dagu di bawah lapisan tulang pada pasien berdagu kecil juga melaporkan kontur wajah bawah berubah dari bulat menjadi lebih elips. Meski begitu, ini temuan pada sekelompok kecil pasien, jadi hasil tiap orang bisa berbeda.

Pipi Terlihat Kurang Penuh, tapi Hanya secara Visual

Ini bagian yang paling sering disalahpahami. Dr. Kopelman menegaskan filler dagu tidak mengurangi volume pipi secara langsung.

Yang berubah adalah kesan proporsinya. Saat wajah tampak lebih panjang dan kurang padat, pipi bisa terlihat tidak terlalu penuh. Lemak pipimu tetap sama banyaknya, hanya perbandingannya dengan bagian wajah lain yang berubah.

Apa yang Tidak Bisa Diperbaiki Filler Dagu?

Bagian ini penting supaya kamu tidak kecewa. Filler dagu membantu wajah bulat tampak lebih proporsional, tapi tidak mengubah wajah bulat menjadi tirus.

  • Bentuk wajah secara keseluruhan. Dr. Kopelman menyebut filler dagu tidak mengubah bentuk wajah secara keseluruhan. Struktur tulang wajah, seperti lebar rahang dan tulang pipi, tetap sama.
  • Lemak pipi. Filler menambah volume, jadi tidak bisa mengurangi lemak. Kalau penyebab utamanya bantalan lemak pipi yang besar, penanganannya berbeda. Cleveland Clinic menyebut salah satu pilihannya adalah operasi pengangkatan lemak bukal, yang punya pertimbangan dan risikonya sendiri, termasuk pada orang berwajah tirus dan seiring bertambahnya usia.
  • Rahang lebar karena otot. Kalau rahangmu tampak lebar karena otot pengunyah yang besar, filler dagu tidak akan menyempitkannya. Kondisi ini punya penanganan tersendiri yang menyasar otot rahang.

Hasilnya Tergantung Struktur Wajahmu

Tidak semua wajah bulat akan mendapat hasil yang sama dari filler dagu. Dr. Kopelman menyebut kecocokannya bergantung pada struktur tulang, ketebalan jaringan lunak, dan seberapa banyak volume yang sudah berkurang. Ia juga menegaskan tidak semua wajah bulat butuh tambahan proyeksi dagu.

Ada satu hal teknis yang penting untuk wajah bulat: dagu sebaiknya tidak dibuat lebih lebar. Menurut Dr. Kopelman, menghindari penambahan lebar sangat penting, karena dagu yang terlalu lebar justru bisa memperkuat kesan bulat.

Penyebab wajah tampak bulat juga bisa berubah seiring usia. Kalau kesan bulat muncul karena kulit di area rahang mulai kendur, bukan karena dagu kurang maju, masalahnya berbeda. Untuk kekenduran kulit, pendekatan yang menyasar kekencangan seperti HIFU Treatment bisa jadi pertimbangan, karena bekerja mengencangkan jaringan, bukan menambah volume.

BACA JUGA: Wajah V Shape: Kenali Dulu Kenapa Wajahmu Tampak Lebar Sebelum Memilih Treatment

Pertanyaan Seputar Filler Dagu untuk Wajah Bulat

Apakah Filler Dagu Bisa Membuat Wajah Bulat Jadi Oval Sepenuhnya?

Tidak sepenuhnya. Filler dagu bisa membantu wajah terlihat lebih panjang dan lebih oval, tapi bentuk tulang, lemak pipi, dan lebar rahangmu tetap sama.

Apakah Semua Wajah Bulat Cocok Diberi Filler Dagu?

Tidak otomatis. Kalau dagumu sudah seimbang, atau penyebab utama wajah bulat adalah lemak pipi atau otot rahang, filler dagu mungkin belum perlu. Dokter perlu memeriksa dulu apa yang paling berperan pada wajahmu.

Berapa Banyak Filler yang Dibutuhkan untuk Wajah Bulat?

Tidak ada angka yang berlaku untuk semua orang. Jumlahnya ditentukan dari bentuk dagu, struktur tulang, dan hasil yang kamu inginkan, jadi hanya bisa diputuskan lewat pemeriksaan langsung.

Konsultasi untuk Mencari Tahu Apakah Dagu Penyebab Utama Wajah Bulatmu

Langkah paling masuk akal adalah mencari tahu dulu apa yang membuat wajahmu tampak bulat. Coba lihat wajahmu dari samping di cermin, perhatikan apakah dagumu terlihat mundur. Lalu, rapatkan gigi sambil meraba rahang dekat telinga untuk merasakan apakah ototnya menonjol.

Setelah itu, bawa pengamatanmu saat konsultasi. Dalam proses Filler Dagu, dokter akan menganalisis proporsi wajah dan bentuk dagumu sebelum menentukan rencana. Kalau ternyata dagu bukan penyebab utamanya, dokter bisa menyarankan pendekatan lain, atau bahkan menyimpulkan kamu belum perlu tindakan apa pun.

Referensi:

Chin Fillers for a Round Face: What to Know Before Treatment | Dr. Kopelman

How to balance your looks with a chin filler | Galderma Aesthetics

Buccal fat pad removal | The Hospitalist

Buccal Fat Removal | Cleveland Clinic

Subperiosteal chin augmentation with hyaluronic acid filler in patients with a small chin | ResearchGate

Hifu Treatment | Sozo Skin Clinic

Suntik Filler Dagu untuk Wajah Lebih Proporsional dan Tegas | Sozo Skin Clinic

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?