Tato bisa dibuat lebih samar dengan laser, tetapi hasilnya tidak selalu bisa menghilangkan tinta sampai 100%. Laser bekerja dengan memecah tinta menjadi partikel yang lebih kecil agar tubuh dapat membuangnya secara bertahap.
Tato dibuat dengan memasukkan pigmen tinta ke dalam lapisan kulit sehingga tidak dapat hilang hanya dengan mencuci atau menunggu pengelupasan kulit secara alami.
Jika suatu saat kamu ingin menghapusnya, maka salah satu metode yang bisa dipilih adalah laser tattoo removal.
Meski begitu, menghilangkan tato membutuhkan proses bertahap. Hasil akhirnya dipengaruhi oleh luas dan kedalaman tato.
Apabila kamu sedang mempertimbangkan treatment ini, mari pahami dulu cara kerja dan ekspektasi hasilnya!
Perjalanan Panjang Menghapus Tato yang Sudah Tidak Diinginkan

Menghapus tato memang membutuhkan kesabaran karena tinta berada di dalam lapisan kulit dan tidak bisa dihilangkan sekaligus dalam satu kali treatment.
Salah satu metode yang banyak dipilih yaitu laser tattoo removal. Metode ini bekerja untuk mengurangi tinta tato dengan cara memecah tinta menjadi partikel yang lebih kecil agar dapat diproses tubuh secara bertahap.
Metode ini lebih populer dibandingkan cara seperti mengoleskan krim atau bahan kimia. Pasalnya cara-cara tersebut tidak khusus untuk menghapus tinta di dalam kulit.
Ada juga metode lain seperti metode bedah seperti eksisi yang menggunakan pendekatan dengan memotong bagian kulit yang mengandung tato. Namun metode bedah dapat meninggalkan bekas luka.
Inilah alasannya laser treatment lebih banyak dipilih karena bekerja langsung dengan menargetkan pigmen tato.
Namun prosesnya bisa berlangsung bertahap, sehingga kamu mungkin membutuhkan beberapa sesi dengan jeda di antara treatment.
Jeda ini memberi waktu bagi kulit untuk pulih dan tubuh untuk memproses sisa partikel tinta sebelum sesi berikutnya dilakukan.
Baca Juga: Laser Treatment: Jenis, Manfaat, Efek Samping, & Biaya
Sains Penghapusan Tato: Bagaimana Laser Memecah Tinta?

Laser tattoo removal bekerja dengan memberikan energi cahaya ke pigmen tinta sehingga partikelnya terpecah menjadi fragmen yang lebih kecil.
Setelah itu, tubuh membantu membersihkan sisa pigmen tersebut secara bertahap. Agar kamu lebih memahami prosedurnya, mari simak cara kerjanya sebagai berikut:
1. Tinta Tato Berada di Dalam Kulit
Tato bersifat permanen karena tinta dimasukkan ke dalam lapisan kulit. Ukuran partikel tinta juga cukup besar sehingga tubuh tidak dapat membersihkannya dengan cepat.
Inilah alasan tato dapat tetap terlihat selama bertahun-tahun. Sebagian tinta juga dapat berada di dalam sel kulit sehingga warnanya tetap terlihat.
2. Laser Memecah Tinta Menjadi Bagian yang Lebih Kecil
Laser treatment kemudian memberikan energi cahaya yang diserap oleh pigmen tinta tato. Energi tersebut dapat memecah tinta menjadi partikel yang lebih kecil.
Laser tidak bekerja dengan cara mengikis atau mengangkat kulit yang bertato. Energinya diarahkan ke pigmen tinta sehingga kulit di sekitarnya dapat tetap dipertahankan.
3. Tubuh Membersihkan Sisa Tinta Secara Bertahap
Setelah tinta terpecah menjadi bagian yang lebih kecil, sistem imun kemudian membawa dan memproses partikel tinta yang sudah dipecah. Proses ini membutuhkan waktu.
Karena itu, kulit perlu diberi jeda setelah treatment agar dapat pulih dan tubuh memiliki waktu untuk membersihkan sisa tinta sebelum sesi berikutnya.
4. Warna Tato Perlahan Memudar
Ketika sebagian tinta sudah dibersihkan oleh tubuh, warna tato akan terlihat semakin samar. Proses ini terjadi secara bertahap sehingga hasilnya tidak langsung terlihat setelah laser selesai dilakukan.
Mengapa Laser Tattoo Removal Membutuhkan Banyak Sesi?
Jumlah sesi laser tattoo removal tidak bisa ditentukan hanya dari ukuran tato. Dokter perlu melihat karakteristik tinta dan kondisi kulit sebelum menentukan rencana treatment.
Beberapa faktor berikut dapat memengaruhi respons tato terhadap laser:
1. Warna Tinta Mempengaruhi Respons terhadap Laser
Warna tinta menentukan seberapa baik pigmen menyerap energi dari laser tertentu. Pasalnya masing-masing warna tinta memiliki karakteristik yang berbeda, yaitu:
- Tinta hitam umumnya lebih responsif terhadap laser.
- Warna tertentu seperti hijau dan kuning dapat lebih sulit ditangani.
- Tato dengan banyak warna dapat membutuhkan pendekatan laser yang berbeda.
2. Kedalaman dan Kepadatan Tinta Berpengaruh
Tinta yang berada lebih dalam atau memiliki kepadatan tinggi dapat membutuhkan lebih banyak sesi. Pasalnya:
- Tato amatir biasanya memiliki tinta yang lebih dangkal.
- Tato profesional cenderung menggunakan tinta lebih padat.
- Tato yang pernah di-cover up dapat memiliki lapisan pigmen tambahan.
3. Lokasi Tato Juga Menjadi Pertimbangan
Lokasi tato dapat memengaruhi proses pemudaran karena karakteristik jaringan dan respons tubuh berbeda pada setiap area.
Namun, tidak tepat jika mengatakan tato yang berada dekat jantung pasti lebih cepat hilang. Dokter akan mempertimbangkan lokasi tato bersama faktor lain seperti kedalaman tinta dan karakteristik kulit.
Mitos Rasa Sakit dan Penanganannya
Laser tattoo removal memang dapat menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman, tetapi intensitasnya dapat berbeda pada setiap area tubuh.
Sensasinya sering digambarkan seperti adanya sentakan kecil berulang pada kulit. Setelah treatment, area tersebut juga dapat terasa lebih sensitif untuk sementara.
Namun sebelum treatment, dokter dapat menggunakan anestesi topikal pada area tertentu untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman.
Dokter juga akan menggunakan perangkat pendingin selama prosedur untuk membantu mengurangi sensasi panas selama energi laser diberikan ke kulit.
Bisakah Tato Hilang 100% Tanpa Bekas?

Laser tattoo removal dapat membuat tato sangat samar, tetapi tidak ada jaminan bahwa setiap tato akan hilang 100% tanpa meninggalkan perubahan pada kulit.
Pada sebagian orang, masih dapat terlihat ghosting yaitu kondisi ketika bentuk atau bayangan tato masih terlihat meskipun sebagian besar pigmen telah memudar.
Selain itu, laser juga dapat menyebabkan perubahan pigmentasi setelah treatment. Risiko tersebut dapat berbeda berdasarkan pengaturan energi dan karakteristik tinta.
Perubahan warna kulit ini dapat terjadi sementara atau, pada kasus tertentu, bertahan lebih lama. Hal ini dapat terjadi karena perubahan pada jaringan setelah proses tattoo removal.
Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, perawatan perlu dilakukan oleh tenaga medis berpengalaman.
Baca Juga: Dark Spot (Hiperpigmentasi): Penyebab, Jenis, dan Cara Mencegahnya
Kapan Harus ke Dokter?
Keinginan menghapus tato bisa muncul karena berbagai alasan, mulai dari ingin menghilangkan tato lama sampai mempersiapkan kulit untuk cover-up.
Namun, sebelum memutuskan treatment, kondisi tato perlu diperiksa terlebih dahulu untuk melihat apakah laser dapat membantu memudarkannya.
Pasalnya, warna tinta, kedalaman, dan kepadatan dapat memengaruhi respons terhadap laser. Kamu juga perlu memahami bahwa hasil setiap orang bisa berbeda.
Tato dapat memudar secara signifikan setelah beberapa sesi, tetapi sebagian pigmen atau perubahan warna kulit masih mungkin terlihat.
Jika kamu sedang mempertimbangkan Laser Tattoo Removal, sebaiknya konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di SOZO Skin Clinic. Untuk mendapatkan treatment ini, kamu bisa cari lokasi klinik terdekat.
FAQ Laser Tattoo Removal
Ingin tahu lebih lanjut seputar treatment ini? Mari simak kumpulan pertanyaan yang sering diajukan tentang laser tattoo removal sebagai berikut:
1. Apakah Laser Tattoo Removal Bisa Menghilangkan Tato Sepenuhnya?
Laser dapat membuat tato memudar secara signifikan, tetapi hasil 100% tanpa sisa pigmen tidak dapat dijamin. Sebagian orang masih dapat mengalami ghosting atau perubahan warna kulit setelah treatment.
2. Apakah Hasil Laser Tattoo Removal Langsung Terlihat?
Tato tidak langsung hilang setelah satu sesi. Pigmen membutuhkan waktu untuk terfragmentasi dan kemudian dibersihkan tubuh secara bertahap.
3. Apakah Laser Tattoo Removal Terasa Sakit?
Treatment dapat menimbulkan rasa nyeri atau sensasi seperti sentakan kecil pada kulit. Anestesi topikal dan cooling dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kenyamanan selama prosedur.
4. Apakah Laser Tattoo Removal Meninggalkan Bekas Luka?
Risiko bekas luka tetap ada meskipun teknologi laser modern dirancang untuk meminimalkan kerusakan jaringan di sekitar pigmen. Kondisi kulit, pengaturan laser, dan perawatan setelah treatment dapat memengaruhi risikonya.
5. Apa yang Terjadi setelah Menjalani Laser Tattoo Removal?
Kulit dapat mengalami kemerahan, sensitif, atau bengkak ringan setelah treatment. Dokter akan memberikan instruksi aftercare dan menentukan waktu yang tepat untuk sesi berikutnya.
6. Apakah Semua Warna Tato Bisa Dihapus dengan Pico Laser?
Tidak semua warna memiliki respons yang sama terhadap laser. Tinta hitam umumnya lebih mudah merespons, sedangkan beberapa warna lain dapat membutuhkan treatment yang lebih kompleks.
7. Apakah Saya Bisa Langsung Beraktivitas setelah Treatment?
Aktivitas sehari-hari umumnya dapat dilakukan sesuai kondisi kulit setelah treatment. Namun, area yang diterapi perlu dirawat sesuai instruksi dokter dan dilindungi dari paparan matahari berlebihan.
Referensi:
Tattoo Removal: How It Works, Process, Healing & Scarring | Cleveland Clinic
How Does Laser Tattoo Removal Work? | Removery


