Memiliki tekstur kulit wajah yang tidak rata akibat bopeng atau bekas jerawat mendalam sering kali membuat percaya diri menurun. Bagi kamu yang sedang mencari solusi medis terpercaya, perawatan Rejuran S hadir sebagai inovasi perawatan kulit berbahan dasar Polynucleotide (PN) yang diformulasikan khusus untuk memperbaiki jaringan parut.
Menurut National Center for Biotechnology Information (NCBI), Polynucleotide (PN) yang diestraksi dari DNA ikan salmon terbukti secara klinis memiliki sifat tissue-repair dan anti-inflamasi yang efektif digunakan dalam dermatologi estetika untuk merangsang regenerasi jaringan serta memicu perbaikan struktur bekas luka (scar treatment) secara signifikan.
Perawatan kecantikan modern kini tidak hanya berfokus pada lapisan luar kulit, tetapi juga merangsang regenerasi sel dari dalam.
Melalui artikel ini, kamu akan memahami secara detail dan mendalam mengenai prosedur, efektivitas, hingga perbandingan Rejuran S dengan varian Rejuran lainnya.
Apa itu Rejuran S?

Rejuran S adalah salah satu varian injeksi rejuran skin booster yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah bekas luka, khususnya bopeng (atrophic scars) akibat jerawat atau cacar air. Huruf “S” dalam Rejuran S memiliki arti Scar (bekas luka).
Menurut National Library of Medicine (PMC), sifat fisik Polynucleotide dengan viskositas tinggi memberikan efek pengisian (tissue-filling effect) pada cekungan jaringan atrofi sekaligus menjadi agen dermal priming yang secara fisiologis mengaktifkan sel fibroblas untuk membentuk matriks kolagen baru.
Kandungan utama dari Rejuran S adalah Polynucleotide (PN) berkonsentrasi tinggi yang diestraksi dari DNA ikan salmon. Dibandingkan varian lain seperti rejuran healer, Rejuran S memiliki viskositas (kekentalan) yang lebih tinggi dan struktur gel yang lebih padat.
Konsistensi ini berfungsi sebagai scaffold (penyangga) sementara untuk mengisi area cekung pada kulit sekaligus menstimulasi pembentukan kolagen secara lebih intensif.
Baca Juga: Cara Mengobati Koreng yang Tak Kunjung Sembuh: Tuntas & Aman
Bagaimana Rejuran S Bekerja pada Bekas Luka?
Rejuran S tidak sekadar menyamarkan bekas luka di lapisan luar, melainkan memicu regenerasi jaringan dari dalam lapisan dermis.
Proses pemulihan bopeng ini berjalan secara bertahap melalui tiga mekanisme kerja utama berikut:
1. Pembentukan Penyangga Fisik (Physical Scaffolding Effect)
Rejuran S memanfaatkan karakteristik gel Polynucleotide (PN) yang kental untuk memperbaiki struktur fisik cekungan kulit secara langsung.
- Pengisian Cekungan Seketika: Mengangkat dasar bopeng yang melesak melalui injeksi gel PN berlapisan padat.
- Matriks Tumbuh Sel: Menyediakan struktur penyangga sementara tempat bertumbuhnya sel-sel kulit baru.
- Penyelarasan Tekstur: Menyejajarkan ketinggian dasar bekas luka dengan permukaan kulit normal di sekitarnya.
2. Stimulasi Biologis & Neokolagenesis (Biological Regeneration)
Kandungan molekul Polynucleotide mengaktifkan regenerasi alami jaringan ikat pada lapisan dermis secara intensif.
- Aktivasi Fibroblas: Merangsang sel fibroblas untuk memproduksi jaringan kulit baru secara aktif.
- Sintesis Kolagen dan Elastin: Memicu pembentukan serat kolagen Tipe I dan III serta elastin alami.
- Penebalan Dermis: Meningkatkan kerapatan dan ketebalan lapisan dermis agar bopeng terisi jaringan permanen.
3. Modulasi Inflamasi & Peningkatan Mikrosirkulasi (Angiogenesis)
Rejuran S menciptakan lingkungan mikro yang optimal di area bekas luka untuk mempercepat pemulihan jaringan.
- Meredakan Peradangan: Menekan mediator inflamasi guna meminimalkan kemerahan pada area bekas jerawat.
- Pembentukan Pembuluh Darah: Mendorong proses angiogenesis untuk memicu pembentukan pembuluh darah mikro baru.
- Optimasi Nutrisi Kulit: Meningkatkan aliran oksigen dan nutrisi ke area jaringan parut secara berkelanjutan.
Baca Juga: Cara Menghilangkan Bekas Luka yang Menghitam: Panduan Lengkap & Efektif
Jenis Skar yang Cocok & Tidak Cocok untuk Rejuran S
Efektivitas tindakan rejuran scar sangat dipengaruhi oleh bentuk serta kedalaman jaringan parut yang ditangani. Setiap jenis bekas luka memerlukan pendekatan medis yang spesifik, sehingga dikategorikan ke dalam kelompok berikut:
Jenis Skar yang Cocok
Kelompok bekas luka ini memiliki karakteristik atrofi (kehilangan jaringan) yang ideal untuk diisi oleh struktur gel Polynucleotide.
- Rolling Scars: Bekas jerawat bergelombang dengan lekukan landai dan kedalaman dangkal hingga sedang.
- Boxcar Scars: Bekas jerawat berbentuk kotak atau U dengan tepi dinding yang jelas dan dasar mendatar.
- Post-Surgical / Traumatic Scars: Jaringan parut cekung akibat trauma fisik, luka pasca-operasi minor, atau bekas cacar air.
Jenis Skar yang Tidak Cocok
Kondisi bekas luka berikut kurang merespon tindakan Rejuran S tunggal karena membutuhkan metode intervensi medis yang berbeda.
- Ice Pick Scars: Bekas luka sangat dalam dan menyempit menyerupai lubang tusukan es (memerlukan kombinasi TCA Cross atau subcision).
- Keloid Scars: Bekas luka tebal dan menonjol yang tumbuh melebihi batas luka asli akibat kelebihan produksi kolagen.
- Hypertrophic Scars: Bekas luka menonjol dan kemerahan yang tetap berada di dalam batas area luka awal.
Prosedur Rejuran Scar
Total waktu pengerjaan tindakan Rejuran S secara keseluruhan membutuhkan waktu kurang lebih 80 menit.
Prosedur rejuran scar treatment ini dikerjakan secara profesional, bertahap, dan mengutamakan standar higienitas tinggi demi memastikan keamanan serta memberikan kenyamanan yang maksimal bagi kamu sepanjang perawatan:
1. Konsultasi dan Analisis Kulit
Sebelum prosedur penanganan dimulai, dokter spesialis akan melakukan tahapan evaluasi medis menyeluruh untuk memahami karakteristik bopeng serta memetakan kondisi kulit kamu secara akurat.
- Pemeriksaan Bopeng: Menilai jenis, tingkat keparahan, dan kedalaman jaringan parut di wajah.
- Evaluasi Kulit: Memastikan kondisi wajah bebas dari infeksi aktif atau kontraindikasi medis lainnya.
- Perencanaan Dosis: Menentukan titik penyuntikan presisi serta perkiraan jumlah cairan yang dibutuhkan.
2. Pembersihan Wajah & Anestesi Lokal
Tahap persiapan awal ini sangat penting untuk menjaga kebersihan permukaan kulit sekaligus memastikan kamu merasa tenang dan bebas dari rasa sakit selama proses tindakan berlangsung.
- Cleansing: Membersihkan seluruh area wajah hingga steril dari kotoran, minyak berlebih, dan makeup.
- Aplikasi Anestesi: Mengoleskan krim anestesi lokal secara merata pada area bopeng yang akan ditangani.
- Oklusi (30–45 Menit): Mendidiamkan krim anestesi hingga meresap sempurna sampai area kulit terasa kebas.
3. Sterilisasi Area Tindakan
Penanganan berstandar medis dilakukan tepat sebelum tindakan penyuntikan dimulai guna mencegah masuknya kuman dan meminimalkan risiko timbulnya infeksi sekunder pada kulit.
- Pembersihan Anestesi: Mengangkat dan membersihkan sisa krim anestesi dari permukaan kulit secara menyeluruh.
- Desinfeksi: Mensterilkan area tindakan menggunakan cairan antiseptik medis khusus.
- Persiapan Alat: Memastikan seluruh peralatan yang digunakan dalam kondisi steril dan bersifat sekali pakai (disposable).
4. Proses Injeksi Presisi
Ini merupakan tahap inti di mana dokter akan menyuntikkan formula Polynucleotide secara langsung dan cermat ke lapisan jaringan parut yang menjadi target utama perbaikan.
- Penyuntikan Intradermal: Menginjeksikan gel Rejuran S tepat di bawah dasar bopeng menggunakan jarum sangat halus.
- Subcision Ringan (Opsional): Melepaskan ikatan pita jaringan parut yang menarik kulit ke dalam jika diperlukan.
- Distribusi Gel: Memastikan cairan gel terdistribusi merata untuk mengisi cekungan luka secara optimal.
5. Aplikasi Soothing Cream & Sunscreen
Tahap akhir dari rangkaian prosedur yang berfungsi untuk menenangkan reaksi kulit pasca-suntikan serta memberikan perlindungan dari paparan sinar matahari langsung.
- Pengolesan Krim Penenang: Mengaplikasikan soothing cream khusus untuk meredakan kemerahan dan efek inflamasi ringan.
- Perlindungan UV: Mengoleskan sunscreen guna melindungi lapisan kulit yang masih sensitif pasca-tindakan.
- Edukasi Pasca-Tindakan: Memberikan instruksi panduan perawatan mandiri yang aman untuk dilakukan di rumah.
Baca Juga: Apa Itu Bopeng? Ini Penyebab, Jenis, dan Apakah Bisa Hilang
Wujudkan Kulit Mulus Impianmu di SOZO Skin Clinic Sekarang!
Pantangan Sebelum dan Sesudah Rejuran Scar Treatment (Do’s & Don’ts)
Keberhasilan perawatan rejuran scar tidak hanya ditentukan oleh kepiawaian dokter saat tindakan, tetapi juga bergantung pada komitmen kamu dalam merawat kulit sebelum dan sesudah prosedur.
Mengikuti panduan Do’s & Don’ts secara disiplin akan membantu mempercepat proses pemulihan, memaksimalkan sintesis kolagen, serta mencegah timbulnya efek samping yang tidak diinginkan.
Persiapan Sebelum Treatment
Aktivitas dan produk tertentu dapat meningkatkan risiko pendarahan, memar, serta sensitivitas kulit. Oleh karena itu, kamu disarankan melakukan langkah persiapan berikut sebelum jadwal tindakan:
- Hentikan Pengencer Darah
Hindari konsumsi obat pengencer darah, aspirin, atau suplemen seperti vitamin E dan omega-3 selama 3–7 hari.
- Stop Skincare Berbahan Aktif
Hentikan penggunaan produk rejuran skincare atau bahan aktif keras (Retinol, AHA/BHA) minimal 3 hari sebelum tindakan.
- Hindari Alkohol & Panas-Panasan
Hindari paparan sinar matahari berlebihan yang memicu sunburn serta minuman beralkohol selama 24 jam sebelum prosedur.
Perawatan Sesudah Treatment (Do’s)
Masa pemulihan pasca-suntikan membutuhkan perhatian ekstra agar bahan aktif Polynucleotide dapat bekerja optimal menutrisi jaringan kulit kamu.
Lakukan perawatan pasca-tindakan berikut secara konsisten:
- Pembersihan Lembut
Bersihkan wajah secara perlahan menggunakan facial wash gentle bersifat soothing dan calming setelah 4 jam pasca-treatment.
- Aplikasi Krim Medis
Oleskan krim antibiotik di area bekas penyuntikan sebanyak 2–3 kali sehari selama 3 hari berturut-turut.
- Proteksi & Hidrasi Dasar
Gunakan rangkaian produk dasar berupa sunscreen dan moisturizer saja selama 3 hari pertama pasca-tindakan.
- Penanganan Lebam
Jika muncul memar atau lebam kebiruan, kompres area tersebut menggunakan ice pack bersih 5 kali sehari (10–15 menit) atau oleskan Thrombofob bila perlu.
- Penanganan Kemerahan
Apabila terjadi kemerahan pada titik suntikan, oleskan krim anti-iritasi tipis-tipis sebanyak 2 kali sehari.
- Kontrol Rutin
Jadwalkan kembali kedatangan kamu untuk sesi evaluasi dan follow-up dengan dokter pada 2 minggu pasca-tindakan.
Pantangan Sesudah Treatment (Don’ts)
Agar kulit yang sedang beregenerasi tidak terganggu atau mengalami iritasi sekunder, hindari beberapa kebiasaan dan aktivitas berikut dalam rentang waktu yang disarankan:
- Dilarang Menekan Wajah
Hindari memijat, menggosok keras, atau memencet titik-titik bekas penyuntikan di area wajah.
- Hindari Eksfoliasi Fisik
Jangan menggunakan facial wash bertekstur scrub atau pembersih yang mengandung bahan aktif eksfoliasi (AHA/BHA).
- Batasi Keringat Berlebih
Hindari olahraga berat, saunaman, atau aktivitas pemicu keringat berlebih selama 1 minggu pasca-tindakan.
- Hindari Bahan Skincare Keras
Hentikan sementara penggunaan skincare berbahan aktif (AHA/BHA, Retinol) serta krim malam mengandung Hydroquinone.
- Tunda Treatment Lain
Hindari melakukan tindakan medis estetika atau prosedur kecantikan lainnya pada wajah selama 2 minggu ke depan.
- Puasa Make-Up
Tidak menggunakan make-up atau kosmetik dekoratif pada area wajah selama 3–4 hari pertama.
- Hindari Panas Sinar Matahari
Hindari paparan sinar matahari langsung secara berlebihan, terutama pada jam-jam terik.
Perbedaan Rejuran S vs Rejuran Healer vs Rejuran Eye
Dunia perawatan kulit medis menyediakan beragam varian rejuran yang disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi spesifik kulit kamu.
Memahami perbedaan utama antar varian ini sangat penting agar kamu bisa memilih perawatan yang paling tepat sasaran bersama dokter kepercayaanmu:
| Fitur / Indikasi | Rejuran S | Rejuran Healer | Rejuran Eye (Rejuran I) |
| Indikasi Utama | Khusus penanganan scar/bopeng mendalam pada wajah | Perawatan anti-aging total, elastisitas, & hidrasi seluruh wajah | Perawatan khusus kulit tipis & sensitif di area sekitar mata |
| Konsistensi Gel | Kental (High Viscosity) untuk menopang dasar bopeng | Medium / Cair (Standard Viscosity) untuk regenerasi merata | Sangat Cair (Low Viscosity) agar mudah menyerap di kulit tipis |
| Dosis Per Syringe | 1 ml | 1 ml | 1 ml |
Selain ketiga varian populer di atas, formulasi kecantikan ini juga menghadirkan varian rejuran hb yang memadukan Polynucleotide dengan Hyaluronic Acid untuk kelembapan ekstra, serta perawatan spesifik rejuran eye untuk menyegarkan area lingkar mata.
Kapan Hasil Terlihat?
Setiap individu memiliki kecepatan regenerasi kulit yang berbeda, namun manfaat pemulihan Rejuran S dapat dirasakan secara bertahap seiring berjalannya proses produksi kolagen baru:
1. Hasil Awal (Improvement Pertama)
Peningkatan kelembapan dan perbaikan tekstur awal sudah mulai dapat kamu rasakan sejak pengerjaan pertama.
2. Hasil Optimal
Pengulangan terapi setidaknya 4 kali secara berkala (dengan jeda sesuai anjuran dokter) sangat direkomendasikan untuk mendapatkan pengisian bopeng yang signifikan dan maksimal.
Efek Samping dan Risiko Rejuran S
Rejuran S merupakan prosedur yang tergolong sangat aman karena menggunakan bahan terakreditasi medis serta peralatan steril sekali pakai.
Walaupun demikian, timbulnya downtime ringan selama 1–2 hari adalah reaksi wajar dari respon alami tubuh terhadap proses penyuntikan:
- Multiple Dot Papules
Muncul bentol-bentol halus menyerupai bekas gigitan nyamuk di titik suntikan yang akan hilang sendiri.
- Kemerahan & Bengkak
Terjadi pembengkakan minim dan kemerahan sementara pada area tindakan.
- Lebam Ringan
Muncul memar atau kebiruan kecil apabila jarum mengenai pembuluh darah halus di bawah kulit.
- Sensasi Ringan
Adanya rasa gatal minim dan sedikit nyeri yang dapat ditoleransi pada area bekas tindakan.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter
Meskipun prosedur ini terbukti memiliki profil keamanan yang tinggi, keselamatan kamu tetap menjadi prioritas utama. Penanganan Rejuran S tidak diperuntukkan bagi wanita hamil dan menyusui, individu dengan alergi protein salmon, serta penderita kanker atau penyakit autoimun.
Kamu disarankan untuk segera menghubungi dokter atau kembali ke klinik apabila mengalami reaksi tidak biasa pasca-tindakan berikut:
- Nyeri Berat
Rasa sakit atau nyeri hebat pada wajah yang tidak kunjung mereda setelah beberapa hari.
- Inflamasi Meluas
Pembengkakan ekstrem atau area kemerahan yang kian meluas dan terasa sangat panas saat disentuh.
- Tanda Infeksi
Muncul nanah, cairan abnormal, atau tanda-tanda infeksi sekunder pada titik bekas penyuntikan.
Temukan Lokasi Sozo Skin Clinic Terdekat dari Lokasimu di Sini
Konsultasikan Kulitmu Bersama Dokter SOZO Skin Clinic Hari Ini!
FAQ seputar Rejuran S
Agar kamu memiliki pemahaman komprehensif sebelum menjadwalkan prosedur, berikut adalah rangkuman jawaban dari pertanyaan yang paling sering diajukan pasien:
1. Berapa kali treatment Rejuran S untuk bekas jerawat?
Untuk mendapatkan hasil pengisian bopeng yang optimal dan menyeluruh, kamu membutuhkan pengulangan terapi setidaknya 4 kali yang disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing.
2. Rejuran scar untuk apa?
Menurut Taylor & Francis Online, terapi berbasis Polynucleotide seperti rejuran terbukti efektif dalam meredakan inflamasi, merangsang perbaikan jaringan parut pasca-trauma atau pasca-operasi, serta meningkatkan tekstur dan kualitas kulit secara keseluruhan.
3. Apakah Rejuran bisa menghilangkan bopeng?
Ya, Rejuran S sangat efektif memicu perbaikan tekstur dan meratakan cekungan bopeng. Peningkatan kualitas kulit umumnya sudah mulai terlihat sejak pengerjaan pertama.
4. Rejuran scar apakah permanen?
Hasil Rejuran S tidak bersifat permanen selamanya karena proses penuaan kulit alami terus berjalan. Disarankan melakukan maintenance berkala (misalnya 1 bulan sekali) untuk menjaga ketahanan hasilnya.
5. Berapa lama Rejuran terlihat hasilnya?
Perbaikan (improvement) awal tekstur kulit dapat kamu lihat pasca pengerjaan pertama, dan hasilnya akan semakin maksimal dalam beberapa minggu seiring terbentuknya kolagen baru.
6. Setelah Rejuran tidak boleh apa?
Kamu dilarang memijat area suntikan, menggunakan make-up selama 3–4 hari, berolahraga berat selama 1 minggu, serta memakai skincare eksfoliasi (AHA/BHA/Retinol/Hydroquinone).
7. Apakah Rejuran S sakit?
Prosedur ini diawali dengan aplikasi krim anestesi lokal terlebih dahulu, sehingga sensasi nyeri saat pengerjaan sangat minim dan tetap nyaman untuk kamu jalani.
8. Berapa dosis yang didapat dari tindakan Rejuran (Healer/S/I)?
Dalam 1 syringe kemasan Rejuran (baik varian Healer, S, maupun Eye) berisi dosis standar sebanyak 1 ml.
9. Berapa biaya treatment Rejuran S?
Untuk kisaran rejuran harga, biaya satu kali tindakan Rejuran S umumnya berkisar antara Rp 3.500.000 hingga Rp 6.500.000 per syringe (1 ml), tergantung pada klinik serta prosedur kombinasi yang diambil.
Perawatan kulit dengan biostimulator regeneratif merupakan langkah investasi yang tepat untuk mengembalikan tekstur wajah yang mulus dan sehat.
Kamu bisa mencoba ragam pilihan skin treatment dan berkonsultasi mengenai varian rejuran yang paling cocok langsung dengan dokter profesional di klinik estetika terpercaya sebelum memulai prosedur.
Sumber:
An Exploratory Study of PN HPT for Treating Postsurgical Atrophic and Depressed Scars | National Library of Medicine (PMC)
Polynucleotide-based Treatments for Various Facial Scars Including Combat Injuries | Taylor & Francis Online
Polynucleotides in Aesthetic Medicine: A Review of Current Practices and Perceived Effectiveness | National Center for Biotechnology Information (NCBI)

