Bopeng bisa terlihat lebih rata setelah subsisi, tetapi hasil awal belum tentu mencerminkan hasil akhirnya. Kulit butuh waktu untuk pulih sebelum perubahan bisa dievaluasi dengan lebih baik.
Berapa kali subsisi agar bopeng hilang? Jawabannya dapat berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang langsung terlihat perubahannya setelah satu sesi, ada juga yang perlu beberapa sesi.
Subsisi adalah salah satu scar treatment untuk membantu menyamarkan bopeng. Artinya, hasilnya tidak sampai 100% hilang.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan treatment ini, wajar kalau ingin tahu berapa kali harus datang ke klinik agar bisa menyiapkan biayanya.
Supaya kamu punya gambaran sebelum mulai, yuk, pahami apa saja yang memengaruhi jumlah sesi subsisi dan kapan hasilnya mulai terlihat.
Kenapa Jumlah Sesi Tiap Orang Berbeda?

Pernah melihat hasil subsisi treatment orang lain, lalu berharap bopengmu bisa membaik dengan jumlah sesi yang sama?
Sayangnya, bukan seperti itu cara kerjanya. Hasil treatment setiap orang bisa berbeda. Dokter perlu melihat kondisi bopengmu dulu untuk memperkirakan jumlah sesi yang dibutuhkan.
Ada beberapa hal yang biasanya menjadi pertimbangan.
- Jenis Bopeng: Bopeng bergelombang lebih pas ditangani dengan subsisi. Tetapi jenis bopeng ice pick seringkali butuh treatment lain.
- Kedalaman Bopeng: Perlu penanganan lebih lanjut kalau bopeng terlalu dalam. Misalnya jika ada jaringan di bawah kulit yang menarik permukaannya bopeng.
- Luas Area Bopeng: Penanganannya bisa berbeda dari bopeng yang hanya muncul di beberapa titik, karena tingkat kedalaman yang juga berbeda-beda.
- Kombinasi Treatment: Subsisi membantu melepaskan jaringan yang menarik bopeng ke bawah. Namun, jika tekstur kulit masih belum rata, dokter mungkin menyarankan treatment tambahan.
- Respons Kulit: Setiap kulit punya proses pemulihan yang berbeda. Hasil setelah sesi pertama yang menjadi pertimbangan untuk menentukan perawatan selanjutnya.
Baca Juga: Frustasi dengan Bekas Jerawat? Kenali 3 Treatment yang Terbukti Menyamarkan
Berapa Lama Jarak Antar-Sesi Subsisi?
Jarak antar-sesi bisa berbeda untuk setiap orang. Dalam sebuah penelitian, subsisi yang dikombinasikan dengan laser dilakukan dengan jeda sekitar 3 minggu hingga 1 bulan.
Namun, jadwal dalam penelitian tersebut bukan patokan yang berlaku untuk semua pasien. Dokter akan melihat kondisi kulitmu sebelum menentukan jadwal berikutnya.
Kalau ingin bopeng cepat membaik, mungkin kamu berpikir untuk melakukan subsisi sesering mungkin.
Namun, kulit tetap butuh waktu untuk pulih setelah tindakan. Karena itu, sesi berikutnya tidak bisa dilakukan terlalu cepat hanya demi mengejar hasil.
Apalagi jika wajah masih memar, tindakan mungkin perlu ditunda. Jadi, jangan terburu-buru menambah sesi. Biarkan kulit pulih dengan maksimal.
Kapan Hasil Subsisi Mulai Terlihat?

Setelah subsisi, kamu mungkin langsung merasa permukaan kulit terlihat lebih rata. Ini bisa karena efek pembengkakan yang terjadi setelah tindakan.
Namun, jangan buru-buru menyimpulkan bahwa itulah hasil akhirnya. Supaya lebih mudah membayangkannya, berikut gambaran proses yang mungkin kamu alami:
Tahap | Apa yang Terjadi? |
| Sesi Pertama | Dokter menangani bopeng sesuai kondisimu. |
| Masa Pemulihan | Memar dan bengkak mungkin muncul sementara. |
| Beberapa Minggu Setelahnya | Setelah bengkak mereda, perubahan kulit lebih mudah dinilai. |
| Evaluasi Dokter | Dokter menilai hasil dan kebutuhan sesi tambahan. |
| Sesi Berikutnya | Perawatan dilanjutkan jika masih diperlukan. |
Untuk memantau perubahan, coba selfie sebelum dan sesudah treatment dengan pencahayaan dan angle kamera yang sama. Perbedaan kecil bisa terlihat jika foto diambil secara konsisten.
Satu Sesi Subsisi Saja Cukup Nggak?
Satu sesi subsisi terkadang sudah memberikan perubahan yang cukup terlihat. Namun, bukan berarti semua orang bisa dapat hasil yang sama hanya dengan sekali treatment.
Kalau bopengmu tidak terlalu luas, satu sesi mungkin sudah membantu. Sebaliknya, bopeng yang lebih dalam atau tersebar luas mungkin butuh beberapa sesi.
Dokter juga bisa menyarankan kombinasi treatment jika subsisi saja belum cukup untuk memperbaiki tekstur kulit.
Jadi, jangan langsung kecewa kalau bopengmu masih terlihat setelah satu sesi. Saat kontrol, tanyakan kepada dokter apakah sesi tambahan memang diperlukan.
Dengan begitu, kamu bisa melanjutkan perawatan berdasarkan kondisi kulit, bukan sekadar mengejar jumlah sesi tertentu.
Baca Juga: 10+ Cara Menghilangkan Bopeng di Wajah yang Efektif dan Aman
Perlukah Kombinasi Treatment agar Bopeng Lebih Rata?
Subsisi bukan satu-satunya treatment untuk memperbaiki bopeng. Alasannya sederhana, setiap jenis bopeng punya karakteristik yang berbeda.
Subsisi bekerja dengan membantu melepaskan jaringan di bawah kulit yang menarik bopeng ke dalam.
Namun, kalau permukaan kulit masih terlihat tidak rata, dokter mungkin menyarankan treatment tambahan.
Beberapa pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain:
- Laser Treatment: Membantu memperbaiki tekstur kulit dan merangsang pembentukan kolagen. Jenis laser yang digunakan perlu disesuaikan dengan kondisi kulitmu.
- Scar Treatment: Membantu menangani bopeng dan bekas luka dengan metode yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit.
- Scar PRP Treatment: Memanfaatkan plasma kaya trombosit dari darah sendiri untuk mendukung proses perbaikan jaringan.
Bukan berarti kamu harus menjalani semua treatment tersebut, ya. Dokter akan menilai apakah kulitmu memang butuh kombinasi atau cukup ditangani dengan satu metode terlebih dahulu.
Bagaimana Cara Memperkirakan Total Biaya Subsisi?

Saat mencari tahu harga subsisi, kamu perlu menghitung kemungkinan sesi tambahan dan biaya treatment lain jika memang dibutuhkan.
Cara menghitungnya cukup sederhana:
Perkiraan total biaya = (Harga subsisi per sesi × Perkiraan jumlah sesi) + Biaya treatment tambahan
Misalnya, harga subsisi adalah Rp500.000 per sesi dan kamu diperkirakan butuh tiga sesi. Berarti, biaya subsisi yang perlu disiapkan sekitar Rp1.500.000, belum termasuk biaya konsultasi atau treatment tambahan.
Angka tersebut hanya contoh perhitungan. Untuk mengetahui biaya yang berlaku, kamu perlu mengonfirmasikannya langsung kepada klinik.
Sebelum mulai, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu tanyakan:
- Harga per Sesi: Pastikan biaya yang disebutkan sesuai dengan area dan tindakan yang kamu butuhkan.
- Perkiraan Jumlah Sesi: Tanyakan berapa sesi yang mungkin diperlukan berdasarkan kondisi bopengmu.
- Biaya Treatment Tambahan: Kalau dokter menyarankan kombinasi, tanyakan apakah ada biaya lain di luar subsisi.
- Biaya Konsultasi dan Kontrol: Pastikan apakah biaya tersebut sudah termasuk dalam perhitungan.
Kalau anggaranmu terbatas, sampaikan saja saat konsultasi. Dokter bisa membantu menentukan prioritas perawatan yang sesuai dengan kondisi kulitmu.
Apa Saja yang Perlu Ditanyakan Saat Konsultasi?
Sebelum menjalani subsisi, kamu sebaiknya memahami perawatan yang akan dilakukan dan hasil yang mungkin didapatkan.
Kalau masih ada yang membuatmu ragu, jangan sungkan untuk bertanya kepada dokter. Berikut beberapa pertanyaan yang bisa kamu siapkan:
- Bopeng saya termasuk jenis apa? Dengan mengetahui jenisnya, kamu bisa memahami alasan subsisi dipilih untuk menangani bopengmu.
- Kira-kira saya butuh berapa sesi? Minta perkiraan jumlah sesi berdasarkan kondisi kulitmu.
- Apakah saya perlu kombinasi treatment? Tanyakan alasan treatment tambahan diperlukan dan perubahan apa yang diharapkan.
- Berapa perkiraan total biayanya? Minta rincian biaya supaya kamu bisa menyiapkan anggaran sejak awal.
- Kapan hasilnya bisa dievaluasi? Dengan mengetahui waktu evaluasi, kamu bisa punya gambaran kapan perubahan kulit mulai bisa dinilai.
Kamu juga bisa bertanya tentang efek samping dan masa pemulihan. Informasi ini akan membantumu menyesuaikan jadwal kegiatan setelah tindakan.
Kesimpulan
Jumlah sesi subsisi bisa berbeda-beda untuk setiap orang. Kadang sudah cukup hanya satu sesi, tetapi ada juga yang perlu beberapa sesi atau kombinasi treatment.
Jangan menentukan rencana perawatan hanya berdasarkan angka di internet. Sebaiknya, minta dokter memeriksa jenis dan kedalaman bopengmu terlebih dahulu.
Setelah itu, tanyakan perkiraan jumlah sesi dan total biaya yang perlu disiapkan. Kalau ingin tahu, langsung saja konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di SOZO Skin Clinic.
Kamu juga bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk mengenal pilihan treatment yang tersedia.
Dengan rencana yang jelas sejak awal, kamu bisa menjalani prosesnya dengan lebih tenang tanpa terburu-buru mengejar hasil. Cari lokasi klinik terdekat untuk datang ke klinik langsung.
FAQ seputar Subsisi
Sebelum melanjutkan sesi subsisi berikutnya, ada baiknya kamu memahami beberapa hal yang bisa memengaruhi hasil perawatan:
1. Kenapa Setelah Subsisi Bopeng Terlihat Rata, Lalu Cekung Lagi?
Bopeng bisa terlihat lebih rata sementara karena pembengkakan setelah subsisi. Saat bengkak mereda, cekungan mungkin kembali terlihat. Karena itu, nilai hasil setelah kulit pulih, bukan langsung setelah tindakan.
2. Berapa Minggu Jarak Subsisi yang Aman?
Jarak antar-sesi subsisi bergantung pada kondisi kulit dan proses pemulihanmu. Bisa saja menggunakan jeda sekitar 3–4 minggu, tetapi jadwal yang tepat perlu ditentukan dokter. Jangan terburu-buru mengambil sesi berikutnya sebelum kulit siap.
3. Apakah Subsisi Bisa Dilakukan Bersamaan dengan Laser?
Subsisi bisa dikombinasikan dengan laser pada kondisi tertentu. Dokter akan menentukan apakah keduanya aman dilakukan dalam sesi yang sama atau perlu dijadwalkan terpisah. Keputusannya bergantung pada jenis bopeng dan kondisi kulitmu.
4. Kalau Setelah Beberapa Sesi Belum Ada Perubahan, Harus Bagaimana?
Jika belum melihat perubahan setelah beberapa sesi, jadwalkan evaluasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa respons kulit dan menilai apakah metode perawatan perlu disesuaikan. Jangan menambah sesi tanpa mengetahui penyebab hasilnya belum sesuai harapan.
5. Apakah Bopeng Parah Butuh Lebih Banyak Sesi?
Bopeng yang dalam atau luas mungkin membutuhkan lebih banyak sesi atau kombinasi treatment. Namun, jumlah sesi juga bergantung pada jenis bopeng dan kondisi jaringan di bawah kulit. Dokter perlu memeriksa kulitmu untuk memperkirakan kebutuhan perawatan.
Referensi:
Subcision in acne scarring: A review of clinical trials | PubMed
Fractional Carbon Dioxide Laser and its Combination with Subcision in Improving Atrophic Acne Scars | PubMed

