Skin 9 mnt baca

Frustasi dengan Bekas Jerawat? Kenali 3 Treatment yang Terbukti Menyamarkan

Frustasi dengan Bekas Jerawat? Kenali 3 Treatment yang Terbukti Menyamarkan

Bopeng dan noda bekas jerawat membutuhkan pendekatan yang berbeda. Pahami karakteristik scar sebelum mempertimbangkan laser, chemical peeling, subsisi, atau treatment pendukung lainnya.

Sudah rutin memakai skincare, tetapi permukaan wajah masih terlihat tidak rata? Atau warna kulit memang sudah lebih cerah, tetapi bopeng bekas jerawat tetap terlihat?

Kondisi seperti ini cukup umum terjadi karena tidak semua bekas jerawat merupakan masalah pigmentasi, sebagian lain sudah melibatkan perubahan struktur kulit.

Perbedaan tersebut penting diketahui sebelum memilih treatment menghilangkan bekas jerawat

Jika kamu sedang mencari cara menyamarkan bekas jerawat menahun, langkah pertama bukan langsung memilih treatment. Kenali dulu jenis bekas yang ingin diperbaiki!

Identifikasi Dulu: Bekas Noda Warna (PIH/PIE) vs Bekas Bopeng (Atrophic Scar)

Jenis Bekas Jerawat | Sumber: Guam Dermatology Institute
Jenis Bekas Jerawat | Sumber: Guam Dermatology Institute

Secara sederhana, bekas jerawat dapat dibedakan menjadi perubahan warna dan perubahan tekstur. 

Misalnya, PIE (Post-Inflammatory Erythema) biasanya tampak sebagai noda kemerahan atau merah muda setelah jerawat mereda. Permukaan kulitnya cenderung tetap rata.

Ada juga PIH (Post-Inflammatory Hyperpigmentation) yang ditandai dengan warna kecokelatan hingga kehitaman. Kondisi ini berkaitan dengan peningkatan pigmen setelah peradangan.

Berbeda dari keduanya, atrophic acne scar menyebabkan permukaan kulit terlihat cekung. Jenis yang umum meliputi:

  • Rolling Scar: Cekungan lebar dengan bentuk bergelombang.
  • Boxcar Scar: Cekungan dengan batas yang lebih tegas.
  • Ice Pick Scar: Cekungan sempit yang tampak dalam dan meruncing.

Perbedaan tersebut membuat satu treatment tidak selalu cocok untuk semua jenis bekas jerawat. Penanganannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit dan karakter scar.

Jalur 1: Chemical Peeling Medis (Solusi Noda & Tekstur Ringan)

Hasil Chemical Peel Before dan After di SOZO
Hasil Chemical Peel Before dan After di SOZO

Jika masalahnya berupa noda kehitaman atau perubahan warna setelah jerawat, chemical peeling dapat menjadi salah satu pilihan treatment. 

Prosedur ini bekerja pada lapisan kulit untuk membantu mempercepat pergantian sel dan memperbaiki tampilan permukaan kulit. 

Untuk memahami manfaatnya, berikut cara kerja chemical peeling serta jenis bekas jerawat yang dapat ditangani:

Cara Kerja Chemical Peeling

Chemical peeling menggunakan larutan berbahan aktif dengan konsentrasi tertentu untuk membantu mengangkat sel kulit mati dan mempercepat proses regenerasi kulit. 

Prosedur ini dapat membantu meratakan warna kulit, menyamarkan noda bekas jerawat, dan memperbaiki tekstur permukaan yang ringan. 

Jenis bahan dan konsentrasinya akan disesuaikan dengan kondisi kulit, misalnya salicylic acid atau glycolic acid

Jenis Bekas Jerawat yang Bisa Diatasi

Chemical peeling lebih sesuai untuk bekas jerawat berupa perubahan warna atau masalah tekstur yang masih ringan, seperti:

  • PIH: Noda kecokelatan hingga kehitaman yang muncul setelah peradangan jerawat.
  • PIE: Bekas kemerahan atau merah muda yang tertinggal setelah jerawat mereda.
  • Tekstur Kasar Ringan: Permukaan kulit yang terasa kurang halus setelah jerawat sembuh.
  • Bekas Jerawat Dangkal: Cekungan ringan yang belum membentuk bopeng dengan kerusakan struktur yang dalam.

Chemical peeling tidak ditujukan untuk menghilangkan bopeng akibat kerusakan struktur kulit yang lebih dalam. 

Pada kondisi tersebut, dokter dapat mempertimbangkan prosedur lain atau kombinasi treatment.

Keunggulan Chemical Peeling

Chemical peeling memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya dapat dipertimbangkan untuk masalah noda dan tekstur ringan.

  • Prosedur Relatif Singkat: Tindakan dapat dilakukan dalam waktu yang relatif singkat dibandingkan prosedur tertentu yang membutuhkan persiapan lebih kompleks.
  • Membantu Meratakan Warna Kulit: Peeling dapat membantu menyamarkan tampilan noda dan membuat warna kulit terlihat lebih merata.
  • Membantu Memperbaiki Tekstur Ringan: Proses pengelupasan dapat membuat permukaan kulit terasa lebih halus.
  • Menargetkan Beberapa Masalah Kulit: Treatment dapat membantu menangani perubahan warna, kusam, dan tekstur ringan dalam satu pendekatan.
  • Bahan Dapat Disesuaikan: Dokter dapat memilih jenis dan konsentrasi bahan berdasarkan kebutuhan serta kondisi kulit.

Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi yang Ampuh

Jalur 2: Laser CO2 Fractional (Standar Emas Pembentukan Kolagen Baru)

Hasil Laser CO2 SOZO Skin Clinic
Hasil Laser CO2 SOZO Skin Clinic

Ketika masalah utama bukan lagi warna, tetapi permukaan kulit yang cekung atau bopeng, pendekatan treatment menjadi berbeda. 

Salah satu prosedur yang dapat dipertimbangkan adalah laser CO2 scar atau laser CO2 fractional. Treatment ini menargetkan tekstur kulit sekaligus merangsang proses remodeling jaringan.

Berikut cara kerja laser CO2 fractional:

Cara Kerja Laser CO2 Fractional

Laser CO2 fractional scar bekerja dengan membuat microthermal zone pada area kulit yang ditargetkan. 

Area mikro tersebut memicu respons penyembuhan alami sehingga kulit melakukan remodeling jaringan dan membentuk kolagen baru. 

Karena menggunakan metode fractional, energi laser diberikan pada titik-titik tertentu sehingga sebagian jaringan kulit di sekitarnya tetap tidak terkena laser untuk mendukung proses pemulihan.

Jenis Bekas Jerawat yang Bisa Diatasi

Laser CO2 fractional dapat dipertimbangkan untuk berbagai atrophic acne scar yang menyebabkan perubahan tekstur, terutama:

  • Boxcar Scar: Cekungan dengan batas yang lebih tegas pada permukaan kulit.
  • Rolling Scar: Cekungan bergelombang dengan kedalaman ringan hingga sedang.
  • Tekstur Kulit Tidak Rata: Permukaan kulit yang terlihat kasar atau kurang halus setelah jerawat mereda.
  • Bopeng Dengan Tekstur Kasar: Bekas cekung yang disertai permukaan kulit tidak merata.

Keunggulan Laser CO2 Fractional

Laser CO2 fractional memiliki keunggulan karena dapat menargetkan masalah tekstur sekaligus merangsang pembentukan kolagen baru.

  • Menargetkan Tekstur Kulit: Laser dapat digunakan untuk membantu memperbaiki permukaan kulit yang tidak rata.
  • Merangsang Kolagen Baru: Respons penyembuhan setelah laser mendukung proses remodeling jaringan.
  • Membantu Menyamarkan Bopeng: Perubahan tekstur dapat membuat tampilan cekungan menjadi lebih tersamar secara bertahap.
  • Menggunakan Pendekatan Fractional: Energi diberikan pada area tertentu sehingga tidak seluruh permukaan kulit terkena laser.
  • Dapat Dikombinasikan Dengan Treatment Lain: Pada jenis scar tertentu, laser dapat menjadi bagian dari pendekatan multimodal.

Jalur 3: Subsisi Kombinasi PRP (Memutus Ikatan Jaringan Parut Bawah Kulit)

Hasil CO2 Laser & PRP Face di SOZO Skin Clinic
Hasil CO2 Laser & PRP Face di SOZO Skin Clinic

Rolling scar memiliki karakter yang berbeda karena permukaan kulit dapat tertarik oleh jaringan parut di bawahnya. Tarikan tersebut dapat membuat permukaan wajah terlihat bergelombang. 

Karena menargetkan jaringan parut dari bawah permukaan kulit, subcision acne treatment dapat menjadi salah satu pilihan untuk kondisi tersebut.

Cara Kerja Subsisi Kombinasi PRP

Subcision menggunakan jarum khusus yang dimasukkan ke bawah kulit untuk melepaskan jaringan fibrotik. 

Jarum digerakkan di area yang mengalami tarikan agar ikatan jaringan parut tersebut dapat diputus. 

Setelah jaringan dilepaskan, proses penyembuhan alami kulit dapat membantu membentuk jaringan kolagen baru di area yang ditangani.

PRP Wajah dapat digunakan sebagai terapi pendamping dalam kondisi tertentu. PRP dibuat dari darah pasien sendiri dan dapat diberikan untuk mendukung proses pemulihan kulit setelah tindakan.

Jenis Bekas Jerawat yang Bisa Diatasi

Subcision paling sering dipertimbangkan untuk scar yang terbentuk akibat tarikan jaringan parut di bawah permukaan kulit, terutama:

  • Rolling Scar: Cekungan lebar dengan permukaan kulit yang tampak bergelombang.
  • Cekungan Saat Kulit Diregangkan: Kondisi ini dapat menunjukkan adanya tarikan jaringan parut di bawah kulit.
  • Bopeng Dangkal Hingga Sedang: Scar dengan jaringan fibrotik di bawahnya dapat menjadi pertimbangan untuk subcision.
  • Scar Yang Kurang Membaik Dengan Treatment Permukaan: Kondisi tertentu dapat membutuhkan pendekatan yang menargetkan jaringan parut dari bawah.

Keunggulan Subsisi Kombinasi PRP

Keunggulan subcision terletak pada kemampuannya menargetkan jaringan parut yang menarik permukaan kulit. 

Adapun detailnya yaitu:

  • Menargetkan Jaringan Parut Dari Bawah: Subcision bekerja pada jaringan fibrotik yang menyebabkan permukaan kulit tertarik.
  • Sesuai Untuk Rolling Scar: Prosedur ini dapat dipertimbangkan ketika rolling scar berkaitan dengan tarikan jaringan di bawah kulit.
  • Membantu Memperbaiki Cekungan: Pelepasan jaringan fibrotik dapat membuat permukaan kulit terlihat lebih rata secara bertahap.
  • Dapat Dikombinasikan Dengan PRP: PRP dapat digunakan sebagai terapi pendamping berdasarkan penilaian dokter.
  • Dapat Menjadi Bagian Dari Kombinasi Treatment: Subcision dapat dipadukan dengan prosedur lain ketika terdapat beberapa karakter scar.

Baca Juga: 7 Kandungan Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat secara Ampuh

banner promo skin

Panduan Memilih Treatment yang Tepat Sesuai Jenis Bekas Jerawat

Tidak ada satu treatment yang cocok untuk semua bekas jerawat. Gambaran sederhananya dapat dilihat melalui matriks berikut:

Jenis Bekas Jerawat

Treatment yang Dapat Dipertimbangkan

Kemerahan atau kehitamanChemical peeling/rejuvenation laser
Bopeng bergelombang lebar (rolling)Subcision + PRP Wajah
Bopeng dengan tepi tegas (boxcar) atau tekstur kasarFractional CO2 laser
Bopeng runcing dan dalam (ice pick)Peeling lokal seperti TCA CROSS + laser
Kombinasi beberapa jenis scarKombinasi treatment sesuai hasil evaluasi

Ekspektasi Realistis: Mengapa Menghilangkan Bopeng Butuh Waktu dan Sesi Bertahap?

Salah satu hal yang sering membuat frustasi adalah berharap bopeng langsung hilang setelah satu treatment.

Padahal, atrophic acne scar terbentuk karena perubahan struktur jaringan kulit. Perbaikannya membutuhkan proses remodeling secara bertahap. 

Karena itu, hasil biasanya tidak dinilai hanya beberapa hari setelah tindakan. Jumlah sesi juga tidak dapat disamaratakan. 

Tujuannya pun umumnya bukan membuat scar menghilang 100 persen, melainkan membuat tekstur kulit terlihat lebih rata dan bekas menjadi semakin tersamar.

Terutama untuk bekas jerawat menahun, proses perbaikan dapat membutuhkan beberapa tahap. Hasil akhir juga dapat berbeda antara satu orang dan lainnya.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Jika kamu masih bingung apakah yang terlihat merupakan noda atau bopeng, sebaiknya konsultasi dan buat janji temu dengan dokter kulit supaya dapat menentukan jenis masalahnya.

Dari sana, dokter dapat menilai apakah kamu lebih membutuhkan treatment untuk pigmentasi, resurfacing, pelepasan jaringan parut, atau kombinasi beberapa metode.

Ada banyak pilihan prosedur acne treatment yang dapat membantu mengatasi masalah jerawat. Kamu dapat jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk detail prosedurnya.

Agar bisa segera mendapatkan penanganan, kamu dapat cari lokasi klinik kecantikan terdekat di tempat domisili.

chat untuk konsultasi

FAQ

Masih bingung menentukan treatment yang sesuai dengan jenis bekas jerawatmu? Berikut beberapa pertanyaan yang paling sering muncul:

1. Apakah Chemical Peeling Bisa Menghilangkan Bopeng?

Chemical peeling lebih sering digunakan untuk membantu memperbaiki perubahan warna dan masalah permukaan kulit tertentu. Untuk bopeng yang lebih dalam, dokter dapat mempertimbangkan treatment yang menargetkan struktur scar.

2. Apa Treatment yang Cocok untuk Rolling Scar?

Rolling scar memiliki jaringan fibrotik yang dapat menarik permukaan kulit. Karena itu, subcision dapat menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan untuk jenis scar ini. Pada kondisi tertentu, dokter dapat menambahkan treatment pendamping.

3. Apakah Laser CO2 Bisa untuk Semua Jenis Bopeng?

Laser CO2 fractional dapat membantu memperbaiki tekstur pada beberapa jenis atrophic acne scar. Namun, respons treatment dapat berbeda berdasarkan tipe dan kedalaman scar. Ice pick, boxcar, dan rolling scar dapat membutuhkan pendekatan yang berbeda.

4. Apakah Bopeng Bisa Hilang dalam Satu Kali Treatment?

Bopeng umumnya membutuhkan proses bertahap. Jumlah sesi bergantung pada jenis, kedalaman, luas scar, dan respons kulit terhadap treatment.

5. Mana yang Lebih Baik, Laser CO2 atau Subcision?

Keduanya memiliki target yang berbeda. Laser CO2 fractional berfokus pada remodeling tekstur kulit, sedangkan subcision menargetkan jaringan fibrotik yang menarik permukaan kulit. Pilihannya perlu disesuaikan dengan jenis scar.

Referensi:

Fractional CO2 Laser vs Fractional CO2 with Topical Platelet-rich Plasma in the Treatment of Acne Scars: A Split-face Comparison Trial | PMC

How CO2 Laser and PRP Work Together for Younger, Smoother Skin | PRP In Seattle

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×