Bekas jerawat dapat berupa noda kehitaman, kemerahan, bopeng, jaringan menonjol, pori besar, atau tekstur kasar sehingga perawatannya perlu disesuaikan dengan jenis dan kedalamannya. Bekas yang dalam, menonjol, atau sulit membaik dengan skincare sebaiknya diperiksa dokter untuk menentukan treatment yang sesuai.
Bekas jerawat sering tetap terlihat meskipun jerawat aktif sudah mereda. Kondisinya bisa meninggalkan noda kecokelatan, tekstur kasar, hingga bopeng pada permukaan kulit.
Banyak orang langsung mencari serum atau skincare pencerah untuk menyamarkannya. Padahal, setiap jenis bekas jerawat membutuhkan pendekatan berbeda.
Misalnya, bekas jerawat di permukaan bisa responsif terhadap perawatan topikal. Namun, bopeng tidak cukup ditangani dengan skincare saja.
Untuk itu, mari pahami dulu berbagai jenis bekas jerawat, lalu simak juga kandungan aktif yang bisa dipertimbangkan hingga rekomendasi produk berdasarkan tahap perawatan.
Kenali Dulu Jenis Bekas Jerawat
Istilah bekas jerawat tidak hanya merujuk pada noda kehitaman. Jerawat juga bisa meninggalkan kemerahan, cekungan, jaringan menonjol, atau tekstur kulit yang kurang rata.
Mengenali jenisnya membantu kamu menentukan perawatan yang lebih tepat. Mari simak berbagai jenisnya:
1. Bekas Jerawat Kehitaman (PIH)

Post-inflammatory hyperpigmentation atau PIH merupakan perubahan warna setelah jerawat mengalami peradangan.
Noda terbentuk ketika proses peradangan meningkatkan produksi pigmen pada area bekas jerawat.
Skincare untuk menghilangkan bekas jerawat yang menghitam ini membutuhkan pemakaian konsisten.
Kamu perlu menggunakan sunscreen atau skincare dengan bahan aktif seperti niacinamide, alpha arbutin, vitamin C, azelaic acid, tranexamic acid, dan retinoid.
Ciri-ciri PIH:
- Muncul setelah jerawat mereda.
- Warnanya cokelat hingga kehitaman.
- Permukaan kulit tetap rata.
- Mengikuti lokasi jerawat sebelumnya.
- Menggelap setelah terkena sinar UV.
2. PIE atau Bekas Jerawat Kemerahan

Jenis bekas jerawat ini meninggalkan noda merah, merah muda, atau keunguan yang tertinggal setelah jerawat mereda.
Perubahan warna PIE lebih berkaitan dengan pembuluh darah kecil yang terdampak peradangan.
Kondisi ini lebih mudah terlihat pada warna kulit terang, tetapi tetap dapat dialami semua warna kulit.
Fokus skincare untuk menghilangkan bekas jerawat kemerahan sebaiknya berfokus pada pemulihan skin barrier dengan bahan seperti niacinamide, azelaic acid, Centella asiatica, panthenol, dan ceramide.
Ciri-ciri PIE:
- Warnanya merah muda atau keunguan.
- Muncul setelah jerawat mereda.
- Permukaan kulit tetap rata.
- Memburuk akibat gesekan atau iritasi.
- Lebih jelas pada kulit terang.
3. Bekas Jerawat Cekung atau Bopeng

Bopeng terbentuk ketika peradangan jerawat merusak jaringan dan proses penyembuhannya tidak menghasilkan kolagen yang cukup.
Akibatnya, sebagian permukaan kulit terlihat lebih rendah daripada area di sekitarnya. Bentuk dan kedalamannya dapat berbeda sehingga pilihan perawatannya perlu disesuaikan.
Namun, skincare tidak dapat mengganti jaringan yang hilang atau meratakan bopeng dalam secara signifikan.
Ciri-ciri bopeng:
- Permukaan kulit terlihat cekung.
- Kedalamannya berbeda pada setiap bekas.
- Tepi cekungan bisa tampak tegas.
- Tekstur tidak membaik saat diregangkan.
- Sering muncul setelah jerawat berat.
Treatment yang direkomendasikan untuk bopeng adalah prosedur Scar Treatment yang bisa kamu dapatkan di klinik kecantikan Sozo Skin Clinic.
4. Bekas Jerawat Menonjol

Jerawat juga dapat meninggalkan jaringan parut yang tumbuh lebih tinggi daripada permukaan kulit.
Kondisi tersebut dapat berupa jaringan parut hipertrofik atau keloid, terutama setelah jerawat dalam dan meradang berat. Pada keloid, pertumbuhan jaringan bahkan dapat melewati batas luka awal. Skincare eksfoliator bukan penanganan untuk jaringan parut menonjol.
Ciri-ciri Bekas Jerawat Menonjol:
- Permukaan bekas terlihat lebih tinggi.
- Teksturnya terasa padat atau kenyal.
- Sering muncul setelah jerawat dalam.
- Dapat terasa gatal atau nyeri.
- Keloid melewati batas luka awal.
5. Pori Tampak Besar dan Tekstur Kasar

Pori yang terlihat besar tidak selalu termasuk jaringan parut, tetapi sering dianggap sebagai bekas jerawat karena membuat permukaan wajah tampak kurang rata.
Skincare BHA seperti salicylic acid dapat membantu membersihkan minyak dan sel kulit mati di dalam pori, sehingga terlihat lebih halus secara bertahap.
Ciri-ciri Pori Tampak Besar:
- Lubang pori terlihat lebih jelas.
- Permukaan wajah tampak kurang rata.
- Sering disertai produksi minyak berlebih.
- Dapat muncul bersama komedo.
- Terlihat jelas pada area hidung.
Baca Juga: Jerawat Meradang di Wajah? Ini Penyebab, Ciri & Cara Mengatasinya
Kandungan Skincare Terbaik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Setiap kandungan aktif memiliki cara kerja dan target yang berbeda. Karena itu, kamu tidak perlu memakai seluruh bahan berikut dalam satu rutinitas.
Adapun beberapa jenis kandungan skincare yang dimaksud:
1. Niacinamide
Niacinamide membantu mengurangi perpindahan melanin ke sel kulit bagian atas sehingga bekas jerawat kehitaman tampak lebih samar secara bertahap.
Kandungan ini membantu menenangkan peradangan dan memperkuat skin barrier, sehingga pas untuk kulit yang masih mudah berjerawat.
2. Vitamin C
Kandungan ini membantu menghambat proses pembentukan melanin sekaligus melindungi kulit dari radikal bebas.
Cara kerja tersebut dapat membantu meratakan warna kulit dan menyamarkan PIH, tetapi tidak dapat memperbaiki bopeng. Gunakan bersama sunscreen agar tidak memicu iritasi.
3. Alpha Arbutin
Alpha arbutin menghambat aktivitas tirosinase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan melanin.
Dengan berkurangnya produksi pigmen berlebih, noda kecokelatan setelah jerawat dapat terlihat lebih samar secara bertahap. Hasilnya tetap harus disertai sunscreen setiap pagi.
4. Azelaic Acid
Azelaic acid membantu menekan pembentukan pigmen berlebih sekaligus mengurangi peradangan pada kulit.
Kombinasi tersebut membuatnya pas untuk memudarkan noda yang tertinggal setelahnya. Gunakan secara bertahap karena pada awal pemakaian dapat muncul rasa kering atau perih.
5. Retinol dan Retinoid
Retinol dan retinoid bekerja mempercepat pergantian sel sehingga sel yang mengandung pigmen berlebih lebih cepat tergantikan.
Kandungan ini juga mendukung pembentukan kolagen dan dapat membantu memperhalus tekstur ringan, tetapi tidak mampu meratakan bopeng dalam.
6. AHA
AHA seperti glycolic acid, lactic acid, dan mandelic acid membantu melepaskan sel kulit mati pada permukaan.
Proses eksfoliasi tersebut membuat sel berpigmen lebih cepat terangkat sehingga noda bekas jerawat yang dangkal dapat tampak lebih samar.
7. BHA atau Salicylic Acid
Kandungan skincare untuk menghilangkan bekas jerawat berikutnya yaitu BHA atau salicylic acid menembus pori untuk membantu melarutkan minyak dan sel kulit mati yang menyumbat.
Efek eksfoliasinya dapat membantu menyamarkan noda permukaan, tetapi tidak dapat memperbaiki bopeng.
8. Tranexamic Acid
Cara kerja kandungan ini dengan menghambat beberapa jalur yang merangsang pembentukan pigmen setelah peradangan.
Ini yang membuatnya dapat dipertimbangkan untuk PIH yang sulit memudar atau warna kulit tidak merata.
9. Centella Asiatica, Panthenol, dan Ceramide
Centella asiatica, panthenol, dan ceramide tidak bekerja langsung menghambat melanin, tetapi membantu menenangkan skin barrier.
Kulit yang lebih stabil dan tidak terus mengalami iritasi memiliki risiko lebih rendah membentuk noda pascaperadangan baru.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Obat Jerawat di Apotek, Cek Kandungan dan Kegunaannya
Rangkaian Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Rutinitas sederhana lebih mudah dilakukan secara konsisten daripada memakai banyak produk dengan fungsi yang tumpang tindih.
Empat langkah dasar skincare adalah membersihkan, merawat, melembapkan, dan melindungi kulit. Bahan aktif tambahan dimasukkan berdasarkan toleransi.
Mari simak rangkaian skincare sebagai berikut:
1. Pembersih Wajah yang Lembut
Gunakan pembersih satu hingga dua kali sehari untuk mengangkat minyak, kotoran, dan sisa sunscreen. Pilih formula yang tidak membuat kulit terasa tertarik.
Pembersih dengan salicylic acid dapat dipertimbangkan untuk pori tersumbat, tetapi hindari pemakaian berlebihan jika rutinitas sudah mengandung BHA.
2. Serum atau Produk Perawatan
Pilih serum berdasarkan masalah, bukan jumlah bahan aktif di dalamnya. PIH dapat dirawat dengan niacinamide, vitamin C, alpha arbutin, tranexamic acid, azelaic acid, atau retinoid, sedangkan PIE lebih membutuhkan bahan yang menenangkan.
Jika jerawat masih aktif, gunakan bahan antijerawat secara bertahap agar tidak memicu iritasi dan bekas baru.
3. Pelembap Nonkomedogenik
Kulit berminyak dan berjerawat tetap membutuhkan pelembap untuk menjaga skin barrier. Pilih tekstur gel atau losion ringan untuk kulit berminyak, sedangkan kulit kering dapat mencari ceramide, glycerin, hyaluronic acid, atau squalane.
4. Sunscreen
Gunakan sunscreen broad-spectrum dengan SPF minimal 30 setiap pagi. Perlindungan ini membantu mencegah PIH semakin gelap dan mendukung hasil serum pencerah.
Pilih formula nonkomedogenik, gunakan dalam jumlah cukup, dan aplikasikan ulang sesuai aktivitas.
5. Eksfoliasi Tambahan
Eksfoliasi bersifat opsional dan dapat dimulai 1 hingga 2 kali seminggu. AHA bekerja pada sel kulit mati di permukaan, sedangkan BHA membantu membersihkan minyak dan sumbatan di dalam pori. Hentikan sementara jika kulit terasa perih.
Contoh Rutinitas Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Susunan berikut dapat digunakan sebagai gambaran dasar dan tetap perlu disesuaikan dengan jenis kulit serta bahan aktif yang sedang dipakai.
Kamu tidak harus menggunakan semua bahan dalam satu rutinitas:
Contoh Rutinitas Pagi
Pada pagi hari, fokuskan perawatan pada menjaga kelembapan, membantu meratakan warna kulit, dan melindungi bekas jerawat dari paparan sinar UV.
Susunan dasarnya dapat dibuat sebagai berikut:
- Pembersih wajah yang lembut.
- Serum niacinamide atau vitamin C.
- Pelembap nonkomedogenik.
- Tabir surya SPF minimal 30.
Contoh Rutinitas Malam
Rutinitas malam dapat difokuskan pada pemulihan kulit dan penggunaan bahan aktif untuk membantu menyamarkan noda.
- Pembersih wajah.
- Azelaic acid, serum PIH, atau retinol.
- Pelembap.
Gunakan retinol, AHA, dan BHA pada malam berbeda jika kulit belum terbiasa. Tambahkan satu bahan baru secara bertahap dan lakukan patch test sebelum menggunakannya pada seluruh wajah.
Rekomendasi Produk Skincare untuk Bekas Jerawat
Daftar berikut bukan peringkat mutlak dan tidak berarti setiap produk sesuai untuk semua jenis kulit.
Produk dipilih untuk mewakili tahapan rutinitas, mulai dari pembersih hingga perlindungan matahari.
Adapun rekomendasinya yaitu:
1. ELFORMULA Daily Gentle Low pH Facial Cleanser

ELFORMULA Daily Gentle Low pH Facial Cleanser merupakan pembersih wajah dengan niacinamide, ekstrak akar licorice, glycerin, sodium hyaluronate, dan Centella asiatica. Formulanya membantu membersihkan kulit tanpa menjadikan wajah terasa terlalu kesat.
Gunakan pada pagi dan malam hari, lalu bilas hingga bersih. Hentikan pemakaian jika kulit terasa perih, gatal, atau semakin kering.
Manfaat ELFORMULA Daily Gentle Low pH Facial Cleanser:
- Mengangkat minyak dan kotoran wajah.
- Membantu menjaga kelembapan kulit.
- Mendukung kenyamanan kulit sensitif.
- Menyiapkan kulit sebelum pemakaian serum.
2. Wardah Acnederm Acne Care Serum

Wardah Acnederm Acne Care Serum mengandung niacinamide, salicylic acid, tea tree leaf oil, ekstrak kulit pohon willow, dan potassium azeloyl diglycinate.
Serum ini lebih ideal untuk kulit berminyak yang masih mengalami jerawat dan noda pascajerawat.
Manfaat Wardah Acnederm Acne Care Serum:
- Membantu mengontrol produksi minyak.
- Membersihkan sumbatan dalam pori.
- Menyamarkan noda bekas jerawat.
- Merawat kulit yang mudah berjerawat.
3. Y.O.U AcnePlus 2% BHA Fight Acne Serum

Y.O.U AcnePlus 2% BHA Fight Acne Serum mengandung 2% salicylic acid, 4% niacinamide, zinc PCA, panthenol, dan komponen Centella asiatica.
Produk ini dapat dipertimbangkan untuk kulit berminyak, berkomedo, berjerawat, atau mengalami bruntusan.
Manfaat Y.O.U AcnePlus 2% BHA Fight Acne Serum:
- Membersihkan minyak dalam pori.
- Membantu mengurangi komedo dan bruntusan.
- Mengendalikan munculnya jerawat baru.
- Menyamarkan noda pascajerawat bertahap.
- Membantu menenangkan kulit berjerawat.
4. The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%

The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1% merupakan serum yang memadukan niacinamide dan zinc. Produk ini lebih sesuai untuk kulit berminyak dengan warna kulit tidak merata atau noda PIH.
Manfaat The Ordinary Niacinamide 10% + Zinc 1%:
- Membantu mengontrol tampilan minyak.
- Menyamarkan noda kehitaman bekas jerawat.
- Membantu meratakan warna kulit.
- Mendukung perawatan pori tersumbat.
Baca Juga: 10 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi yang Terbukti Ampuh
5. CeraVe Resurfacing Retinol Serum

CeraVe Resurfacing Retinol Serum mengandung retinol, niacinamide, ekstrak akar licorice, dan ceramide.
Formulanya ditujukan untuk membantu menyamarkan noda pascajerawat sekaligus memperbaiki tampilan tekstur ringan.
Manfaat CeraVe Resurfacing Retinol Serum:
- Mempercepat pergantian sel kulit.
- Menyamarkan noda kehitaman bertahap.
- Membantu menghaluskan tekstur ringan.
- Mengurangi tampilan pori besar.
- Mendukung lapisan pelindung kulit.
6. CeraVe PM Facial Moisturizing Lotion

CeraVe PM Facial Moisturizing Lotion merupakan pelembap malam dengan ceramide, hyaluronic acid, dan niacinamide.
Produk ini membantu menjaga hidrasi saat kulit menggunakan retinoid, eksfoliator, atau serum pencerah.
Manfaat CeraVe PM Facial Moisturizing Lotion:
- Membantu menjaga kelembapan kulit.
- Mendukung pemulihan skin barrier.
- Mengurangi rasa kering dan tertarik.
- Menenangkan kulit setelah bahan aktif.
- Memiliki tekstur ringan nonkomedogenik.
7. CeraVe AM Facial Moisturizing Lotion SPF 30

CeraVe AM Facial Moisturizing Lotion SPF 30 menggabungkan pelembap dan perlindungan UVA serta UVB.
Kandungan ceramide, hyaluronic acid, dan niacinamide membantu menjaga hidrasi sekaligus mendukung perawatan noda pada pagi hari.
Manfaat CeraVe AM Facial Moisturizing Lotion SPF 30:
- Melindungi kulit dari sinar UV.
- Mencegah PIH semakin gelap.
- Membantu menjaga hidrasi kulit.
- Mendukung fungsi skin barrier.
- Menyederhanakan rutinitas pada pagi hari.
Tips agar Bekas Jerawat Lebih Cepat Memudar
Bekas jerawat membutuhkan waktu untuk memudar, tetapi beberapa kebiasaan berikut dapat membantu mendukung prosesnya sekaligus mencegah noda baru:
- Gunakan Sunscreen Setiap Hari: Paparan sinar UV dapat membuat bekas jerawat semakin gelap. Pilih tabir surya broad-spectrum dengan SPF minimal 30.
- Kendalikan Jerawat yang Masih Aktif: Bekas baru akan terus muncul jika jerawat belum teratasi. Pilih perawatan sesuai kondisi dan hindari terlalu sering mengganti produk.
- Jangan Memencet Jerawat: Memencet jerawat dapat memperparah peradangan dan merusak jaringan. Kebiasaan ini meningkatkan risiko PIH, kemerahan, serta bopeng.
- Gunakan Bahan Aktif secara Bertahap: Mulailah dengan satu kandungan seperti niacinamide, azelaic acid, atau retinoid. Terlalu banyak bahan aktif sekaligus dapat memicu iritasi.
- Jaga Lapisan Pelindung Kulit: Gunakan pembersih lembut dan pelembap secara rutin. Kulit yang kering atau meradang lebih mudah meninggalkan noda baru.
- Lakukan Perawatan secara Konsisten: Jangan mengharapkan perubahan hanya dalam beberapa hari. Evaluasi hasil setelah beberapa minggu sesuai jenis bahan yang digunakan.
- Hindari Eksfoliasi Berlebihan: AHA dan BHA dapat membantu noda permukaan, tetapi pemakaian terlalu sering bisa merusak skin barrier. Kurangi frekuensi jika kulit perih atau mengelupas.
Kapan Harus ke Dokter?
Bekas jerawat kehitaman atau kemerahan dapat memudar secara bertahap dengan perawatan yang sesuai.
Namun, pemeriksaan dokter diperlukan jika jerawat masih aktif atau muncul bopeng. Kamu bisa konsultasi gratis dengan dokter untuk mendapatkan evaluasi.
Dokter perlu mengendalikan jerawat aktif terlebih dahulu agar bekas baru tidak terus terbentuk melalui Acne Treatment.

Apabila bopeng atau jaringan parut terlihat setelah jerawat terkendali, dokter dapat mempertimbangkan perawatan lanjutan sepert Acne Laser Facial, Acne Peel, atau Scar Treatment sesuai jenis bekas dan kondisi kulit.
Tidak semua bekas jerawat membutuhkan prosedur yang sama. Hasil dan jumlah sesi juga dapat berbeda pada setiap orang sehingga tindakan perlu dipilih setelah konsultasi.
Kamu dapat konsultasi dan buat janji temu atau jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut sebelum membuat jadwal perawatan.
Perawatan mudah diakses karena terdapat 60+ lokasi yang tersebar di Pulau Jawa. Cari lokasi klinik terdekat untuk penanganan segara!
FAQ Seputar Skincare untuk Menghilangkan Bekas Jerawat
Waktu pemudaran bekas jerawat dipengaruhi jenis bekas dan kedalaman pigmen. Produk yang sesuai untuk PIH juga belum tentu efektif untuk PIE, bopeng, atau keloid.
Untuk itu, mari simak beberapa pertanyaan yang sering muncul lainnya:
1. Berapa Lama Bekas Jerawat Bisa Hilang dengan Skincare?
Bekas jerawat ringan dapat mulai terlihat lebih samar setelah beberapa minggu hingga beberapa bulan pemakaian rutin. PIH yang lebih gelap atau sudah lama bisa membutuhkan waktu sekitar 6–12 bulan, sedangkan bopeng tidak dapat diratakan hanya dengan skincare.
2. Produk Apa yang Cepat Menghilangkan Bekas Jerawat?
Tidak ada satu produk yang dapat menghilangkan semua jenis bekas jerawat dengan cepat. Untuk PIH, pilih produk dengan niacinamide, vitamin C, azelaic acid, alpha arbutin, retinoid, atau tranexamic acid, lalu gunakan bersama sunscreen.
3. Serum Apa yang Menghilangkan Bekas Jerawat?
Serum niacinamide, vitamin C, alpha arbutin, azelaic acid, atau tranexamic acid dapat membantu menyamarkan noda kehitaman. Untuk kemerahan, serum dengan Centella asiatica atau panthenol dapat dipertimbangkan.
4. Apa Nama Krim Penghilang Bekas Jerawat?
Krim untuk bekas jerawat biasanya mengandung retinoid, azelaic acid, niacinamide, atau bahan pencerah lainnya. Tidak ada satu krim yang cocok untuk semua orang, sehingga pilihannya harus mengikuti jenis bekas dan toleransi kulit.
5. Apa Nama Obat Bekas Jerawat di Apotek?
Beberapa produk apotek mengandung azelaic acid, adapalene, tretinoin, atau hidrokuinon. Sebagian termasuk obat keras dan hanya boleh digunakan berdasarkan resep atau arahan dokter.
6. Empat Basic Skincare Apa Saja?
Empat langkah yang umum digunakan meliputi, membersihkan wajah, mengaplikasikan serum, menambahkan pelembap dan terakhir sunscreen minimal SPF 30. Ingat, serum bukan langkah wajib bagi semua orang.
Referensi:
- Acne-Prone Skin: 8 Ingredients to Look For | WebMD
- The Best Skincare Routines for Acne-prone Skin | Advanced Dermatology
- Nonprescription Acne Treatment: Which Products Work Best? | Mayo Clinic

