Jerawat yang muncul berulang tidak selalu selesai hanya dengan mengeluarkan komedo karena pembentukannya juga melibatkan minyak dan peradangan. Acne Laser Facial menggabungkan pembersihan pori dengan tindakan laser serta enzyme peel dalam satu rangkaian.
Baru selesai facial, wajah terasa bersih, lalu beberapa minggu kemudian jerawat muncul lagi di area yang sama. Kalau kamu pernah ada di fase ini, rasanya memang melelahkan.
Masalahnya, jerawat bukan cuma soal komedo yang belum dikeluarkan. Pasalnya penyebab jerawat juga bisa disebabkan oleh produksi minyak dan peradangan.
Maka dari itu, penanganan yang efektif adalah memastikan satu treatment bisa menangani beberapa masalah sekaligus. Karena inilah Acne Laser Facial hadir sebagai rangkaian facial treatment lebih lengkap.
Prosedur ini menggabungkan pembersihan dan ekstraksi komedo dengan tindakan laser. Rangkaian kemudian dilanjutkan menggunakan enzyme peel.
Lantas, bagaimana hasilnya? Apakah ini lebih baik dari facial biasa? Mari bedah cara kerjanya sebagia berikut!
Mengapa Facial Manual Sering Kali Belum Cukup?
Pernah merasa sudah rutin facial, komedo sudah dibersihkan, tapi jerawat tetap muncul lagi? Bukan berarti facial yang kamu lakukan sia-sia.
Kalau masalah memang blackhead atau whitehead, ekstraksi bisa membuat kulit terasa lebih bersih. Tapi, jerawat tidak selalu hanya soal komedo yang menumpuk.
Ada beberapa hal lain yang bisa membuat jerawat tetap muncul, seperti:
- Produksi Minyak yang Berlebih: Sebum yang terus diproduksi dapat membuat pori lebih mudah tersumbat kembali.
- Penumpukan Sel Kulit Mati: Sel kulit mati yang tidak terangkat dengan baik dapat ikut bercampur dengan minyak dan membentuk sumbatan.
- Bakteri yang Berkaitan dengan Jerawat: Perubahan lingkungan di dalam pori dapat memicu munculnya jerawat pada kulit yang rentan.
- Proses Peradangan Kulit: Jerawat yang sudah merah dan bengkak melibatkan respons peradangan, sehingga tidak cukup hanya dibersihkan dari permukaan.
- Pengaruh Hormon dan Kondisi Tubuh: Perubahan hormon, stres, atau kondisi tertentu dapat memengaruhi aktivitas kelenjar minyak.
Cara Kerja Acne Laser Facial pada Kulit Berjerawat

Kalau facial biasa lebih dikenal untuk membersihkan komedo dan minyak di permukaan kulit, Acne Laser Facial punya pendekatan yang sedikit berbeda.
Perawatan ini menggabungkan beberapa tahap untuk menangani kulit yang rentan berjerawat dengan durasi sekitar 60 menit.
Adapun tahapannya terdiri dari:
1. Kulit Dibersihkan Sebelum Masuk ke Tahap Utama
Sebelum perawatan dimulai, wajah dibersihkan terlebih dahulu untuk mengangkat minyak, kotoran, dan sisa produk yang masih menempel.
2. Komedo yang Memang Siap Dibersihkan Akan Diekstraksi
Setelah kulit siap, komedo yang dapat dikeluarkan akan dibersihkan melalui proses ekstraksi. Bagian ini mirip dengan yang sering kamu temukan pada facial biasa. Bedanya, ekstraksi bukan menjadi satu-satunya fokus perawatan.
3. Acne Laser Bekerja pada Area Kulit yang Membutuhkan
Setelah proses pembersihan, teknologi laser digunakan pada area target untuk membantu mengurangi bakteri yang berkaitan dengan jerawat dan membantu meredakan peradangan.
4. Enzyme Peel Membantu Mengangkat Penumpukan di Permukaan Kulit
Setelah tahap laser selesai, rangkaian perawatan dilanjutkan dengan enzyme peel. Tahapan ini bertujuan mengangkat penumpukan sel kulit mati pada permukaan wajah yang dapat membuat tekstur kulit terasa kasar.
Setelah seluruh rangkaian selesai, kulit diberikan perawatan akhir agar tetap nyaman setelah tindakan.
Baca Juga: 5 Jenis Laser Wajah Terbaik untuk Kulit Bebas Flek dan Bekas Jerawat
Apa Bedanya dengan Facial Jerawat Biasa?

Kalau dilihat sekilas, keduanya memang terlihat mirip karena sama-sama bisa melibatkan proses pembersihan dan ekstraksi komedo.
Lalu, kenapa Acne Laser Facial menggunakan tambahan laser? Perbedaannya ada pada apa yang ingin ditangani setelah pori dibersihkan:
1. Fokus Perawatan
Facial jerawat biasa lebih berfokus pada membersihkan kotoran yang menumpuk di permukaan kulit.
Di sisi lain, acne laser facial menambahkan pendekatan lain dengan teknologi laser untuk penanganan kulit yang lebih komprehensif.
2. Cara Kerja
Facial jerawat biasa mengandalkan tahapan seperti pembersihan wajah dan ekstraksi komedo. Adapun acne laser facial menggabungkan ekstraksi dengan acne laser dan enzyme peel.
3. Target Masalah Kulit
Facial jerawat biasa lebih cocok dipertimbangkan ketika keluhannya adalah komedo. Kalau acne laser facial lebih pas jika jerawat disertai peradangan atau tekstur kulit yang kurang rata.
4. Teknologi yang Digunakan
Facial jerawat biasa umumnya menggunakan teknik manual dalam proses pembersihan, sedangkan acne laser facial menggunakan tambahan teknologi laser setelah proses ekstraksi.
5. Ekspektasi Hasil
Facial jerawat biasa dapat membuat kulit terasa lebih bersih setelah komedo dan minyak berlebih ditangani.
Acne laser facial bertujuan memberikan pendekatan lebih menyeluruh pada kulit berjerawat melalui kombinasi beberapa tahap.
Kapan Dipilih?
Kalau bingung menentukan prosedur yang sesuai, kamu bisa simak perbandingan keduanya sebagai berikut:
| Aspek | Facial Jerawat Biasa | Acne Laser Facial |
| Fokus utama | Membersihkan komedo dan minyak | Membersihkan sekaligus memberi pendekatan tambahan pada jerawat |
| Metode | Pembersihan dan ekstraksi | Ekstraksi, Acne Laser, dan enzyme peel |
| Target utama | Komedo dan sumbatan pori | Jerawat dengan kebutuhan perawatan lebih lanjut |
| Teknologi | Lebih banyak menggunakan teknik manual | Menggunakan teknologi laser |
| Cocok untuk | Komedo tanpa peradangan berat | Jerawat dengan kondisi kulit tertentu setelah evaluasi |
| Hasil realistis | Kulit terasa lebih bersih | Membantu memperbaiki kondisi kulit secara bertahap |
Kapan Jerawatmu Butuh Bantuan Laser?
Jangan menentukan kebutuhan laser hanya dari jumlah jerawat yang terlihat di cermin. Acne Laser Facial bisa jadi pilihan untuk jerawat aktif ringan hingga sedang.
Selain itu ada beberapa kondisi lain yang membuatmu bisa memilih laser untuk treatment jerawat:
- Jerawat Terus Berulang: Jika lesi baru tetap muncul meskipun perawatan harian sudah dijalankan secara konsisten, penyebabnya perlu dievaluasi.
- Ada Papul atau Pustul: Jerawat merah yang meradang memerlukan pendekatan berbeda dari komedo biasa.
- Kulit Sangat Berminyak: Produksi sebum berlebih dapat ikut mendukung terbentuknya sumbatan pori.
- Bekas Kemerahan Mulai Menetap: Noda merah setelah jerawat perlu dibedakan dari bekas cekung agar prosedurnya tidak salah sasaran.
- Komedo Cepat Kembali: Jika pori kembali tersumbat tidak lama setelah ekstraksi, dokter dapat menilai faktor lain yang berperan.
Tapi ada saatnya kamu justru perlu menunda laser dan periksa dulu, misalnya jika memiliki jerawat nodul atau kistik yang berat.
Keduanya tidak seharusnya diperlakukan seperti komedo biasa. Disarankan kamu konsultasi dan buat janji temu dengan dokter terlebih dahulu pada jerawat yang sedang meradang berat.
Baca Juga: Frustasi dengan Bekas Jerawat? Kenali 3 Treatment yang Terbukti Menyamarkan
Apakah Laser Benar-Benar Membunuh Bakteri Penyebab Jerawat?

Kalau dengar kata laser untuk jerawat, banyak orang langsung berpikir bahwa bakterinya dibunuh, lalu minyak berhenti keluar.
Tapi kenyataannya tidak sesederhana itu. Jerawat bukan hanya muncul karena bakteri. Ada beberapa hal yang ikut berperan, mulai dari produksi minyak yang meningkat hingga pori yang mudah tersumbat.
Bakteri C. acnes memang berkaitan dengan jerawat, tetapi mengurangi bakteri saja tidak otomatis membuat jerawat berhenti muncul selamanya.
Teknologi laser memang diteliti dapat membantu memengaruhi kondisi yang berkaitan dengan jerawat. Namun, hasilnya bisa berbeda tergantung jenis laser yang digunakan.
Jadi, Acne Laser Facial hanya salah satu pilihan tambahan untuk membantu menangani kulit berjerawat, bukan pengganti seluruh proses perawatan jerawat.
Downtime dan Sensasi Saat Tindakan
Kalau mendengar kata laser lalu membayangkan wajah merah parah selama berhari-hari, belum tentu seperti itu.
Setelah Acne Laser Facial, kulit dapat mengalami kemerahan ringan atau terasa lebih sensitif untuk sementara waktu. Reaksi ini biasanya merupakan bagian dari respons kulit yang normal.
Sensasi saat prosedur juga berbeda pada setiap orang. Ada yang hanya merasakan rasa hangat atau sedikit tidak nyaman, sementara area yang sedang berjerawat aktif bisa terasa lebih sensitif.
Setelah tindakan, ada beberapa hal sederhana yang perlu diperhatikan:
- Jangan Memencet Jerawat yang Masih Ada. Biarkan kulit pulih tanpa menambah tekanan atau iritasi.
- Tunda Scrub atau Eksfoliasi Tambahan. Kulit sudah mendapatkan proses eksfoliasi dari enzyme peel, jadi tidak perlu diberi perlakuan keras setelahnya.
- Gunakan Sunscreen. Kulit yang baru menjalani laser perlu perlindungan dari paparan sinar matahari.
- Ikuti Arahan Setelah Treatment. Jangan langsung kembali memakai semua produk aktif jika kulit masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Selain itu, disarankan hindari makeup dan facial scrub selama 24 jam setelah tindakan laser. Kalau muncul rasa sakit yang semakin berat, segera hubungi klinik untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.
FAQ Seputar Acne Laser Facial
Sebelum memutuskan menjalani treatment, biasanya ada beberapa hal yang masih membuat ragu. Untuk itu, simak dulu beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan:
1. Apakah Acne Laser Facial Bisa Membuat Jerawat Hilang Permanen?
Tidak ada jaminan seperti itu. Jerawat dapat kembali karena pembentukannya dipengaruhi berbagai faktor dan tidak hanya bergantung pada sumbatan pori.
2. Apakah Acne Laser Facial Bisa untuk Jerawat Meradang?
Treatment ini lebih pas untuk jerawat aktif ringan hingga sedang. Jika jerawat sangat meradang atau berbentuk nodul yang dalam, periksa ke dokter terlebih dahulu sebelum menjalani prosedur.
3. Apakah Acne Laser Facial Sama dengan Facial Biasa?
Tidak. Keduanya dapat memiliki tahap pembersihan dan ekstraksi, tetapi Acne Laser Facial menambahkan tindakan laser serta enzyme peel dalam rangkaiannya.
4. Apakah Setelah Acne Laser Facial Wajah Akan Mengelupas?
Tidak selalu. Respons kulit dapat berbeda pada setiap orang. Sebagian orang mungkin mengalami kemerahan ringan atau kulit terasa lebih sensitif sementara setelah tindakan.
5. Berapa Kali Acne Laser Facial Perlu Dilakukan agar Hasil Terlihat?
Jumlah sesi tidak sama untuk semua orang karena bergantung pada kondisi kulit dan respons setelah perawatan. Dokter akan menilai kebutuhan treatment berdasarkan perkembangan kulitmu.
Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?
Jerawat dapat muncul kembali karena dipengaruhi banyak faktor, mulai dari produksi minyak, penyumbatan pori, hingga respons peradangan pada kulit.
Karena itu, satu sesi Acne Laser Facial sebaiknya tidak dianggap sebagai tombol reset permanen untuk jerawat.
Lihat bagaimana kulit merespons dan apakah penyebab utama jerawat sudah ikut ditangani. Jika jerawat sering kembali, coba dapatkan treatment laser seperti Acne Laser Facial.
Jika ingin melihat treatment lainnya, kamu bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk memahami pendekatan yang tersedia.
Tenang, bagi yang masih bingung bisa langsung cari lokasi SOZO Skin Clinic terdekat lalu konsultasi dan buat janji temu sebelum menentukan perawatan.
Referensi
- Targeting Sebaceous Glands: A Review of Selective Photothermolysis for Acne Vulgaris Treatment | NCBI
- The Impact of Energy-Based Devices on Sebum in Acne Vulgaris: A Systematic Review | NCBI
- Effects of Light and Laser Therapies on the Microecosystem of Sebaceous Glands in Acne Treatment | NCBI
- A Comprehensive Systematic Review on the Efficacy, Safety, Tolerability, and Relapse Rates of Modern Procedural Therapies for Acne Vulgaris | NCBI


