Acne 11 mnt baca

Kandungan Skincare untuk Bekas Jerawat: Pilih 2–3 yang Tepat

Kandungan Skincare untuk Bekas Jerawat: Pilih 2–3 yang Tepat

Bekas jerawat merah, noda kehitaman, dan bopeng membutuhkan pendekatan perawatan yang berbeda. Azelaic acid, retinoid, niacinamide, dan vitamin C dapat membantu merawat bekas jerawat sesuai fungsi masing-masing, sedangkan bopeng umumnya memerlukan scar treatment tambahan. 

Setiap kandungan skincare punya fungsi berbeda. Pilihan yang tepat bergantung pada apakah bekas jerawatmu berupa noda merah, noda kehitaman, atau bopeng.

Kalau rak skincare-mu sudah seperti laboratorium tapi bekasnya belum juga pamit, mungkin justru waktunya mengurangi, bukan menambah. 

Gonta-ganti serum belum tentu bikin noda lebih cepat hilang, apalagi kalau kandungannya tidak sesuai dengan masalah kulitmu. 

Yuk, kenali jenis bekas jerawatmu dulu sebelum menentukan bahan aktif yang perlu dipakai!

Bekasmu Merah, Gelap, atau Bopeng?

Wajah dengan Bekas Jerawat
Wajah dengan Bekas Jerawat | Sumber: Skin Doctor Australia

Bekas jerawat tidak selalu punya bentuk yang sama. Ada yang tampak merah, kecokelatan, dan ada juga yang membuat permukaan kulit terlihat tidak rata. 

Perbedaan ini penting karena masing-masing skincare punya cara kerjanya sendiri sesuai bekas jerawat yang dialami:

1. Bekas Jerawat Merah

Bekas jerawat merah terlihat seperti bercak kemerahan atau merah muda di area yang sebelumnya mengalami peradangan. 

Kondisi ini dikenal sebagai post-inflammatory erythema (PIE), yaitu kemerahan yang tersisa setelah peradangan mereda.

Bekas seperti ini dapat memudar secara bertahap seiring waktu. Untuk meredakan peradangan yang ada, kamu bisa pakai skincare dengan kandungan Azelaic acid.

2. Bekas Jerawat Gelap

Kalau bekas jerawat terlihat cokelat atau keabu-abuan, kemungkinan kamu mengalami hiperpigmentasi pascainflamasi (post-inflammatory hyperpigmentation atau PIH). 

Kondisi ini terjadi ketika produksi atau distribusi melanin berubah setelah kulit mengalami peradangan.

Untuk noda seperti ini, kamu bisa mempertimbangkan azelaic acid, retinoid, niacinamide, atau vitamin C. 

Sunscreen juga penting karena paparan sinar matahari dapat membuat noda kecokelatan ini semakin terlihat.

3. Bopeng Bekas Jerawat

Bopeng berbeda dari noda merah atau gelap karena melibatkan perubahan struktur kulit. Bekas ini dapat terlihat sebagai cekungan dengan kedalaman dan bentuk yang berbeda. 

Kadang jaringan parut justru tampak menonjol. Skincare dapat menjaga kondisi kulit, tetapi tidak cukup untuk meratakan bopeng cekung yang disebabkan karena kehilangan jaringan.

Jika bopeng cukup terlihat, kamu bisa mempertimbangkan perawatan bekas jerawat dan bopeng  yang melibatkan filler atau skincare untuk regenerasi kolagen.

Baca Juga: Perbedaan PIE dan PIH: Bekas Jerawat Merah dan Hitam Ternyata Berbeda

Kandungan Skincare Penghilang Bekas Jerawat, Sesuai Jenis Bekasnya

Ilustrasi Produk Skincare
Ilustrasi Produk Skincare

Setelah mengenali jenis bekas jerawat, kamu bisa mulai memilih bahan aktif yang sesuai. Tidak semua kandungan harus digunakan sekaligus.

Agar lebih paham cara kerja masing-masing kandungan skincare, simak tabel dan penjelasan berikut:

KandunganBekas MerahBekas GelapCatatan
RetinoidMasih terbatasCukupMempercepat pergantian sel kulit
Azelaic acidCukupCukupMeredakan peradangan dan hiperpigmentasi
NiacinamideMasih terbatasCukupMendukung skin barrier dan meratakan warna kulit
Vitamin CMasih terbatasCukupAntioksidan untuk menyamarkan noda gelap
AHAMasih terbatasCukupMengeksfoliasi permukaan kulit
BHAMasih terbatasCukupMembersihkan pori dan mengatasi jerawat
Alpha arbutinMasih terbatasMasih terbatasMencerahkan kulit; bukti klinis bervariasi
Tranexamic acid topikalMasih terbatasMasih terbatasBerpotensi mengatasi hiperpigmentasi; bukti untuk bekas jerawat masih bervariasi

Perlu diingat, noda merah dan noda gelap tidak selalu merespons bahan aktif dengan cara yang sama. Menghilangkan bopeng juga tidak bisa mengandalkan kandungan skincare di atas.

1. Retinoid (Retinol dan Adapalene)

Retinoid dapat mengatur pergantian sel kulit dan mendukung perbaikan tampilan noda gelap. Retinol banyak ditemukan dalam skincare kosmetik, sedangkan adapalene digunakan untuk menangani jerawat dan membantu mencegah bekas baru dengan mengendalikan jerawat.

Mulailah menggunakan retinoid secara bertahap karena bahan ini dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, atau mengelupas. 

Karakteristik:

  • Mendukung pergantian sel kulit.
  • Membantu mengatasi jerawat.
  • Berisiko menyebabkan iritasi.

2. Azelaic Acid

Azelaic acid dapat dipertimbangkan untuk noda kehitaman yang disertai jerawat atau kemerahan. 

Bahan ini membantu meredakan peradangan dan memengaruhi pembentukan pigmen sehingga warna kulit terlihat lebih merata.

Meski relatif dapat ditoleransi oleh sebagian orang, azelaic acid tetap bisa menimbulkan rasa perih atau iritasi. 

Karakteristik:

  • Meredakan peradangan kulit.
  • Membantu menyamarkan noda gelap.
  • Berpotensi menyebabkan iritasi.

3. Niacinamide

Kandungan ini dapat menjaga skin barrier dan memperbaiki tampilan noda kehitaman. Bahan ini juga dapat mengurangi perpindahan melanin ke sel kulit permukaan sehingga warna kulit terlihat lebih merata seiring waktu.

Niacinamide dapat dipertimbangkan sebagai bahan pendukung jika kulitmu mudah mengalami iritasi. Namun, hasilnya tetap bergantung pada kondisi kulit dan formulasi produk yang digunakan.

Karakteristik:

  • Mendukung fungsi skin barrier.
  • Membantu meratakan warna kulit.
  • Cocok sebagai bahan pendukung.

4. Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan yang membantu melindungi kulit dari stres oksidatif dan memperbaiki tampilan hiperpigmentasi. 

Bahan ini lebih pas untuk merawat noda kehitaman daripada mengatasi bopeng atau bekas kemerahan setelah jerawat.

Formulasi vitamin C memengaruhi kestabilan dan toleransinya pada kulit. Jika kulitmu sensitif, pilih produk yang nyaman digunakan dan perkenalkan secara bertahap.

Karakteristik:

  • Melindungi kulit dari stres oksidatif.
  • Membantu menyamarkan noda gelap.
  • Formulasi memengaruhi toleransi kulit.

5. AHA dan BHA

AHA, seperti glycolic acid, juga dapat membantu mengangkat sel kulit mati di permukaan sehingga tekstur dan warna kulit dapat terlihat lebih merata. 

Di sisi lain, BHA seperti salicylic acid dapat masuk ke dalam pori dan membantu mengatasi penumpukan minyak serta sel kulit mati yang berkaitan dengan jerawat. Pilih bahan sesuai kebutuhan kulitmu. 

Karakteristik:

  • AHA dapat mengeksfoliasi permukaan kulit.
  • BHA untuk membersihkan pori.
  • Kombinasi keduanya dapat menyebabkan iritasi.

6. Pencerah Lain: Alpha Arbutin dan Tranexamic Acid

Alpha arbutin dan tranexamic acid topikal sering ditemukan dalam produk untuk merawat noda kehitaman. 

Keduanya berpotensi memperbaiki tampilan hiperpigmentasi, tetapi bukti klinis untuk bekas jerawat.

Kamu tidak harus menggunakan keduanya jika sudah memiliki bahan aktif lain yang sesuai. Mulailah dari satu atau dua kandungan yang relevan, lalu evaluasi hasilnya secara konsisten.

Karakteristik:

  • Alpha Arbutin: Bahan pencerah kulit.
  • Tranexamic Acid: Berpotensi merawat hiperpigmentasi.
  • Keduanya: Bukti untuk bekas jerawat masih terbatas.

Cara Memakai Tanpa Bikin Iritasi

Pemakaian Serum Jerawat
Pemakaian Serum Jerawat

Sudah menemukan kandungan yang cocok? Sekarang, pastikan cara pakainya juga tepat. Sebagai gambaran, mari simak contoh skincare untuk menghilangkan bekas jerawat:

Rutinitas Starter Pagi dan Malam

Kamu nggak perlu langsung membeli banyak serum untuk merawat bekas jerawat. Mulai dari rutinitas dasar, lalu pilih bahan aktif sesuai jenis bekas jerawat dan kondisi kulitmu.

Pagi

  1. Pembersih Wajah: Gunakan facial cleanser yang lembut untuk mengangkat minyak dan kotoran tanpa membuat kulit terasa tertarik.
  2. Serum Niacinamide (Opsional): Pilih produk ini jika kamu ingin menjaga skin barrier sekaligus membantu meratakan warna kulit.
  3. Serum Vitamin C (Opsional): Bisa dipertimbangkan untuk merawat noda kehitaman. Kalau sudah memakai niacinamide, nggak harus menambahkan vitamin C.
  4. Pelembap: Gunakan pelembap yang sesuai dengan jenis kulit. Kandungan seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid bisa membantu menjaga kelembapan kulit.
  5. Sunscreen: Akhiri rutinitas dengan sunscreen spektrum luas minimal SPF 30 untuk membantu mencegah noda gelap semakin terlihat.

Malam

  1. Pembersih Wajah: Bersihkan wajah untuk mengangkat sisa sunscreen, minyak, dan kotoran yang menempel sepanjang hari.
  2. Retinoid (Opsional): Pertimbangkan untuk merawat tekstur dan noda kulit, sedangkan adapalene untuk mengatasi jerawat. Mulai secara bertahap sesuai petunjuk produk.
  3. Azelaic Acid (Opsional): Bisa dipilih jika kamu memiliki jerawat aktif atau noda kehitaman. Gunakan sesuai petunjuk produk dan perhatikan reaksi kulit.
  4. Eksfolian AHA atau BHA (Opsional): AHA untuk merawat tekstur permukaan kulit, sedangkan BHA untuk pori-pori yang mudah tersumbat. Nggak perlu pakai keduanya.
  5. Pelembap: Gunakan setelah bahan aktif untuk menjaga kelembapan kulit. Pilih produk dengan ceramide atau glycerin jika kulitmu mudah kering.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Obat Jerawat di Apotek, Cek Kandungan dan Kegunaannya

Kombinasi yang Sebaiknya Tidak Dimulai Bersamaan

Beberapa bahan aktif bisa digunakan dalam rutinitas yang sama, tetapi bukan berarti semuanya perlu diperkenalkan sekaligus. 

Jika terlalu banyak produk baru digunakan dalam waktu berdekatan, risiko iritasi meningkat. Adapun kombinasi yang perlu dihindari yaitu:

  • Retinoid dan AHA/BHA: Keduanya dapat meningkatkan risiko kering atau iritasi, terutama saat kulit belum terbiasa.
  • Retinoid dan Azelaic Acid: Kombinasi ini bisa digunakan pada kondisi tertentu, tetapi lebih baik diperkenalkan bertahap jika kamu baru mulai memakai bahan aktif.
  • Beberapa Produk Eksfoliasi: Menggunakan beberapa eksfolian sekaligus dapat mengganggu skin barrier.
  • Vitamin C dan AHA/BHA: Kombinasi ini tidak selalu dilarang, tetapi dapat terasa terlalu kuat untuk kulit yang sensitif.
  • Retinoid dan Benzoyl Peroxide: Kecocokannya bergantung pada jenis retinoid dan formulasi produk; beberapa kombinasi digunakan untuk menangani jerawat sesuai petunjuk medis.

Sunscreen, Syarat agar Bekas Gelap Tidak Makin Gelap

Sunscreen bukan sekadar pelengkap skincare. Paparan sinar ultraviolet dapat memperburuk hiperpigmentasi, sehingga noda kehitaman berpotensi terlihat semakin gelap jika kulit tidak terlindungi dengan baik.

Gunakan sunscreen dengan minimal SPF 30 setiap pagi dan aplikasikan kembali sesuai petunjuk, terutama setelah berkeringat atau ketika beraktivitas di luar ruangan. Pilih produk yang nyaman dipakai setiap hari agar kamu lebih mudah konsisten.

Berapa Lama Sampai Terlihat Hasilnya?

Hasil Acne Treatment
Hasil Acne Treatment | Sumber: Internal SOZO Skin Clinic

Bekas jerawat membutuhkan waktu untuk memudar, jadi jangan berharap noda langsung hilang setelah beberapa kali pemakaian. 

Hasilnya bergantung pada jenis bekas, kondisi kulit, bahan aktif yang digunakan, dan konsistensi rutinitas.

Kalau noda kehitaman masih dangkal, prosesnya hanya membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan. 

Kemerahan juga bisa memudar secara bertahap, sedangkan bopeng atau jaringan parut perlu pendekatan berbeda karena masalahnya bukan sekadar perubahan warna kulit.

Mengganti produk terlalu cepat juga bisa membuatmu sulit menilai hasilnya. Beri waktu bagi kulit untuk beradaptasi dan evaluasi perubahan secara berkala. 

Jika kondisi kulit justru memburuk, jangan memaksakan pemakaian hanya demi menunggu hasil.

Hati-Hati dengan Krim Instan dan Bahan Tanpa Resep

Krim yang menjanjikan bekas jerawat hilang dalam hitungan hari patut dicurigai, terutama jika komposisi dan izin edarnya tidak jelas. 

Hindari beberapa hal berikut saat memilih produk untuk merawat bekas jerawat:

  • Krim dengan Klaim Hasil Instan: Waspadai produk yang menjanjikan bekas jerawat hilang dalam beberapa hari tanpa penjelasan yang masuk akal.
  • Produk Tanpa Izin Edar yang Jelas: Periksa nomor izin edar melalui kanal resmi BPOM dan pastikan informasi komposisinya tersedia.
  • Krim Racikan Tanpa Keterangan Kandungan: Hindari produk yang komposisinya tidak dapat dipastikan.
  • Tretinoin Tanpa Pengawasan Medis: Bahan ini perlu digunakan sesuai indikasi dan arahan dokter karena dapat menyebabkan iritasi. Tretinoin juga perlu dihindari selama kehamilan.
  • Hidrokuinon Tanpa Pengawasan Medis: Penggunaan yang tidak tepat atau terlalu lama dapat menimbulkan efek samping, termasuk perubahan warna kulit.
  • Mencampur Obat dengan Skincare Sembarangan: Jika sedang menggunakan obat dari dokter, jangan mengubah dosis atau menambahkan produk lain.

Siapa yang Perlu Lebih Hati-Hati?

Tidak semua bahan aktif cocok digunakan oleh setiap orang. Sebelum mencoba produk baru, perhatikan kondisi kulit dan obat yang sedang kamu gunakan.

Apalagi jika masuk ke kategori berikut:

  • Ibu Hamil atau Merencanakan Kehamilan: Hindari retinoid topikal selama kehamilan, termasuk retinol dan adapalene, sebagai langkah pencegahan. Konsultasikan pilihan skincare yang sesuai dengan dokter.
  • Ibu Menyusui: Keamanan bahan aktif perlu dinilai berdasarkan jenis produk dan kondisi penggunaannya. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan retinoid atau obat pencerah tertentu.
  • Pemilik Kulit Sensitif: Mulai dengan satu bahan aktif dan perhatikan reaksi kulit sebelum meningkatkan frekuensi pemakaian.
  • Pengguna Obat Jerawat Resep: Periksa kembali rutinitas skincare bersama dokter agar produk tambahan tidak meningkatkan risiko iritasi.

Kalau jerawatmu masih aktif dan sering meninggalkan bekas baru, coba lihat pilihan perawatan jerawat untuk mengetahui pendekatan yang dapat disesuaikan dengan kondisi kulitmu.

Baca Juga: Jerawat Parah Harus ke Klinik atau Cukup di Rumah? Kenali Pilihan Treatment dari Facial hingga Laser 

Pilih Kandungan yang Tepat, Bukan yang Paling Banyak

Mengatasi bekas jerawat bukan soal mengumpulkan sebanyak mungkin serum. Kenali dulu apakah bekasmu berupa noda merah, noda kehitaman, atau bopeng.

Jika bekas jerawat berupa bopeng, dokter dapat membantu menentukan apakah kamu memerlukan perawatan tambahan, seperti chemical peeling untuk bekas jerawat.

Sebelum menentukan perawatan, kamu bisa jelajahi layanan SOZO Skin Clinic lebih lanjut untuk memahami pilihan yang tersedia. 

Jika ingin melakukan pemeriksaan secara langsung, kamu dapat cari lokasi klinik terdekat. Kamu juga bisa konsultasi dan buat janji temu untuk mendapatkan evaluasi berdasarkan kondisi kulitmu.

Rutinitas sederhana yang dijalankan secara konsisten lebih masuk akal daripada rutinitas rumit yang terus berganti.

chat untuk konsultasi

FAQ

Berikut beberapa pertanyaan yang sering muncul saat memilih skincare untuk bekas jerawat. Pahami sebelum beli:

1. Apa Kandungan Skincare yang Paling Efektif untuk Bekas Jerawat?

Tidak ada satu kandungan yang paling efektif untuk semua jenis bekas jerawat. Azelaic acid dan retinoid dapat membantu menangani noda kehitaman, sedangkan niacinamide bisa menjadi pilihan pendukung untuk merawat pigmentasi dan menjaga skin barrier.

2. Apakah Bekas Jerawat Merah Bisa Hilang dengan Skincare?

Bekas jerawat merah dapat memudar secara alami seiring waktu. Skincare yang lembut dan sunscreen membantu menjaga kulit, tetapi bukti bahan aktif untuk menghilangkan kemerahan secara langsung masih lebih terbatas dibandingkan untuk noda gelap.

3. Berapa Lama Bekas Jerawat Bisa Memudar?

Bekas jerawat tidak bisa hilang dalam semalam. Noda dangkal dapat membutuhkan beberapa minggu hingga beberapa bulan untuk memudar, sedangkan bekas yang lebih dalam atau berupa jaringan parut biasanya membutuhkan penanganan berbeda.

4. Bolehkah Menggunakan Niacinamide dan Retinol Bersamaan?

Keduanya dapat digunakan dalam rutinitas yang sama jika kulit mampu menoleransinya. Jika baru mulai memakai retinol, perkenalkan bahan tersebut secara bertahap dan pertahankan rutinitas dasar yang sederhana.

5. Apakah Skincare Bisa Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat?

Skincare dapat membantu memperbaiki tampilan permukaan kulit, tetapi umumnya tidak cukup untuk menghilangkan bopeng yang terbentuk akibat kehilangan jaringan. Konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pilihan perawatan yang sesuai dengan jenis dan kedalaman bopeng.

 

Referensi:

Best Korean Skincare Ingredients for Acne Scars | Kippun Haru

Best Ingredients for Scars: What Actually Works, According to Skincare Science | haruharu wonder

Best Ingredients for Hyperpigmentation: Retinol, Azelaic Acid & More | Cantabria Labs

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?