Azelaic acid adalah bahan aktif untuk mengatasi jerawat dengan melawan bakteri penyebab jerawat. Sifatnya lebih ramah bagi kulit sensitif. Hasil penggunaan umumnya mulai terlihat dalam 4–8 minggu. Namun azelaic acid tidak digunakan bersamaan dengan retinoid, benzoyl peroxide, atau eksfoliator kuat lainnya tanpa arahan dokter.
Mengatasi jerawat di kulit sensitif memang memiliki tantangan tersendiri. Salah pilih skincare, wajah bisa semakin merah, perih, bahkan muncul iritasi baru.
Hal ini karena biasanya obat jerawat menggunakan bahan aktif seperti retinol atau salicylic acid justru kadang membuat kulit terasa perih.
Kabar baiknya, tidak semua bahan aktif bekerja dengan cara yang “keras”. Salah satu yang direkomendasikan oleh dokter adalah azelaic acid.
Azelaic acid fungsinya untuk apa? Kandungan ini dapat membantu mengatasi jerawat, rosacea, hingga bekas jerawat yang menghitam.
Untuk itu, mari pahami lebih lanjut bagaimana cara kerja, produk yang mengandung azelain acid dan memahami apakah azelaic acid cocok untuk kulitmu!
Apa itu Azelaic Acid?

Azelaic acid adalah asam dikarboksilat alami yang ditemukan pada beberapa jenis biji-bijian seperti gandum, jelai, dan rye (gandum hitam).
Selain berasal dari biji-bijian, senyawa ini juga merupakan hasil metabolisme alami dari ragi (Malassezia furfur) yang memang hidup di permukaan kulit sehat.
Azelaic acid sebetulnya sudah lama digunakan sebagai obat oles untuk membantu mengatasi jerawat, rosacea, hingga hiperpigmentasi atau noda kehitaman pada kulit.
Cara kerjanya sedikit berbeda dengan salicylic acid. Jika salicylic acid bekerja lebih dalam di dalam pori-pori untuk meluruhkan penumpukan minyak dan sel kulit mati, azelaic acid bekerja pada lapisan atas kulit.
Kandungan ini bekerja dengan cara:
- Mengurangi pertumbuhan bakteri penyebab jerawat
- Menjaga pori-pori agar tidak mudah tersumbat
- Meredakan peradangan
- Menyamarkan noda bekas jerawat
Kamu mungkin bertanya azelaic acid untuk jerawat apa? Bahan aktif ini bagus untuk membunuh bakteri penyebab jerawat (seperti C. acnes). Berkat sifat antibakteri dan antiinflamasi yang dimilikinya, azelaic acid dipilih untuk kulit sensitif.
Manfaat Azelaic Acid

Azelaic acid fungsinya untuk apa? Azelaic acid dikenal sebagai bahan aktif yang efektif mengatasi jerawat yang meradang, bekas jerawat, hingga kemerahan akibat rosacea.
Manfaatnya sudah didukung oleh berbagai penelitian. Mari simak berbagai azelaic acid yang perlu kamu ketahui:
1. Membantu Mengatasi Jerawat
Azelaic acid dapat mengurangi jerawat dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat sekaligus menjaga pori-pori agar tidak mudah tersumbat.
Bahkan, studi oleh Fitton & Goa menyebutkan bahwa azelaic acid topikal lebih efektif mengatasi jerawat dengan hasil yang setara jika menggunakan tretinoin dan benzoyl peroxide.
2. Memudarkan Bekas Jerawat
Selain mengatasi jerawat, azelaic acid juga dapat menyamarkan bekas jerawat yang kehitaman.
Caranya azelaic acid bekerja dengan menghambat pembentukan melanin berlebih sehingga warna kulit tampak lebih merata.
3. Meredakan Kemerahan akibat Rosacea
Bagi kamu yang memiliki rosacea atau kulit yang mudah memerah, azelaic acid dapat dipilih karena memiliki sifat antiinflamasi.
Kandungan ini membantu mengurangi peradangan sekaligus mengurangi kemerahan pada wajah. Menurut rangkuman beberapa studi yang dikutip WebMD, sekitar 70–80% penderita rosacea mengalami perbaikan gejala setelah menggunakan azelaic acid secara rutin.
4. Menjaga Pori-Pori Tetap Bersih
Azelaic acid dapat membantu proses pergantian sel kulit sehingga penumpukan sel kulit mati di dalam pori dapat berkurang.
Dengan pori yang lebih bersih, risiko munculnya komedo maupun jerawat baru pun menjadi lebih rendah.
6. Menenangkan Kulit
Selain memiliki sifat antibakteri, azelaic acid juga merupakan antioksidan yang dapat melindungi kulit dari radikal bebas.
Itulah sebabnya kandungan ini sering direkomendasikan untuk kulit yang mudah iritasi. Azelaic acid juga tidak meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari seperti beberapa terapi jerawat lainnya.
Baca Juga: 5 Cara Menghilangkan Chicken Skin di Wajah agar Kulit Kembali Mulus
Dosis dan Aturan Pakai Azelaic Acid
Azelaic acid tersedia dalam beberapa bentuk sediaan, seperti krim, gel, foam, dan serum. Produk yang diresepkan dokter umumnya mengandung 15–20% azelaic acid, sedangkan produk yang dijual bebas di apotek biasanya mengandung 10% atau lebih rendah.
Adapun untuk dosis dan aturan pakainya yaitu:
Dosis Azelaic Acid yang Aman
Apakah boleh memakai azelaic acid setiap hari? Ya, secara umum azelaic acid aman dipakai setiap hari.
Dosis untuk orang dewasa dan anak usia 12 tahun ke atas, azelaic acid umumnya digunakan 2 kali sehari, yaitu pagi dan malam.
Namun, ikuti petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter karena frekuensi penggunaan dapat berbeda pada setiap produk. Kamu cukup mengoleskannya secara tipis pada area yang bermasalah.
Azelaic acid perlu digunakan secara rutin dan konsisten karena hasilnya tidak muncul secara instan.
Aturan Pakai Azelaic Acid
Kuncinya, jangan menghentikan pemakaian terlalu cepat hanya karena hasilnya belum langsung terlihat.
Perbaikan pada jerawat umumnya mulai terlihat setelah sekitar 4 minggu penggunaan, sedangkan pada rosacea dapat memerlukan waktu hingga 12 minggu.
Selama menggunakan azelaic acid, gunakan sesuai dosis yang dianjurkan dan hindari menambah frekuensi atau jumlah pemakaian dengan harapan hasilnya lebih cepat.
Penggunaan yang berlebihan justru dapat meningkatkan risiko iritasi tanpa membuat azelaic acid bekerja lebih efektif.
Peringatan Sebelum Menggunakan Azelaic Acid
Meski relatif ramah untuk kulit sensitif, azelaic acid tetap dapat menimbulkan efek samping pada awal penggunaan.
Kondisi ini bersifat ringan dan berkurang seiring kulit mulai beradaptasi. Beberapa reaksi yang umum terjadi antara lain kulit terasa perih, panas, gatal, atau mengelupas.
Namun, segera hentikan penggunaan jika muncul reaksi yang lebih berat, seperti bengkak, kemerahan hebat, nyeri, atau sesak napas.
Maka untuk mendapatkan manfaat azelain acid sembari mengurangi risiko efek samping, berikut berbagai peringatan yang perlu dihindari:
- Hindari Mengoleskan Produk ke Area Sensitif: Misalnya mata, mulut, bagian dalam hidung, atau area genital. Jika tidak sengaja terkena, segera bilas dengan air.
- Waspadai Hipopigmentasi: Jika kamu memiliki kulit gelap, perhatikan adanya perubahan warna kulit pada area yang dioleskan karena azelaic acid dapat hipopigmentasi (kulit tampak lebih terang).
- Konsultasi dengan Dokter sebelum Pakai: Bagi penderita eksim, kulit sangat sensitif, atau asma, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter karena azelaic acid dapat memicu efek samping.
- Hindari Penggunaan pada Anak: Keamanan penggunaan pada anak di bawah usia 12 tahun belum ditetapkan sehingga sebaiknya hanya digunakan atas petunjuk dokter.
- Catatan untuk Ibu Hamil atau Menyusui: Penyerapan azelaic acid ke dalam tubuh tergolong kecil. Meski dinilai memiliki risiko rendah, penggunaannya tetap sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
Pada sebagian orang, penggunaan azelaic acid juga dapat memicu skin purging, yaitu munculnya jerawat kecil sementara karena proses pergantian sel kulit berlangsung lebih cepat. Kondisi ini umumnya hanya berlangsung sementara.
Selain itu, jika kamu menggunakan azelaic acid berbentuk foam, hindari berada di dekat api atau rokok karena sediaan ini bersifat mudah terbakar.
Efek Samping & Risiko Penggunaan Azelaic ACID
Azelaic acid umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan dikenal lebih lembut dibandingkan beberapa bahan aktif lain.
Pada beberapa kasus yang lebih jarang, azelaic acid dapat menyebabkan iritasi yang lebih berat.
Mari kenali berbagai efek samping yang perlu kamu waspadai selama menggunakan azelain acid:
1. Perubahan Warna Kulit (Hipopigmentasi)
Risiko ini lebih perlu diperhatikan pada pemilik kulit yang lebih gelap karena area yang diolesi dapat tampak lebih terang.
2. Memperburuk Eksim
Pada orang dengan kulit sangat sensitif atau eksim, azelaic acid dapat memicu iritasi sehingga sebaiknya digunakan dengan hati-hati.
3. Skin Purging
Sebagian orang mungkin mengalami jerawat kecil yang muncul sementara di awal penggunaan karena proses regenerasi kulit menjadi lebih cepat. Kondisi ini biasanya hanya berlangsung dalam waktu singkat sebelum kulit mulai membaik.
Baca Juga: Ciri Purging yang Normal & Tidak Normal: Panduan Lengkap untuk Kulit Sehat
4. Memperburuk Gejala Asma
Meski jarang terjadi, beberapa laporan menyebutkan azelaic acid dapat memperparah gejala asma.
Jika muncul sesak napas atau dada terasa berat setelah pemakaian, segera cari pertolongan medis.
Jika efek samping yang kamu alami tidak kunjung membaik atau justru semakin parah, sebaiknya hentikan penggunaan dan konsultasi dengan dokter kulit agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Cara Penggunaan Azelaic Acid
Agar manfaat azelaic acid dapat diperoleh secara optimal sekaligus meminimalkan risiko iritasi, gunakan produk ini sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter.
Berikut cara penggunaan azelaic acid yang benar:
- Bersihkan wajah menggunakan pembersih yang lembut, lalu keringkan wajah hingga tidak ada sisa air.
- Oleskan azelaic acid dalam lapisan tipis pada area yang membutuhkan, bukan hanya pada jerawat yang sedang muncul.
- Biarkan produk menyerap terlebih dahulu sebelum menggunakan pelembap, sunscreen, atau makeup.
- Gunakan sesuai frekuensi yang dianjurkan. Bila kulitmu sensitif, kamu bisa memulai secara bertahap sesuai saran dokter.
- Pada pagi hari, selalu akhiri rutinitas skincare dengan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV.
Azelaic Acid Tidak Boleh dicampur Apa?
Selama menggunakan azelaic acid, hindari penggunaan produk berbahan alkohol atau astringent, karena dapat meningkatkan risiko kulit menjadi kering dan iritasi. Hindari juga menggunakan scrub atau cleanser yang terlalu keras.
Apabila kamu sedang menggunakan bahan aktif lain seperti retinol, AHA, BHA, atau benzoyl peroxide, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau sesuaikan jadwal pemakaiannya agar kulit tidak mengalami iritasi berlebihan.
Merek Dagang Azelaic Acid
Selain tersedia sebagai obat resep, saat ini juga banyak produk skincare yang mengandung azelaic acid atau turunannya.
Berikut beberapa produk lokal yang mengandung azelaic acid:
1. Avoskin Your Skin Bae Azeclair 10% + Kombucha 3% + Niacinamide 2,5%

Harga: Sekitar Rp140.000–170.000
Serum lokal ini menggunakan Azeclair 10%, yaitu turunan azelaic acid yang dikenal lebih lembut di kulit.
Jika berbicara soal efektivitas azeclair vs azelaic acid, sebetulnya keduanya sama-sama efektif mengatasi jerawat, hanya saja azelaic acid bekerja lebih cepat dan kuat.
Kandungan tersebut dipadukan dengan 3% kombucha dan 2,5% niacinamide untuk mengurangi kemerahan, menyamarkan bekas jerawat, sekaligus menjaga skin barrier.
2. Azarine Acne Spot Serum Azelaic Acid 10%

Harga: Sekitar Rp70.000–90.000
Serum dari Azarine mengandung 10% azelaic acid yang diformulasikan untuk mengatasi jerawat aktif sekaligus menyamarkan noda bekas jerawat.
Teksturnya ringan sehingga mudah dipadukan dengan rutinitas skincare harian dan cocok digunakan untuk kulit berminyak maupun kombinasi.
3. Aza 20 Cream

Harga: Sekitar Rp50.000–80.000
Aza 20 Cream merupakan obat topikal yang mengandung 20% azelaic acid dan umum digunakan untuk membantu mengatasi jerawat ringan hingga sedang.
Produk ini termasuk obat sehingga sebaiknya digunakan sesuai petunjuk dokter atau aturan pada kemasan.
4. Zelface 20% Cream

Harga: Sekitar Rp80.000–120.000
Zelface mengandung 20% azelaic acid yang ditujukan untuk mengatasi jerawat sekaligus hiperpigmentasi pasca jerawat.
Kandungan dengan konsentrasi tinggi membuat produk ini sering digunakan sebagai terapi dibandingkan skincare harian.
5. Zeliri 20% Cream

Harga: Sekitar Rp70.000–100.000
Zeliri merupakan krim dengan 20% azelaic acid yang bekerja membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat sekaligus menjaga pori-pori tetap bersih.
Produk ini umumnya digunakan dua kali sehari sesuai anjuran dokter atau petunjuk penggunaan.
Baca Juga: 10 Rekomendasi Skincare untuk Skin Barrier Rusak dan Sensitif
Interaksi dan Kontraindikasi Azelaic Acid
Sebelum menggunakan azelaic acid, pastikan kamu juga mengetahui obat, bahan aktif, maupun kondisi tertentu yang dapat memengaruhi keamanan penggunaannya.
Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Interaksi Azelaic Acid
Azelaic acid dapat meningkatkan risiko iritasi bila digunakan bersamaan dengan beberapa produk atau obat topikal, seperti:
- Benzoyl peroxide
- Retinoid topikal, seperti tretinoin, adapalene, tazarotene, dan trifarotene
- Isotretinoin
- Salicylic acid
- Resorcinol
- Sulfur topikal
- Produk eksfoliasi berbahan trichloroacetic acid (TCA)
- Produk berbahan witch hazel (hamamelis) atau astringen
- Pembersih wajah yang mengandung alkohol atau bahan yang bersifat keras
Jika kamu sedang menggunakan obat jerawat atau skincare dengan bahan aktif lain, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter agar kombinasi produk tetap aman dan tidak meningkatkan risiko iritasi.
Kontraindikasi Azelaic Acid
Azelaic acid sebaiknya tidak digunakan atau perlu digunakan dengan pengawasan dokter pada kondisi berikut:
- Memiliki alergi terhadap azelaic acid atau bahan lain dalam formulanya, seperti propylene glycol.
- Mengalami reaksi alergi setelah penggunaan sebelumnya, misalnya ruam berat, pembengkakan pada wajah atau bibir, maupun sesak napas.
- Anak di bawah usia 12 tahun, kecuali atas anjuran dokter karena keamanan penggunaannya belum ditetapkan dengan jelas.
- Memiliki luka terbuka atau infeksi kulit pada area yang akan dioleskan, kecuali telah mendapat rekomendasi dari dokter.
FAQ Seputar Azelaic Acid
Masih terdapat beberapa pertanyaan yang paling sering diajukan seputar penggunaan azelaic acid, simak jawabannya di bawah ini:
1. Azelaic Acid Fungsinya untuk Apa?
Azelaic acid berfungsi mengatasi jerawat, mengurangi peradangan, dan menyamarkan bekas jerawat. Bahan aktif ini juga dapat membantu memperbaiki tekstur kulit serta mengurangi kemerahan pada rosacea.
2. Apakah Boleh Menggunakan Azelaic Acid Setiap Hari?
Ya, azelaic acid umumnya aman digunakan setiap hari jika kulit sudah beradaptasi. Untuk pemula, sebaiknya gunakan 2–3 kali seminggu terlebih dahulu, lalu tingkatkan frekuensinya secara bertahap sesuai toleransi kulit.
3. Azelaic Acid Apakah Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat?
Bisa, apalagi bekas jerawat berupa noda kehitaman (post-inflammatory hyperpigmentation/PIH) atau kemerahan. Namun, bekas jerawat yang berupa bopeng memerlukan scar treatment di klinik kecantikan terdekat agar hasilnya lebih optimal.
4. Azelaic Acid Tidak Boleh Digabung dengan Apa?
Azelaic acid sebaiknya tidak digunakan bersamaan dengan bahan aktif yang berpotensi meningkatkan iritasi, seperti retinoid, benzoyl peroxide, salicylic acid, atau sulfur. Jika ingin mengombinasikannya, konsultasikan dahulu dengan dokter.
5. Apakah Azelaic Acid termasuk Eksfoliasi?
Ya. Azelaic acid termasuk exfoliating acid, tetapi bekerja lebih lembut dibandingkan AHA atau BHA. Karena itu, bahan ini lebih mudah ditoleransi oleh kulit sensitif dan kulit yang rentan kemerahan.
6. Apakah Azelaic Acid termasuk AHA?
Tidak, azelaic acid bukan termasuk AHA. Bahan perawatan kulit ini berada di kelasnya sendiri yang berfungsi sebagai agen anti-inflamasi dan antibakteri, berbeda dengan AHA yang berperan sebagai eksfoliator kimiawi.
7. Berapa Lama Hasil Azelaic Acid Terlihat?
Perubahan awal biasanya mulai terlihat setelah penggunaan rutin selama 4–8 minggu. Untuk bekas jerawat atau hiperpigmentasi, hasil yang lebih optimal umumnya membutuhkan waktu sekitar 2–6 bulan tergantung kondisi kulit.
Kapan Harus ke Dokter?
Produk azelaic acid yang dijual bebas umumnya memiliki konsentrasi di bawah 10% sehingga lebih cocok untuk jerawat ringan dan noda bekas jerawat yang masih baru.
Namun, jika kamu mengalami jerawat batu (kistik), melasma yang sudah berlangsung lama, atau bekas jerawat berupa bopeng yang dalam, skincare rumahan tidak cukup optimal.
Penanganan akan lebih efektif bila dikombinasikan dengan tindakan medis yang disesuaikan dengan kondisi kulit.

Di Sozo Skin Clinic, dokter dapat merekomendasikan kombinasi perawatan yang sesuai, di antaranya:
- Acne Clear Facial untuk membersihkan pori secara menyeluruh
- Derma Peel (Medical Peeling) untuk membantu mempercepat regenerasi kulit dan memudarkan bekas jerawat
- Laser Treatment untuk mengatasi bekas jerawat, pigmentasi, maupun tekstur kulit yang tidak rata.
Sebelum menentukan perawatan, kamu bisa konsultasi dokter gratis di Sozo Skin Clinic. Dokter akan mengevaluasi kondisi kulit dan menentukan apakah kamu cukup menggunakan azelaic acid atau membutuhkan kombinasi treatment klinis agar hasilnya lebih cepat dan optimal.
Jadwalkan pemeriksaan hari ini atau datangi langsung ke Sozo Skin Clinic terdekat yang tersebar di Jabodetabek dan berbagai kota di Pulau Jawa.
Segera atasi sebelum masalah jerawat bertambah parah!
Referensi:


