Hair 10 mnt baca

Rambut Gatal dan Rontok Bersamaan? Cek Penyebab & Penanganannya

Rambut Gatal dan Rontok Bersamaan? Cek Penyebab & Penanganannya

Rambut gatal dan rontok dapat terjadi bersamaan akibat gangguan pada kulit kepala. Rasa gatal menyebabkan kebiasaan menggaruk berulang yang membuat rambut lebih mudah patah dan rontok. Kerontokan yang terjadi dalam gumpalan perlu diperiksa dokter.

Rambut rontok dan kulit kepala gatal yang terjadi bersamaan dapat menimbulkan rasa tidak nyaman sekaligus kekhawatiran. 

Terlebih lagi, rasa gatal sering membuat kamu ingin terus menggaruk kulit kepala hingga rambut ikut patah.

Keluhan ini dapat muncul akibat berbagai faktor, seperti ketombe, peradangan kulit kepala, infeksi jamur, atau alergi produk rambut. 

Pada sebagian kasus, gatal dan kerontokan ini dapat membaik setelah penyebab dasarnya ditangani.

Namun, kondisi yang berlangsung terus-menerus atau disertai kebotakan berbentuk bercak sebaiknya tidak diabaikan. 

Untuk itu, mari pahami dulu hubungan antara kesehatan kulit kepala dan kerontokan, penyebabnya dan cara mengatasinya!

Kenapa Rambut Bisa Gatal dan Rontok Bersamaan?

Kulit kepala merupakan tempat tumbuhnya folikel rambut. Di sini terdapat banyak kelenjar minyak, pembuluh darah, saraf, dan mikroorganisme alami. 

Ketika keseimbangan kulit kepala terganggu, berbagai masalah dapat muncul, seperti rasa gatal, sisik, atau peradangan.

Peradangan di sekitar folikel dapat mengganggu lingkungan yang mendukung pertumbuhan rambut. 

Selain itu, rasa gatal yang intens membuat seseorang lebih sering menggaruk. Padahal, garukan yang berulang dapat melukai permukaan kulit kepala dan menyebabkan keropeng kecil.

Namun, gatal tidak selalu menjadi penyebab kerontokan rontok. Pada beberapa kondisi, gatal dan rambut rontok berasal dari masalah yang sama, seperti infeksi jamur, dermatitis seboroik, psoriasis, atau peradangan folikel.

Baca Juga: Ini Ciri Rambut Rontok karena Penyakit, Beda dari Biasa!

Penyebab Umum Rambut Gatal dan Rontok

Penyebab Umum Rambut Gatal dan Rontok

Rambut gatal dan rontok karena apa? Kondisi ini bisa muncul bersamaan karena kondisi kulit kepala yang tidak sehat, misalnya peradangan, yang membuat rambut mudah terlepas.

Mari simak beberapa penyebab rambut gatal dan rontok yang paling umum:

1. Ketombe

Ketombe terjadi ketika sel kulit mati di kulit kepala terlepas lebih cepat sehingga muncul serpihan putih atau kekuningan yang disertai rasa gatal. 

Kondisi ini dapat berkembang menjadi dermatitis seboroik yang memicu rasa gatal lebih kuat. Jika kamu menggaruk berulang, dampaknya batang rambut lebih mudah rontok. Cari perawatan rambut ketombe sesegera mungkin untuk mencegah kerontokan lebih lanjut.

2. Infeksi Jamur pada Kulit Kepala

Infeksi jamur seperti tinea capitis dapat membuat batang rambut menjadi rapuh sehingga rambut mudah patah di dekat permukaan kulit.

Dampaknya area rambut terlihat pitak. Kondisi ini tidak cukup diatasi dengan sampo biasa karena perlu pengobatan antijamur.

3. Alergi Produk Rambut

Penggunaan sampo atau produk styling tertentu dapat memicu iritasi pada kulit kepala. Peradangan akibat reaksi tersebut dapat menyebabkan kulit kepala terasa gatal atau bersisik sehingga rambut menjadi lebih mudah rontok saat mengalami stres pada lingkungan kulit kepala. 

4. Psoriasis dan Eksim

Psoriasis dan eksim adalah kondisi yang menyebabkan peradangan pada kulit sehingga kulit kepala terasa gatal. 

Peradangan yang berlangsung terus-menerus dapat mengganggu lingkungan sekitar folikel rambut sehingga rambut lebih mudah memasuki fase rontok.

5. Folikulitis

Folikulitis adalah gangguan pada folikel rambut. Penyebabnya karena bakteri atau jamur sehingga muncul benjolan kecil, rasa gatal, dan nyeri.

Folikel yang meradang bisa mengganggu proses pertumbuhan rambut. Akibatnya rambut di area tersebut menjadi lebih mudah rontok. Pada kondisi berat, peradangan bahkan bisa menyebabkan jaringan parut.

6. Gangguan Tubuh

Gangguan tubuh seperti stres berkepanjangan, perubahan hormon, atau kekurangan nutrisi dapat memengaruhi siklus pertumbuhan rambut.

Dampaknya banyak rambut yang memasuki fase istirahat dan kemudian rontok. Rasa gatal dapat beriringan muncul apabila masalah-masalah tadi menyebabkan ketombe atau eksim.

Kapan Harus Waspada dan Periksa ke Dokter?

Kulit kepala gatal dan rontok sesekali umumnya bukan kondisi yang berbahaya. Namun, pemeriksaan medis diperlukan apabila keluhannya berat dan menetap. 

Dokter mungkin memeriksa dengan analisis batang rambut, biopsi atau trikoskopi untuk mengetahui penyebabnya. Adapun beberapa kondisi yang perlu diwaspadai, di antaranya:

  • Kerontokan mendadak dalam jumlah banyak.
  • Rambut terlepas dalam gumpalan.
  • Muncul bercak botak bulat.
  • Terdapat nanah atau kerak tebal.
  • Kemerahan meluas ke wajah, telinga, atau leher.
  • Pembengkakan kelenjar getah bening.
  • Rambut tidak tumbuh kembali pada area tertentu.
  • Kulit kepala terasa nyeri atau terbakar.

Baca Juga: Mengenal Hormon DHT: Penyebab Rambut Rontok Hingga Kebotakan pada Wanita dan Pria

banner promo hair

Cara Mengatasi Rambut Gatal dan Rontok

Cara Mengatasi Rambut Gatal dan Rontok

Cara mengatasi rambut gatal dan rontok perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jangan menggunakan produk secara acak karena berisiko memperburuk iritasi. 

Adapun beberapa hair treatment yang dapat dilakukan untuk mengurangi masalah ini yaitu:

1. Gunakan Sampo Sesuai Penyebab

Shampoo untuk rambut gatal sebaiknya digunakan sesuai petunjuk produk atau dokter. Beberapa sampo perlu didiamkan selama beberapa menit sebelum dibilas agar bahan aktif bekerja dengan optimal. 

Beberapa kandungan sampo yang dapat dipertimbangkan, yaitu:

  • Ketoconazole: Membantu mengendalikan jamur yang berkaitan dengan ketombe dan dermatitis seboroik.
  • Selenium sulfide: Membantu mengurangi jamur dan pengelupasan kulit.
  • Zinc pyrithione: Memiliki aktivitas antimikroba dan dapat membantu mengontrol ketombe.
  • Salicylic acid: Membantu melunakkan serta mengangkat sisik, tetapi dapat membuat kulit lebih kering.
  • Coal tar: Berguna untuk kondisi bersisik atas anjuran tenaga medis.

2. Hindari Menggaruk dengan Kuku

Apa yang harus dilakukan ketika kulit kepala gatal? Hindari langsung menggaruk menggunakan kuku karena tindakan ini dapat melukai kulit dan merusak rambut.

Alih-alih menggaruk dengan kuku, kamu bisa tekan atau tepuk lembut area yang gatal menggunakan ujung jari. 

3. Hentikan Produk yang Diduga Memicu Reaksi

Apabila keluhan muncul setelah menggunakan produk styling baru, hentikan penggunaannya sementara.

Perhatikan apakah gatal dan kemerahan berkurang dalam beberapa hari. Jangan mencoba banyak produk baru sekaligus karena akan lebih sulit menemukan bahan pemicunya.

4. Bilas Sampo hingga Bersih

Residu sampo atau kondisioner yang tertinggal dapat menyebabkan iritasi, terutama pada kulit kepala sensitif.

Pastikan saat keramas bilas sampai tidak ada busa yang tertinggal. Jika menggunakan kondisioner, hanya aplikasikan pada bagian tengah hingga ujung rambut.

5. Atur Frekuensi Keramas

Frekuensi keramas tidak sama untuk semua orang. Jangan menunda keramas terlalu lama apabila minyak, keringat, dan produk styling mudah menumpuk. Sebaliknya, hindari mencuci rambut berulang kali dalam sehari menggunakan sampo keras.

6. Gunakan Obat Sesuai Diagnosis

Obat kulit kepala gatal dan rambut rontok bergantung pada penyebabnya. Jangan pakai obat tanpa evaluasi medis karena pemakaian yang tidak tepat dapat memperburuk infeksi.

Dokter dapat merekomendasikan atau meresepkan:

  • Obat antijamur untuk tinea capitis.
  • Sampo atau losion antijamur untuk dermatitis seboroik.
  • Kortikosteroid topikal untuk mengurangi peradangan tertentu.
  • Antibiotik untuk infeksi bakteri.
  • Obat antihistamin untuk kondisi alergi.
  • Obat khusus psoriasis.
  • Terapi untuk alopecia areata.

7. Berhati-hati dengan Bahan Alami

Obat alami kulit kepala gatal rambut rontok sering berupa minyak kelapa, lidah buaya, cuka apel, tea tree oil, rosemary oil, atau peppermint oil.

Jangan langsung pakai essential oil tanpa pengenceran. Hindari pula penggunaan lemon atau cuka karena berisiko mengganggu lapisan pelindung kulit kepala.

Baca Juga: 12 Cara Mengatasi Rambut Rontok Secara Alami dan Efektif

8. Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Kulit kepala gatal kekurangan vitamin apa? Kondisi ini biasanya berkaitan dengan kekurangan vitamin B kompleks, vitamin D, dan vitamin E.

Sumber makanan untuk vitamin tersebut dapat ditemukan pada hati sapi, ikan salmon, alpukat, dan kacang almond.

9. Pertimbangkan Hair Treatment

Kerontokan yang menetap tidak selalu dapat ditangani hanya dengan mengganti sampo. Terkadang dokter perlu mengevaluasi kondisi folikel untuk kemungkinan treatment tambahan.

Pilihan hair fall treatment sebaiknya ditentukan berdasarkan penyebabnya. Sozo Skin Clinic menyediakan pilihan perawatan rambut rontok yang dapat disesuaikan setelah konsultasi. 

Salah satu prosedur yang dapat dipertimbangkan adalah PRP Hair Treatment, yaitu penggunaan plasma kaya trombosit dari darah pasien untuk mendukung aktivitas folikel dan proses regenerasi jaringan.

Hasil Before and After PRP Treatment Sozo Skin Clinic
Hasil Before and After PRP Treatment Sozo Skin Clinic

Dokter juga mungkin membuat serum penumbuh rambut untuk mendukung proses pertumbuhan rambut selama treatment.

Tips Mencegah Rambut Gatal dan Rontok Kambuh Lagi

Jika penyebab rambut gatal dan rontok dikarenakan ketombe atau eksim, kondisi tersebut dapat berulang. 

Oleh karena itu, pencegahan perlu dilakukan secara konsisten meskipun gejalanya sudah mereda. Adapun beberapa tips pencegahannya yaitu:

1. Pertahankan Rutinitas Perawatan Kulit Kepala

Gunakan sampo terapi sesuai jadwal yang disarankan. Jangan langsung menghentikan semua perawatan ketika ketombe membaik. Beberapa kondisi memang membutuhkan penggunaan berkala untuk mencegah kekambuhan.

2. Hindari Berbagi Barang Pribadi

Jangan berbagi sisir, handuk, topi, helm, bantal, atau aksesori rambut. Kebiasaan ini membantu mengurangi risiko penularan kutu dan infeksi jamur kulit kepala. Justru, pastikan bersihkan sisir secara rutin dan ganti sarung bantal secara berkala.

3. Kurangi Penumpukan Produk

Produk seperti dry shampoo atau hair spray dapat meninggalkan residu. Apabila tidak dibersihkan dengan baik, penumpukan tersebut dapat membuat kulit kepala mudah mengalami iritasi. Gunakan produk secukupnya dan pastikan rambut dibersihkan secara menyeluruh.

4. Lindungi Kulit Kepala dari Panas Berlebihan

Air yang terlalu panas dan hair dryer bersuhu tinggi dapat mengurangi kelembapan alami kulit kepala. Gunakan air suam-suam kuku dan beri jarak antara alat pengering dengan kulit kepala. Pilih suhu rendah atau sedang jika memungkinkan.

5. Kelola Stres dan Tidur Cukup

Stres dapat memperburuk rasa gatal dan memengaruhi siklus pertumbuhan rambut. Apabila stres menyebabkan kebiasaan menggaruk atau mencabut rambut tanpa disadari, pertimbangkan berkonsultasi dengan tenaga profesional.

6. Konsultasikan Kerontokan Sejak Dini

Pemeriksaan lebih awal membantu membedakan kerontokan sementara dengan gangguan folikel yang berisiko menyebabkan kebotakan menetap.

Konsultasi juga membantu menentukan apakah kamu membutuhkan hair loss treatment, atau hair growth treatment.

Kamu dapat konsultasi dan buat janji temu dengan dokter di Sozo Skin Clinic untuk memeriksa kondisi kulit kepala dan pola kerontokan sebelum menjalani treatment. Cari lokasi klinik terdekat agar tidak perlu jauh-jauh dari rumah. 

Kamu juga bisa jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut jika ingin perawatan rambut lainnya, seperti Express Hair Therapy untuk pembersihan kulit kepala atau Biolight Hair Treatment untuk menstimulasi pertumbuhan rambut dengan teknologi sinar merah khusus.

FAQ Seputar Rambut Gatal dan Rontok

Simak juga beberapa pertanyaan yang sering muncul terkait rambut gatal dan rontok agar kamu lebih memahami kondisi ini:

1. Apakah Rambut Gatal dan Rontok Bisa Sembuh Sendiri?

Kondisi ini dapat membaik jika penyebabnya karena kulit kepala kering atau produk yang tidak cocok. Rambut yang rontok karena garukan juga dapat tumbuh kembali selama folikelnya tidak rusak permanen. Namun jangan tunggu sembuh sendiri apabila muncul pitak atau nanah.

2. Sampo Apa yang Cocok untuk Rambut Gatal dan Rontok?

Sampo yang cocok bergantung pada penyebabnya. Ketombe dapat memerlukan sampo dengan ketoconazole, selenium sulfide, atau bahan antiketombe lain. Kulit kepala sensitif lebih sesuai menggunakan sampo lembut tanpa pewangi.

3. Apakah Stres Bisa Bikin Rambut Gatal dan Rontok?

Ya. Stres dapat meningkatkan sensitivitas terhadap rasa gatal dan mendorong kebiasaan menggaruk. Stres berat juga dapat memicu telogen effluvium sehingga rambut rontok menyebar beberapa minggu atau bulan setelah peristiwa pemicu.

4. Apakah Menggaruk Kepala Membuat Rambut Semakin Rontok?

Garukan yang dilakukan berulang dapat melukai kulit kepala dan merusak batang rambut, sehingga menyebabkan kerontokan sementara. Jika terdapat penyakit kulit kepala, garukan juga dapat memperburuk inflamasi dan meningkatkan risiko infeksi.

5. Apakah Rambut Bisa Tumbuh Kembali setelah Kulit Kepala Sembuh?

Rambut dapat tumbuh kembali setelah peradangan teratasi. Namun, pertumbuhan mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan. Apabila folikel telah berubah menjadi jaringan parut, kemungkinan rambut bisa tumbuh kembali cenderung lebih rendah. 

6. Apakah Mencabuti Rambut Mati Bisa Membuat Rambut Tumbuh Kembali?

Mencabuti rambut yang sudah rontok tidak dapat merangsang pertumbuhan rambut baru karena rambut tumbuh dari folikel di kulit kepala. Kebiasaan ini justru dapat menyebabkan iritasi dan mengganggu kesehatan folikel jika dilakukan terus-menerus.

7. Apakah Rambut Keriting Bisa Menyebabkan Kulit Kepala Gatal?

Rambut keriting bukan penyebab langsung kulit kepala gatal, tetapi teksturnya membuat minyak alami lebih sulit menyebar ke batang rambut sehingga rambut lebih mudah kering. 

8. Ciri-Ciri Rambut Rontok karena Penyakit Apa?

Rambut rontok akibat penyakit dapat ditandai dengan kerontokan mendadak, penipisan rambut yang cepat, atau muncul bercak kebotakan. Penyebabnya berkaitan dengan gangguan hormon, penyakit autoimun, infeksi kulit kepala, anemia, atau kondisi kesehatan lainnya. 

9. Apa yang Harus Dilakukan Ketika Kulit Kepala Gatal?

Saat kulit kepala gatal, hindari menggaruk terlalu kuat karena dapat menyebabkan luka dan membuat rambut lebih mudah patah. Jika gatal disertai ketombe berat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

10. Apakah Tipes Bisa Menyebabkan Rambut Rontok?

Tipes dapat menyebabkan rambut rontok secara tidak langsung karena infeksi dan demam tinggi menjadi stres bagi tubuh. Kondisi ini dapat memicu telogen effluvium, yaitu kerontokan sementara beberapa bulan setelah tubuh mengalami tekanan fisik.

Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?
×