Ketombe merupakan masalah kulit kepala yang dapat dikontrol dengan perawatan yang konsisten. Perawatan alami dapat membantu ketombe ringan, tetapi ketombe berulang membutuhkan pendekatan medis. Konsultasi dokter diperlukan jika ketombe tidak membaik.
Ketombe memang bukan kondisi yang berbahaya, tetapi serpihan putih dan rasa gatal yang tidak nyaman dapat mengganggu penampilan serta rasa percaya diri.
Kabar baiknya, ketombe bisa dikontrol dengan perawatan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.
Sebelum mengetahui cara menghilangkannya, kamu perlu tahu bahwa ketombe dapat terjadi karena berbagai faktor, seperti aktivitas jamur Malassezia, produksi minyak berlebih, kulit kepala kering, hingga kondisi tertentu seperti dermatitis seboroik.
Sebaiknya kamu pahami dulu secara mendalam tentang penyebab dan gejala ketombe sebelum masuk ke penanganannya.
Berikut kumpulan cara menghilangkan ketombe dengan cepat, mulai dari perawatan alami di rumah hingga kapan perlu konsultasi dengan dokter.
Cara Menghilangkan Ketombe Secara Alami
Untuk ketombe ringan, beberapa bahan alami dapat membantu mengurangi kulit kepala kering. Namun, jika mengalami ketombe membandel dan gatal, bahkan disertai peradangan, perawatan medis mungkin diperlukan.
Adapun beberapa cara menghilangkan ketombe yang bisa dilakukan yaitu:
1. Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa dapat membantu menjaga kelembapan kulit kepala, terutama pada kondisi kulit kepala kering yang menyebabkan serpihan mudah muncul.
Kandungan pelembap alaminya membantu memperkuat lapisan skin barrier kulit sehingga pengelupasan kulit mati dapat berkurang.
Minyak kelapa juga biasa dipakai sebagai carrier oil untuk mencampurkan bahan alami lain seperti tea tree oil. Sebaiknya gunakan pada kulit kepala kering. bukan kulit kepala berminyak.
Langkah-langkah:
- Hangatkan 2–3 sendok makan minyak kelapa.
- Oleskan secara merata pada kulit kepala sambil dipijat lembut.
- Diamkan sekitar 1 jam, kemudian bilas menggunakan sampo hingga bersih.
- Gunakan 1–2 kali seminggu sesuai kebutuhan.
2. Mengoleskan Gel Lidah Buaya
Apakah bisa menghilangkan ketombe dengan lidah buaya? Ya, lidah buaya bisa menghilangkan ketombe karena memiliki sifat antiradang.
Kandungan lidah buaya untuk rambut dapat membantu menenangkan kulit kepala yang teriritasi akibat ketombe.
Ini sering dipilih sebagai cara menghilangkan ketombe kering karena lidah buaya dapat mengembalikan kelembapan kulit kepala tanpa membuat rambut terasa berat.
Langkah-langkah:
- Gunakan gel lidah buaya segar atau gel lidah buaya murni.
- Oleskan langsung pada kulit kepala.
- Diamkan selama 20–30 menit.
- Bilas dengan sampo ringan hingga bersih.
3. Menggunakan Tea Tree Oil
Cara menghilangkan ketombe berikutnya adalah dengan tea tree oil. Minyak ini dikenal memiliki sifat antimikroba dan antijamur yang dapat membantu mengontrol pertumbuhan jamur malassezia.
Namun, tea tree oil tidak disarankan digunakan langsung pada kulit kepala karena dapat menyebabkan iritasi pada sebagian orang.
Langkah-langkah:
- Campurkan 2–3 tetes tea tree oil ke dalam sampo atau carrier oil.
- Aplikasikan pada kulit kepala dan pijat perlahan.
- Diamkan sekitar 3–5 menit sebelum dibilas.
- Hentikan penggunaan jika muncul rasa perih atau panas.
4. Menggunakan Cuka Apel
Cara menghilangkan ketombe basah yang menempel di kulit kepala bisa dengan cuka apel. Bahan ini dapat menjaga keseimbangan pH kulit kepala dan mengurangi penumpukan minyak.
Meskipun banyak digunakan sebagai bahan alami, cuka apel tetap perlu diencerkan agar tidak menyebabkan iritasi.
Langkah-langkah:
- Campurkan 1 bagian cuka apel dengan 3 bagian air.
- Aplikasikan pada kulit kepala secara merata.
- Diamkan selama 10–15 menit.
- Bilas hingga bersih menggunakan air.
5. Menggunakan Air Lemon atau Jeruk Nipis
Lemon dan jeruk nipis mengandung asam sitrat yang dapat membantu membersihkan penumpukan sel kulit mati pada kulit kepala.
Namun, karena sifatnya asam, bahan ini perlu digunakan secara hati-hati agar tidak menyebabkan iritasi.
Cara menghilangkan ketombe alami dengan jeruk nipis sebaiknya diterapkan bagi pemilik kulit kepala non-sensitif.
Langkah-langkah:
- Oleskan 1–2 sendok teh air lemon atau jeruk nipis pada kulit kepala.
- Diamkan selama 5–10 menit.
- Bilas menggunakan air hingga bersih.
- Hindari penggunaan jika kulit kepala sedang luka atau terasa perih.
6. Menggunakan Soda Kue
Cara menghilangkan ketombe yang menempel di kulit kepala bisa dengan soda kue yang bersifat sebagai eksfolian ringan.
Soda kue dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan serpihan yang menumpuk pada kulit kepala karena. Namun, penggunaan soda kue perlu dibatasi karena sifatnya yang basa.
Dampaknya, kulit kepala menjadi lebih kering. Jadi hindari penggunaan terlalu sering dan hentikan jika muncul rasa perih.
Langkah-langkah:
- Campurkan sedikit soda kue dengan air hingga membentuk pasta.
- Aplikasikan pada kulit kepala yang sudah dibasahi.
- Pijat perlahan menggunakan ujung jari selama 1–2 menit tanpa menggaruk.
- Bilas hingga bersih menggunakan air.
- Gunakan maksimal 1 kali seminggu.
7. Menggunakan Masker Yogurt dan Madu

Kombinasi yogurt dan madu dapat membantu menjaga kelembapan dan mendukung keseimbangan mikrobioma kulit kepala.
Kandungan probiotik alami dalam yogurt dan sifat antimikroba pada madu dapat membantu membuat kulit kepala terasa lebih nyaman. Cara menghilangkan ketombe kering sebaiknya hanya dijadikan sebagai perawatan tambahan.
Langkah-langkah:
- Campurkan 3 sendok makan yogurt tawar dengan 1 sendok makan madu.
- Aplikasikan campuran pada kulit kepala secara merata.
- Diamkan selama 20–30 menit.
- Bilas hingga bersih menggunakan sampo ringan.
8. Menyesuaikan Frekuensi Keramas dengan Kondisi Kulit Kepala
Frekuensi keramas yang terlalu jarang dapat menyebabkan penumpukan minyak dan sel kulit mati yang memperburuk ketombe.
Namun di sisi lain, mencuci rambut terlalu sering dengan produk yang kurang tepat juga dapat membuat kulit kepala kehilangan kelembapan alaminya.
Sesuaikan jadwal keramas dengan kondisi kulit kepala. Kulit kepala berminyak biasanya membutuhkan frekuensi keramas lebih rutin, sedangkan kulit kepala kering dapat membutuhkan jeda yang lebih panjang dengan penggunaan sampo yang lembut.
Baca Juga: Berikut 7 Urutan Hair Care Routine Perawatan Rambut
9. Mengelola Stres
Stres tidak secara langsung menyebabkan ketombe, tetapi dapat memperburuk kondisi kulit kepala, apalagi jika menderita seborrheic dermatitis.
Ketika stres meningkat, respons peradangan tubuh dapat berubah sehingga rasa gatal dan serpihan kulit kepala lebih mudah muncul.
Jadi kuncinya kamu perlu mengelola stres dengan baik, misalnya dengan olahraga rutin, tidur cukup, meditasi, atau melakukan aktivitas yang membuat tubuh rileks.
10. Menggunakan Sampo Anti-Ketombe
Jika perawatan alami belum memberikan hasil yang optimal, coba gunakan sampo anti-ketombe.
Pemilihan kandungan perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala. Misalnya, ketombe jamur dapat menggunakan sampo dengan kandungan ketoconazole, sedangkan kulit kepala yang kering dapat dibantu eksfoliasi dengan salicylic acid.
Adapun beberapa kandungan aktif yang umum digunakan dalam sampo anti-ketombe yaitu:
- Ketoconazole: membantu mengontrol pertumbuhan jamur penyebab ketombe.
- Salicylic acid: membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi penumpukan sisik.
- Zinc pyrithione: memiliki aktivitas antimikroba untuk membantu menjaga keseimbangan kulit kepala.
- Coal tar: membantu memperlambat pergantian sel kulit pada kondisi tertentu.
- Selenium sulfide: membantu mengurangi produksi serpihan dan minyak berlebih.
11. Menggunakan Obat yang Diresepkan Dokter
Jika ketombe tidak membaik setelah menggunakan sampo anti-ketombe, sebaiknya kamu konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi obat ketombe.
Penggunaan obat resep perlu mengikuti anjuran dokter karena setiap kondisi kulit kepala memiliki kebutuhan perawatan yang berbeda.
12. Menghindari Penggunaan Alat Styling Panas Berlebihan
Penggunaan alat styling seperti hair dryer, catokan, atau curling iron dengan suhu tinggi dapat membuat kelembapan alami kulit kepala berkurang.
Kondisi ini dapat menyebabkan kulit kepala menjadi lebih kering dan lebih mudah mengalami pengelupasan.
Untuk menjaga kesehatan kulit kepala, batasi penggunaan alat panas dan gunakan suhu yang lebih rendah ketika diperlukan.
Jika tetap menggunakan alat styling panas, aplikasikan heat protectant pada rambut untuk membantu mengurangi risiko kerusakan akibat panas.
13. Memperhatikan Suhu Air Saat Keramas

Air yang terlalu panas saat keramas dapat menghilangkan minyak alami pada kulit kepala. Akibatnya, kulit kepala dapat menjadi lebih kering.
Penggunaan air dengan suhu normal atau hangat suam-suam kuku membantu menjaga keseimbangan kelembapan kulit kepala.
Selain memperhatikan suhu air, pastikan rambut dan kulit kepala dibilas hingga bersih agar tidak ada sisa sampo atau produk yang menumpuk.
14. Kurangi Mengoleskan Hair Oil ke Kulit Kepala
Mengoleskan minyak untuk rambut secara berlebihan dapat menyebabkan penumpukan minyak pada kulit kepala.
Kondisi kulit kepala yang terlalu berminyak dapat membuat sel kulit mati lebih mudah menumpuk sehingga memperparah ketombe.
Jika ingin menggunakan hair oil untuk menjaga kelembapan rambut, aplikasikan secukupnya pada batang hingga ujung rambut. Hindari penggunaan langsung pada kulit kepala.
15. Menjaga Kebersihan Perlengkapan Rambut
Cara menghilangkan ketombe yang menempel di rambut adalah dengan menjaga kebersihan perlengkapan kepala.
Kadang, debu pada perlengkapan kepala dapat ikut terbawa ke rambutmu saat digunakan. Jadi, selain mencuci rambut secara teratur, kamu perlu menjaga kebersihan sisir, handuk, topi, helm, dan sarung bantal.
Beberapa kebiasaan yang dapat dilakukan:
- Cuci sisir secara berkala untuk menghilangkan sisa minyak dan kotoran.
- Ganti sarung bantal secara rutin, terutama jika kulit kepala mudah berminyak.
- Bersihkan topi atau helm yang sering digunakan.
- Hindari berbagi perlengkapan rambut pribadi.
15. Menghindari Kebiasaan Tidur dengan Rambut Masih Basah
Membiarkan rambut dalam kondisi basah terlalu lama dapat membuat kulit kepala terasa lebih lembap.
Pada sebagian orang, kondisi ini dapat membuat kulit kepala lebih mudah mengalami penumpukan residu.
Keringkan rambut secara alami atau gunakan pengering rambut dengan suhu rendah agar kelembapan kulit kepala tetap terjaga.
16. Memilih Kondisioner yang Tepat untuk Kulit Kepala Berketombe
Kondisioner tetap dapat digunakan saat memiliki ketombe. Namun, pilih kondisioner dengan formula yang ringan dan tidak mudah meninggalkan residu pada kulit kepala.
Pilih kondisioner yang mengandung bahan pelembap seperti panthenol, glycerin, atau aloe vera untuk membantu menjaga kelembapan batang rambut.
Langkah-langkah:
- Gunakan kondisioner setelah keramas pada bagian tengah hingga ujung rambut.
- Hindari mengoleskan kondisioner langsung ke area kulit kepala.
- Diamkan beberapa menit sesuai petunjuk produk, lalu bilas hingga bersih.
- Gunakan secara rutin.
17. Menggunakan Clarifying Shampoo
Selain menggunakan sampo anti-ketombe, beberapa orang juga membutuhkan clarifying shampoo untuk membersihkan penumpukan minyak dan sisa produk rambut pada kulit kepala.
Perlu diketahui bahwa clarifying shampoo dan sampo anti-ketombe memiliki fungsi yang berbeda.
Sampo anti-ketombe diformulasikan dengan bahan aktif seperti ketoconazole atau salicylic acid untuk membantu mengontrol penyebab ketombe, sedangkan clarifying shampoo lebih berfokus membersihkan residu yang menumpuk pada kulit kepala.
18. Mengurangi Penggunaan Produk Styling
Produk styling seperti gel, pomade, wax, hairspray, dan dry shampoo dapat meninggalkan residu pada kulit kepala jika digunakan terlalu sering.
Penumpukan residu dapat membuat kulit kepala terasa lebih berminyak dan memperparah munculnya serpihan.
Maka kebiasaan yang perlu diperhatikan adalah:
- Gunakan produk styling secukupnya.
- Hindari mengaplikasikannya langsung pada kulit kepala.
- Jangan menumpuk beberapa produk rambut dalam satu waktu jika tidak diperlukan.
- Bersihkan rambut dan kulit kepala secara menyeluruh setelah menggunakan produk styling.
- Kurangi penggunaan dry shampoo berulang kali tanpa mencuci rambut.
Baca Juga: Hair Tonic Dipakai Kapan? Waktu Terbaik & Cara Pakai agar Hasil Maksimal
19. Mengurangi Penggunaan Topi atau Helm dalam Waktu Lama
Penggunaan topi atau helm dalam waktu lama dapat membuat area kulit kepala menjadi lebih panas dan lembap, terutama jika digunakan saat berkeringat.
Kondisi lembap yang ditambah penumpukan minyak dan keringat, dapat membuat kulit kepala terasa gatal dan memperburuk ketombe pada sebagian orang.
Bukan berarti topi atau helm secara langsung menyebabkan ketombe, tetapi kebiasaan menggunakannya tanpa menjaga kebersihan kulit kepala.
20. Melakukan Scalp Treatment
Ketombe yang terus muncul dapat dipengaruhi oleh penumpukan minyak dan sel kulit mati pada kulit kepala.
Jika perawatan di rumah belum memberikan hasil, scalp treatment dapat membantu membersihkan kulit kepala secara lebih menyeluruh.
Perawatan seperti Express Hair Therapy dapat membantu membersihkan kulit kepala dan memberikan perawatan sesuai kebutuhan rambut.
Namun, jika ketombe disertai kerontokan, sebaiknya kamu mendapatkan hair loss treatment sesuai rekomendasi dokter.
Cara Mencegah Ketombe Muncul Kembali
Ketombe dapat kembali muncul jika faktor pemicunya tidak dikontrol dengan baik. Karena itu, kamu perlu menjaga keseimbangan kulit kepala melalui perawatan yang konsisten guna mengurangi risiko ketombe kambuh. Adapun beberapa pencegahan yang bisa dilakukan:
- Gunakan Sampo dengan Kandungan yang Sesuai: Pilih sampo dengan kandungan seperti salicylic acid, ketoconazole, selenium sulfide, atau zinc, untuk membantu mengontrol jamur Malassezia dan penumpukan sel kulit mati.
- Pertahankan Perawatan: Jangan langsung menghentikan penggunaan sampo anti-ketombe setelah gejala membaik karena ketombe dapat kembali muncul.
- Diamkan Sampo sebelum Dibilas: Sampo anti-ketombe membutuhkan waktu kontak agar kandungan aktif bekerja lebih optimal. Diamkan sekitar 3–5 menit sebelum membilas.
- Kurangi Penumpukan Produk Rambut: Penggunaan produk rambut berlebihan, seperti gel, hairspray, atau dry shampoo dapat meninggalkan residu yang membuat kulit kepala lebih berminyak dan mudah berketombe.
- Hindari Menggaruk Kulit Kepala: Menggaruk terlalu keras dapat menyebabkan iritasi dan memperburuk rasa gatal. Sebagai gantinya, pijat kulit kepala dengan ujung jari.
- Kelola Stres dan Jaga Pola Hidup Sehat: Stres dapat memperburuk kondisi kulit kepala pada sebagian orang. Pastikan tidur cukup dan konsumsi makanan bergizi.
- Konsultasikan jika Ketombe Terus Kambuh: Ketombe yang tidak membaik atau disertai kemerahan maupun rambut rontok membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter kulit.
Kapan Harus ke Dokter?
Ketombe ringan umumnya dapat dikontrol dengan perawatan di rumah. Namun, kamu sebaiknya konsultasi dan buat janji temu dengan dokter kulit jika ketombe tidak membaik atau disertai kerontokan berlebih.
Pasalnya, ketombe bisa menjadi indikasi masalah kulit kepala lain yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut.
Untuk membantu menjaga kebersihan kulit kepala, kamu bisa mendapatkan Express Hair Therapy di Sozo Skin Clinic.

Jika ketombe disertai rambut rontok, dokter dapat mempertimbangkan treatment seperti PRP Hair Treatment yang menggunakan plasma kaya growth factor untuk mendukung aktivitas folikel rambut.
Kamu dapat cari lokasi klinik terdekat untuk mendapatkan layanan hair treatment secara langsung atau jelajahi layanan Sozo Skin Clinic lebih lanjut sesuai kebutuhan perawatan rambutmu.
FAQ Seputar Cara Menghilangkan Ketombe
Masih memiliki pertanyaan mengenai cara mengatasi dan mencegah ketombe? Berikut beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan mengenai ketombe beserta jawabannya:
1. Berapa Lama Ketombe Hilang Setelah Pakai Sampo Antiketombe?
Ketombe biasanya mulai berkurang dalam waktu 1 hingga 2 minggu, dan bisa hilang sepenuhnya dalam 4 minggu pemakaian teratur. Namun, waktu hasil dapat berbeda tergantung penyebab munculnya ketombe dan kondisi kulit kepala masing-masing.
2. Apakah Bahan Alami Cukup Ampuh Menghilangkan Ketombe Tanpa Sampo Khusus?
Bahan alami seperti lidah buaya atau minyak kelapa dapat membantu menjaga kelembapan dan mengurangi rasa tidak nyaman pada sebagian orang. Namun, ketombe yang disebabkan oleh pertumbuhan Malassezia atau peradangan tidak bisa diatasi dengan dua bahan tersebut.
3. Apakah Menggaruk Kulit Kepala Memperparah Ketombe?
Ya, menggaruk terlalu keras dapat memperparah iritasi dan membuat kulit kepala semakin sensitif. Kebiasaan ini juga dapat menyebabkan luka kecil yang memperburuk rasa gatal.
4. Apakah Ketombe Bisa Hilang Permanen?
Ketombe bukan kondisi yang hilang permanen karena dapat kambuh kembali jika faktor pemicunya muncul. Namun, gejalanya dapat dikontrol dengan perawatan kulit kepala yang tepat.
5. Apakah Creambath Bisa Menghilangkan Ketombe?
Creambath dapat membantu membuat rambut terasa lebih lembut dan nyaman, tetapi bukan treatment untuk mengatasi penyebab ketombe. Ketombe tetap membutuhkan perawatan rambut ketombe yang menargetkan kondisi kulit kepala.
6. Apakah Jeruk Nipis Bisa Menghilangkan Ketombe?
Jeruk nipis memiliki kandungan asam yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati, tetapi penggunaannya perlu hati-hati karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala sensitif. Namun ini bukan bahan alami yang direkomendasikan untuk masalah ketombe berulang.
7. Apakah Ketombe Bisa Hilang Selamanya?
Ketombe tidak selalu bisa hilang selamanya karena berkaitan dengan keseimbangan kulit kepala yang dapat berubah. Namun, perawatan rutin dapat membantu menjaga kulit kepala tetap sehat dan mengurangi kemungkinan kambuh.
8. Kenapa Kepala Gatal Padahal Tidak Ada Kutu Dan Ketombe?
Kulit kepala gatal tidak selalu disebabkan oleh kutu atau ketombe. Penyebab lain dapat berupa kulit kepala kering, iritasi produk rambut, alergi, dermatitis seboroik, atau kondisi kulit kepala lainnya.
Referensi
- Healthline. How to Get Rid of Dandruff Naturally.
- Biology Insights. How to Get Rid of Dandruff Naturally: What Works.
- K Health. 10 Natural Home Remedies for Dandruff.
- Ro. Dandruff Home Remedies: What the Research Tells Us.
- US Pharmacist. Is It Dandruff or Seborrheic Dermatitis?
- Medscape. Seborrheic Dermatitis: Background, Pathophysiology, Etiology.
- Tua Saude. How to Get Rid of Dandruff: Shampoo, Medication & More.


