Skin 13 mnt baca

Aza Cream: Manfaat, Cara Pakai, Efek Samping & Aturan Pemakaian

Aza Cream: Manfaat, Cara Pakai, Efek Samping & Aturan Pemakaian

Aza Cream adalah obat keras yang mengandung azelaic acid 20% dan penggunaannya harus mengikuti resep atau anjuran dokter. Manfaatnya adalah membantu mengatasi jerawat ringan hingga sedang, meredakan kemerahan, dan membantu memudarkan bekas jerawat kehitaman.

Aza Cream sering diresepkan untuk jerawat, tetapi banyak orang juga menggunakannya dengan harapan noda bekas jerawat cepat memudar. 

Karena berbentuk krim, obat ini kerap disamakan dengan produk skincare azelaic acid yang dijual bebas.

Padahal, Aza 20 Cream mengandung azelaic acid 20% dan termasuk obat keras, sehingga penggunaannya harus mengikuti resep atau anjuran dokter. 

Konsentrasi ini lebih tinggi dibandingkan produk kosmetik (umumnya 5–10%), sehingga efeknya lebih kuat, artinya terdapat potensi iritasi jika digunakan tidak tepat..

Karena itu, sebelum menggunakannya, mari pahami dulu fungsi, aturan pakai, lama pemakaian, serta efek samping Aza Cream agar hasilnya optimal dan risiko iritasi dapat diminimalkan!

Apa Itu Aza Cream?

Aza Cream
Aza Cream | Sumber: Apotek Mandjur

Aza Cream adalah obat topikal (obat oles) yang digunakan untuk mengatasi jerawat (acne vulgaris) ringan hingga sedang.

Setiap gram krim mengandung azelaic acid 20% (200 mg), yaitu senyawa asam dikarboksilat yang secara alami juga dapat ditemukan dalam tubuh.

Aza 20 Cream termasuk obat keras, sehingga penggunaannya harus berdasarkan resep atau anjuran dokter. 

Obat ini bukan obat bebas dan tidak dapat disamakan dengan produk kosmetik azelaic acid berkadar rendah.

Cara Kerja Aza Cream di Kulit

Aza Cream bekerja dengan memberikan multi-target therapy karena dapat membantu mengatasi bakteri, inflamasi, keratinisasi, dan pigmentasi. 

Ini sebabnya kenapa obat ini sering diresepkan pada pasien yang mengalami jerawat sekaligus bekas kehitaman.

Adapun mekanisme azelaic acid yaitu:

  • Menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat seperti Cutibacterium acnes
  • Mengurangi peradangan dengan menekan produksi reactive oxygen species (ROS)
  • Menormalkan proses keratinisasi, sehingga mencegah penyumbatan pori
  • Menghambat enzim tirosinase, yang berperan dalam pembentukan melanin

Aza Cream untuk Apa Saja?

Manfaat Azelain Acid dalam Aza Cream
Manfaat Azelain Acid dalam Aza Cream | Sumber: Instagram/@sciencebecomesher

Aza Cream digunakan untuk beberapa kondisi kulit yang berkaitan dengan jerawat. Secara klinis, manfaat utamanya berfokus pada pengendalian jerawat dan dampaknya pada kulit, seperti:

1. Membantu Mengatasi Jerawat Meradang

Aza Cream efektif untuk jerawat ringan hingga sedang seperti papula dan pustula. Kandungan azelaic acid membantu menghambat pertumbuhan bakteri Cutibacterium acnes sekaligus mengurangi inflamasi, sehingga jerawat tampak lebih tenang.

2. Membantu Mengurangi Komedo

Azelaic acid memiliki efek antikeratinisasi dan komedolitik ringan. Artinya, obat ini dapat membantu mencegah penumpukan sel kulit mati di dalam pori-pori. Dengan demikian, pembentukan komedo dapat ditekan.

3. Membantu Meredakan Kemerahan

Efek antiinflamasi bekerja dengan menurunkan produksi reactive oxygen species (ROS) pada kulit. Hasilnya, kemerahan akibat jerawat dapat berkurang secara bertahap.

4. Membantu Memudarkan Bekas Jerawat Kehitaman

Aza Cream dapat membantu menyamarkan hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH) dengan menghambat enzim tirosinase yang berperan dalam produksi melanin.

Azelaic acid bekerja lebih selektif pada sel pigmen yang overaktif, sehingga membantu meratakan warna kulit.

5. Digunakan dalam Terapi Rosacea (dengan Pengawasan Dokter)

Azelaic acid juga digunakan untuk papulopustular rosacea, yaitu kondisi kemerahan kronis pada wajah yang disertai jerawat kecil.

Efek ini berasal dari sifat antiinflamasi dan kemampuannya menurunkan aktivitas mediator inflamasi pada kulit.

Namun, penggunaan untuk rosacea harus berdasarkan diagnosis dokter dan biasanya menggunakan formulasi tertentu.

6. Membantu Kondisi Hiperpigmentasi Tertentu

Azelaic acid juga dikenal dapat digunakan pada kondisi seperti melasma, karena kemampuannya menghambat produksi melanin.

Namun, pada Aza Cream, manfaat ini bukan indikasi utama. Penggunaannya harus berdasarkan evaluasi dokter dan sering dikombinasikan dengan terapi lain

Baca Juga: Jerawat Mendem di Wajah? Ini Penyebab & Cara Mengatasinya di Rumah/Klinik 

Peringatan Sebelum Menggunakan Aza Cream

Sebagian besar efek samping Aza Cream terjadi bukan karena bahannya berdosis tinggi, tetapi karena penggunaan berlebihan atau kombinasi dengan bahan aktif lain tanpa kontrol. Akibatnya ini meningkatkan risiko iritasi kulit.

Maka sebelum menggunakan Aza Cream, pastikan kamu tidak memiliki kondisi berikut:

  • Riwayat alergi terhadap azelaic acid atau bahan dalam krim
  • Kulit sedang luka, terbakar, eksim aktif, atau iritasi berat
  • Kulit sangat sensitif atau pernah mengalami reaksi terhadap obat oles
  • Riwayat asma (karena dalam kasus jarang dapat memperburuk gejala)
  • Sedang menggunakan retinoid, AHA, BHA, benzoyl peroxide, atau peeling
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Hindari penggunaan pada mata, mulut, dan selaput lendir
  • Gunakan sunscreen setiap pagi karena kulit bisa lebih sensitif terhadap sinar UV
  • Hindari penggunaan bersamaan dengan produk iritatif tanpa pengawasan

Ibu hamil atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar manfaat dan risikonya dapat dinilai sesuai kondisi masing-masing.

Dosis dan Aturan Pakai Aza Cream

Aza Cream umumnya digunakan dengan cara dioleskan tipis pada area kulit yang perlu diterapi selama 2 kali sehari, yaitu pagi dan malam.

Pengaplikasiannya dilakukan setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan. Namun, karena Aza 20 termasuk obat keras, frekuensi akhirnya tetap harus mengikuti resep atau anjuran dokter.

Pada sebagian orang, terutama yang kulitnya sensitif, pemakaian dua kali sehari dapat memicu iritasi pada awal terapi. 

Jika hal ini terjadi, dokter dapat menyarankan penggunaan 1 kali sehari terlebih dahulu atau menghentikan pemakaian sementara sampai iritasi membaik.

Gunakan Aza Cream secukupnya hingga membentuk lapisan tipis pada seluruh area yang perlu diterapi, bukan hanya tepat di atas satu jerawat. 

Pemakaian yang terlalu banyak tidak membuat obat bekerja lebih cepat, tetapi justru meningkatkan risiko perih, gatal, kemerahan, atau kulit mengelupas.

Beberapa hal yang juga perlu diperhatikan:

  • Jangan memakai Aza Cream lebih banyak dari yang dianjurkan untuk mempercepat hasil
  • Jangan menggandakan pemakaian jika sebelumnya lupa mengoleskan obat
  • Jangan menutup area yang diobati dengan perban atau kasa, kecuali dokter menyarankan demikian

Cara Pakai Aza Cream yang Benar

Aza Cream dipakai setelah wajah dibersihkan dan dikeringkan. Moisturizer atau produk skincare lainnya digunakan setelah Aza Cream mengering.

Namun, jangan menjadikan metode sandwich atau mencampur Aza Cream langsung dengan moisturizer. Modifikasi seperti itu hanya sebaiknya dilakukan jika memang dianjurkan dokter.

Mengingat aturan umum pemakaiannya adalah 2 kali sehari, pagi dan malam, maka cara pemakaian bisa dipecah menjadi 2 sesi, yaitu:

Urutan Pemakaian Aza Cream di Pagi Hari

Untuk pagi hari, kamu perlu menambahkan penggunaan sunscreen di rangkaiannya. Kabar baiknya, azelaic acid tidak dikenal menyebabkan fotosensitivitas sekuat beberapa bahan aktif lain. 

Sunscreen di sini berguna agar jerawat tidak meninggalkan noda lebih gelap dan kulit tidak semakin mudah teriritasi.

Adapun cara pakainya yaitu:

  1. Cuci wajah dengan pembersih yang lembut
  2. Keringkan wajah dengan handuk bersih, lalu tunggu sampai kulit benar-benar tidak basah
  3. Oleskan Aza Cream tipis pada area yang diresepkan dokter
  4. Tunggu sampai krim mengering atau terserap
  5. Lanjutkan dengan moisturizer jika diperlukan
  6. Akhiri dengan sunscreen pada pagi atau siang hari

Urutan Pemakaian Aza Cream di Malam Hari

Untuk pengaplikasian di malam hari setelah beraktivitas, pastikan kamu membersihkan wajah dari sisa-sisa makeup. Adapun cara pakainya yaitu:

  1. Bersihkan makeup dan sunscreen terlebih dahulu
  2. Cuci wajah menggunakan pembersih yang lembut
  3. Keringkan kulit sampai tidak lembap
  4. Oleskan Aza Cream tipis pada area terapi
  5. Setelah obat mengering, lanjutkan dengan moisturizer bila dibutuhkan

Beberapa orang bertanya apakah Aza Cream boleh dipakai hanya malam hari? Jawabannya, boleh. 

Pemakaian satu kali sehari dapat dipilih bila dokter memang meresepkan demikian atau bila kulit belum mampu menoleransi penggunaan dua kali sehari.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami dalam 1 Hari: Mitos vs Fakta & Solusi Tepat

Berapa Lama Hasil Aza Cream Terlihat?

Aza Cream tidak bekerja instan. Hasilnya biasanya muncul bertahap tergantung kasus jerawat yang diobati:

1. Hasil Aza Cream pada Jerawat

Sebagian orang mulai melihat perbaikan jerawat setelah sekitar 4 minggu pemakaian rutin. Perbaikan masih dapat terus berkembang selama maksimal 6 bulan.

Tandanya, jerawat baru mulai lebih jarang muncul, jerawat meradang tampak lebih tenang, dan komedo perlahan berkurang. 

2. Hasil Aza Cream pada Bekas Jerawat Kehitaman

Warna noda dapat mulai tampak memudar setelah waktu pemakaian rutin selama 2 hingga 6 bulan. 

Bekas jerawat kehitaman biasanya membutuhkan waktu lebih lama dibanding jerawat aktif. 

Ini karena proses pemudaran hiperpigmentasi berlangsung bertahap, bukan secepat meredakan peradangan pada jerawat aktif. Bahkan, hasil bisa baru muncul dalam rentang 16–24 minggu.

Tanda Aza Cream mulai bekerja

Mengingat proses pemulihan yang berlangsung bertahap, ada baiknya kamu mengenali beberapa tanda yang dapat menunjukkan Aza Cream mulai bekerja antara lain:

  • Jumlah jerawat baru mulai berkurang
  • Jerawat meradang lebih cepat mereda
  • Komedo perlahan berkurang
  • Noda hitam berangsur tampak lebih samar
  • Tidak muncul iritasi berat yang menetap

Agar penilaiannya lebih objektif, sebaiknya dokumentasikan kondisi kulit dengan foto berkala setiap 2–4 minggu dalam pencahayaan yang serupa.

Berapa Lama Boleh Pakai Aza Cream?

Aza Cream umumnya boleh digunakan secara rutin selama maksimal 6 bulan berturut-turut

Meskipun tergolong obat keras, azelaic acid, tergolong aman untuk pemeliharaan kulit jangka panjang.

Namun tidak ada satu jawaban yang bisa diterapkan untuk semua orang. Lama pemakaian Aza Cream bergantung pada tingkat keparahan jerawat dan tujuan terapi.

Apabila selama pemakaian mengalami iritasi berat atau tidak membaik setelah frekuensi pemakaian dikurangi, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dosis yang lebih tepat.

banner promo skin

Efek Samping dan Bahaya Aza Cream

Efek samping Aza Cream umumnya bersifat lokal dan muncul pada awal terapi. Pada banyak kasus, keluhan ini akan berkurang seiring kulit beradaptasi. 

Namun, tetap penting untuk membedakan iritasi ringan yang masih wajar dengan reaksi yang perlu diperiksa dokter, di antaranya:

1. Rasa Perih atau Terbakar

Sensasi menyengat, perih, atau seperti terbakar ringan dapat muncul ketika azelaic acid menyentuh kulit yang sedang sensitif atau meradang. 

Bila keluhannya ringan dan hanya berlangsung singkat, kondisi ini biasanya akan membaik setelah kulit mulai beradaptasi.

2. Gatal dan Kemerahan

Gatal ringan dan kemerahan dapat menjadi bagian dari iritasi awal. Namun, bila gatal terasa berat, disertai bengkak, bahkan ruam menyebar, kondisi ini perlu diperiksa karena bisa mengarah ke reaksi hipersensitivitas.

3. Kulit Kering dan Mengelupas

Kulit kering atau mengelupas lebih mudah terjadi jika Aza Cream dipakai bersamaan dengan retinoid, AHA, BHA, scrub, benzoyl peroxide, atau produk lain yang juga mengiritasi. Karena itu, kombinasi bahan aktif tidak boleh dilakukan sembarangan.

4. Hipopigmentasi

Pada sebagian kecil kasus, dapat muncul bercak kulit yang tampak lebih pucat. Perubahan warna seperti ini perlu diperhatikan, terutama pada kulit dengan warna lebih gelap, karena bisa terlihat lebih jelas dan perlu evaluasi dokter.

Apakah Aza Cream Menyebabkan Purging?

Ya, Aza Cream dappat menyebabkan purging, tetapi risikonya tergolong minim dan bersifat ringan. 

Hal ini karena kandungan azelaic acid di dalamnya bekerja dengan mempercepat regenerasi sel kulit dan membersihkan pori-pori. 

Proses ini otomatis mendorong sumbatan kotoran, minyak, dan calon jerawat yang terperangkap di dalam kulit untuk naik ke permukaan lebih cepat. 

Justru, purging bukan efek samping Aza Cream yang pasti terjadi pada semua orang. Efek purging dari Aza Cream umumnya jauh lebih ringan daripada menggunakan bahan aktif lain seperti retinoid atau glycolic acid (AHA). 

Jika keluhan disertai perih berlebihan atau muncul di area yang sebelumnya tidak berjerawat, kondisi tersebut lebih mungkin menandakan iritasi atau ketidakcocokan, bukan purging.

Hal yang Harus Dihindari Saat Pakai Aza Cream

Selama menggunakan Aza Cream, ada beberapa kebiasaan yang sebaiknya dihindari agar kulit tidak semakin iritasi. 

Adapun beberapa hal yang perlu dihindari yaitu:

1. Jangan Mengoleskan Aza Cream Terlalu Tebal

Obat ini cukup dipakai tipis pada area yang perlu diterapi. Lapisan yang terlalu banyak tidak membuat hasil datang lebih cepat, tetapi justru meningkatkan risiko perih, gatal, kemerahan, dan kulit mengelupas.

2. Hindari Scrub atau Menggosok Wajah Terlalu Keras

Kulit yang sedang menjalani terapi azelaic acid bisa lebih mudah teriritasi bila terus diberi gesekan atau bahan pengangkat sel kulit mati yang terlalu kuat.

3. Hindari Pemakaian Bersamaan dengan Bahan Aktif Tertentu

Misalnya AHA, BHA, retinoid, benzoyl peroxide, atau tindakan peeling tidak boleh dilakukan sembarangan tanpa arahan dokter. 

Bukan berarti semua kombinasi ini pasti tidak boleh, tetapi jadwal dan urutannya perlu diatur karena risiko iritasi dapat meningkat bila digunakan pada waktu yang sama.

4. Hindari Cleanser atau Toner dengan Kandungan Alkohol

Produk seperti ini dapat membuat kulit terasa makin kering, perih, dan tidak nyaman saat Aza Cream dipakai.

5. Jangan Dioleskan pada Luka Terbuka atau Meradang

Pada kondisi seperti ini, lapisan pelindung kulit belum pulih sepenuhnya sehingga risiko iritasi menjadi jauh lebih tinggi.

6. Hindari Kebiasaan Memencet Jerawat

Kebiasaan ini justru meningkatkan peradangan, memperbesar risiko bekas jerawat menghitam, dan dapat mengganggu penilaian apakah obat sedang bekerja dengan baik atau tidak.

7. Pastikan Tidak Mengenai Zona Sensitif

Saat mengoleskan obat, pastikan Aza Cream tidak mengenai mata, bibir, bagian dalam hidung, atau selaput lendir. Bila tidak sengaja terkena, segera bilas dengan air bersih.

8. Jangan Lewatkan Sunscreen

Terutama bila tujuan pemakaian juga untuk membantu menyamarkan noda bekas jerawat. 

Azelaic acid memang tidak dikenal menyebabkan fotosensitivitas sekuat beberapa bahan aktif lain, tetapi paparan UV tetap dapat membuat hiperpigmentasi pascainflamasi lebih sulit memudar.

Interaksi Aza Cream dengan Obat Lain

Umumnya, masalah iritasi pada kulit terjadi ketika Aza Cream dipakai bersamaan dengan obat oles atau skincare aktif lain pada area yang sama.

Risiko iritasi ini dapat meningkat bila Aza Cream digunakan bersama:

  • Retinoid
  • Benzoyl peroxide
  • AHA
  • BHA
  • Peeling agent
  • Produk beralkohol
  • Obat oles lain yang juga membuat kulit kering dan sensitif. 

Karena itu, kamu perlu memerhatikan apakah kombinasi tersebut memang dirancang oleh dokter dan apakah kulitmu cukup kuat menoleransinya.

Selain itu, kalau kamu sedang menjalani isotretinoin oral, sampaikan hal ini kepada dokter. Pasalnya, isotretinoin dapat membuat kulit menjadi sangat kering dan rapuh. 

Dalam kondisi seperti itu, azelaic acid 20% bisa terasa jauh lebih menyengat bila dipakai begitu saja.

Maka, jangan menambahkan obat oles atau bahan aktif baru di area yang sama tanpa arahan dokter, terutama bila kulit sedang terasa perih atau mengelupas.

FAQ Seputar Aza Cream

Simak juga beberapa pertanyaan yang sering muncul seputar Aza Cream agar kamu bisa mendapat hasil terapi yang optimal:

1. Apakah Aza 20 Boleh Dipakai Setiap Hari?

Boleh, jika diresepkan dokter dan kulit dapat menoleransinya dengan baik. Aturan umumnya memang dua kali sehari, tetapi sebagian orang perlu memulai dari satu kali sehari atau frekuensi lebih rendah sampai kulit beradaptasi.

2. Apa yang Terjadi Jika Memakai Asam Azelaik Setiap Hari?

Pemakaian rutin dapat membantu mengendalikan jerawat, mengurangi komedo, dan membantu menyamarkan hiperpigmentasi pascainflamasi. 

Namun, pada awal penggunaan kulit juga bisa terasa perih, gatal, kering, atau kemerahan sebelum akhirnya beradaptasi.

3. Apakah Aza 20 Bisa Mencerahkan Wajah?

Aza Cream bukan krim pemutih seluruh wajah. Azelaic acid di dalamnya membantu menghambat pembentukan melanin berlebih pada area hiperpigmentasi. Jadi efeknya cenderung pada membantu menyamarkan noda kehitaman, bukan memutihkan kulit.

4. Kenapa Bekas Jerawat yang Menghitam Susah Hilang?

Bekas jerawat menghitam muncul karena peradangan merangsang melanosit menghasilkan melanin berlebih. Noda akan lebih sulit memudar jika jerawat terpapar sinar UV tanpa perlindungan, atau inflamasi kulit belum benar-benar terkendali.

5. Apakah Salep Aza Membuat Purging?

Tidak selalu. Jika jerawat muncul di area baru yang sebelumnya tidak bermasalah, kondisi itu lebih mengarah ke iritasi atau ketidakcocokan daripada purging.

6. Apakah Azelaic Acid bisa Dipakai Jangka Panjang?

Mengingat konsentrasinya yang tinggi, penggunaan mandiri tetap dibatasi maksimal 6 bulan. Jika ingin dilanjutkan untuk jangka panjang sebagai krim pemeliharaan, kamu memerlukan instruksi dan pemantauan berkala dari dokter spesialis kulit.

Kapan Harus ke Dokter?

Hentikan pemakaian dan segera hubungi dokter jika Aza Cream menimbulkan kemerahan berat, rasa terbakar yang menetap, hingga muncul bercak putih. 

Pemeriksaan juga disarankan bila jerawat semakin banyak atau tidak menunjukkan perbaikan setelah digunakan sesuai petunjuk.

Perlu dipahami bahwa Aza Cream bukan solusi untuk semua jenis jerawat. Pada jerawat yang sudah meradang, penggunaan krim ini saja kadang belum cukup. 

Dalam kondisi seperti ini, kamu bisa menjalani Acne Treatment di klinik kecantikan terdekat Sozo Skin Clinic agar penyebab jerawat ditangani lebih menyeluruh.

Hasil Acne Treatment di Sozo Skin Clinic
Hasil Acne Treatment di Sozo Skin Clinic

Kamu bisa mendapat konsultasi gratis dengan dokter untuk pasien baru. Nantinya, dokter dapat memberikan tindakan berdasarkan kondisi kulit, mulai dari:

  • Acne Clear Facial Medical untuk membersihkan sumbatan pori
  • IPL Acne dan Acne Laser untuk membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat serta peradangan
  • Meso Acne atau Acne Micro Botox untuk membantu mengontrol minyak berlebih dan mempercepat pemulihan kulit

Pendekatan yang dipersonalisasi ini membantu mengurangi risiko jerawat kambuh sekaligus meminimalkan terbentuknya bekas jerawat.

Kalau kamu masih ragu apakah Aza Cream sudah cukup untuk mengatasi jerawatmu, kamu bisa jadwalkan pemeriksaan via WhatsApp.

Setelah pemeriksaan kulit, dokter akan menentukan apakah kondisi jerawatmu cukup ditangani dengan obat oles atau membutuhkan kombinasi Acne Treatment

Dengan lebih dari 60 cabang yang tersebar di Pulau Jawa, kamu dapat memilih klinik Sozo Skin Clinic terdekat untuk memulai perawatan yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu!

chat untuk konsultasi

Referensi:

Ada Pertanyaan Seputar Kulitmu?